Kebijakan Tarif Trump Berpotensi Tekan Ekonomi Amerika Serikat dan Nilai Dolar

Jumat, 18 Juli 2025 | 15:29 WIB
Kebijakan Tarif Trump Berpotensi Tekan Ekonomi Amerika Serikat dan Nilai Dolar
[ILUSTRASI. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.]
Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ekonomi Amerika Serikat (AS) berpotensi tertekan. Hal ini seiring kebijakan sepihak tarif dari Presiden AS, Donald Trump. Lihat saja, harga konsumen di AS naik paling tinggi dalam lima bulan pada Juni. Hal itu didorong oleh kenaikan biaya beberapa barang, mencerminkan tarif mulai berdampak pada inflasi dan berpotensi membuat Federal Reserve menunda kenaikan suku bunga hingga September.

Berdasarkan data Biro Statistik Tenaga Kerja AS, CPI naik 0,3% bulan lalu setelah naik 0,1% pada Mei. Kenaikan itu merupakan yang terbesar sejak Januari.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan
Topik Terkait

Berita Terbaru

Dari MAPI hingga Saham Mini, Tren Akuisisi Emiten RI Kian Marak
| Rabu, 13 Mei 2026 | 05:29 WIB

Dari MAPI hingga Saham Mini, Tren Akuisisi Emiten RI Kian Marak

Analis menilai tren akuisisi mulai menguat sejak 2023 ketika proses initial public offering (IPO) dinilai semakin panjang dan mahal.

Indonesia Mulai Fokus Garap Proyek Satelit Nasional
| Rabu, 13 Mei 2026 | 05:20 WIB

Indonesia Mulai Fokus Garap Proyek Satelit Nasional

PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) resmi mengoperasikan Satelit Nusantara Lima (SNL) untuk memperkuat pemerataan akses internet nasional.

DPR Kebut Pembahasan Empat Rancangan Undang Undang
| Rabu, 13 Mei 2026 | 05:20 WIB

DPR Kebut Pembahasan Empat Rancangan Undang Undang

Parlemen memberikan sejumlah catatan persoalan dari berbagai bidang yang harus dituntaskan oleh pemerintah.

Sejumlah Analis Beri Lampu Kuning Saham ASII, Investor Asing Ikut Lepas Sebagian
| Rabu, 13 Mei 2026 | 05:19 WIB

Sejumlah Analis Beri Lampu Kuning Saham ASII, Investor Asing Ikut Lepas Sebagian

Pemborong terbesar saham ASII sampai pertengahan bulan ini adalah FIL Ltd sebanyak 28,77 juta saham di tanggal data 8 Mei 2026.

Daya Saing Reasuransi Perlu Dibenahi
| Rabu, 13 Mei 2026 | 05:15 WIB

Daya Saing Reasuransi Perlu Dibenahi

Premi reasuransi yang terbang ke reasuradur asing naik dari Rp 15,56 triliun di 2021, menjadi Rp 22,27 triliun di tahun lalu. 

Jelang Rebalancing MSCI 12 Mei, Saham Big Banks Berisiko Tertekan Lagi
| Rabu, 13 Mei 2026 | 05:10 WIB

Jelang Rebalancing MSCI 12 Mei, Saham Big Banks Berisiko Tertekan Lagi

Analis menyarankan investor tetap fokus ke bank dengan fundamental paling kuat dan CASA tinggi, yakni BBCA dan BMRI.

Larangan Jepret Warga Arab Saudi
| Rabu, 13 Mei 2026 | 05:05 WIB

Larangan Jepret Warga Arab Saudi

Mengambil gambar seseorang tanpa izin dapat dikenakan hukuman penjara paling lama satu tahun atau denda 500.000 riyal Saudi.​

Prediksi IHSG Hari Ini (13/5) Sebelum Libur Panjang Setelah Turun 3 Hari
| Rabu, 13 Mei 2026 | 05:00 WIB

Prediksi IHSG Hari Ini (13/5) Sebelum Libur Panjang Setelah Turun 3 Hari

IHSG mengakumulasi pelemahan 2,81% dalam sepekan terakhir. Sedangkan sejak awal tahun, IHSG sudah melemah 20,68%.

Operasikan Kapal Tanker MT Novah, CDIA Ekspansi Bisnis Logistik Maritim
| Rabu, 13 Mei 2026 | 04:46 WIB

Operasikan Kapal Tanker MT Novah, CDIA Ekspansi Bisnis Logistik Maritim

Chandra Daya Investasi (CDIA) menyiapkan kapal tanker MT Novah untuk melayani distribusi bahan kimia cair di rute domestik maupun internasional.

Langkah Intervensi Bisa Memicu Kekhawatiran
| Rabu, 13 Mei 2026 | 04:45 WIB

Langkah Intervensi Bisa Memicu Kekhawatiran

Pemerintah akan mulai membantu stabilisasi pasar dengan mengaktifkan instrumen Bond Stabilization Fund (BSF)

INDEKS BERITA

Terpopuler