Kejagung Sita Uang Wilmar dari Korupsi Fasilitas CPO

Rabu, 18 Juni 2025 | 06:05 WIB
Kejagung Sita Uang Wilmar dari Korupsi Fasilitas CPO
[ILUSTRASI. Kejagung menyita Rp11,8 triliun lebih yang merupakan penyerahan dari lima terdakwa korporasi dalam Wilmar Group terkait kasus korupsi ekspor CPO. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/bar]
Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita uang dari kasus tindak pidana korupsi pemberian fasilitas minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dan turunannya pada industri kelapa sawit di tahun 2022. Uang senilai Rp 11,88 triliun tersebut disita dari terdakwa lima korporasi yang tergabung dalam Wilmar Group.

Sutikno, Direktur Penuntutan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejagung menjelaskan, kelima terdakwa tersebut adalah PT Multimas Nabati Asahan, PT Multi Nabati Sulawesi, PT Sinar Alam Permai, PT Wimar Bioenergi Indonesia dan PT Wilmar Nabati Indonesia.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan
Topik Terkait

Berita Terbaru

Kejar Pertumbuhan Kinerja, ASII Fokus di Tiga Bisnis Utama
| Selasa, 26 Mei 2026 | 07:43 WIB

Kejar Pertumbuhan Kinerja, ASII Fokus di Tiga Bisnis Utama

Astra International Fokus pada 3 sektor utama dipercaya dongkrak laba. Cari tahu sektor mana yang jadi penopang utama.

Dampak Kenaikan Harga Aluminium: ADMR, ANTM, CITA Tersenyum
| Selasa, 26 Mei 2026 | 07:38 WIB

Dampak Kenaikan Harga Aluminium: ADMR, ANTM, CITA Tersenyum

Harga aluminium global meroket 47,67% YoY. Emiten seperti ADMR dan ANTM berpotensi raup cuan dari proyek hilirisasi.

 

Asing Net Sell Jumbo, Rupiah Cetak Rekor Terburuk, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini
| Selasa, 26 Mei 2026 | 07:37 WIB

Asing Net Sell Jumbo, Rupiah Cetak Rekor Terburuk, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini

Pasar menantikan arah kebijakan yang lebih konsisten, stabilisasi rupiah, serta pengelolaan fiskal yang terukur.

Dana Asing Rotasi ke Saham Lebih Defensif
| Selasa, 26 Mei 2026 | 07:35 WIB

Dana Asing Rotasi ke Saham Lebih Defensif

Dana asing bergeser ke saham perbankan besar dan konsumer defensif. Ketahui emiten mana yang berpotensi jadi incaran selanjutnya.

Miliaran Dolar Saatnya Pulang
| Selasa, 26 Mei 2026 | 07:05 WIB

Miliaran Dolar Saatnya Pulang

Yang dibutuhkan saat ini adalah pendekatan untuk memperbaiki kualitas perdagangan bukan dengan cara memusuhinya.​

Petelur Emas
| Selasa, 26 Mei 2026 | 07:00 WIB

Petelur Emas

Sehebat apapun pemerintahan di sebuah negara tidak bakal bisa menjalankan roda perekonomian sendirian.

Bakrie Capital Beli Lagi Saham BIPI di Tengah Rencana Lepas Entitas Batubara
| Selasa, 26 Mei 2026 | 06:50 WIB

Bakrie Capital Beli Lagi Saham BIPI di Tengah Rencana Lepas Entitas Batubara

Bakrie Capital menjadi pemegang saham BIPI untuk kali pertama pada 25 Februari 2026, saat membeli 6% saham BIPI di harga Rp 248 per saham.

Mengapa Rupiah Terus Tertekan? Defisit NPI Jadi Sorotan Utama
| Selasa, 26 Mei 2026 | 06:30 WIB

Mengapa Rupiah Terus Tertekan? Defisit NPI Jadi Sorotan Utama

Rupiah mencetak rekor terburuk sepanjang sejarah pada Senin (25/5). Defisit NPI US$ 9,1 miliar jadi pemicu utama. Klik untuk tahu dampaknya!

Strategi Investasi Obligasi: Ini Pilihan Aman Saat Suku Bunga BI Naik
| Selasa, 26 Mei 2026 | 06:15 WIB

Strategi Investasi Obligasi: Ini Pilihan Aman Saat Suku Bunga BI Naik

Pasar obligasi domestik tertekan, namun investor punya peluang yield lebih tinggi. Simak instrumen yang direkomendasikan.

Efek Pelemahan Rupiah ke Transportasi dan Logistik
| Selasa, 26 Mei 2026 | 06:13 WIB

Efek Pelemahan Rupiah ke Transportasi dan Logistik

Nilai tukar rupiah melemah di awal pekan ini. Senin (25/5), kurs rupiah di pasar spot melemah Rp 27 atau 0,15% menjadi Rp 17.744 per dolar AS

INDEKS BERITA

Terpopuler