Kenaikan 25 Bps BI Rate Gerus 0,1% Pertumbuhan
KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mengungkapkan alasan di balik keputusan untuk tidak menaikkan suku bunga acuan meski menghadapi dinamika suku bunga global. Salah satu pertimbangan utama: dampak terhadap pertumbuhan ekonomi.
Gubernur BI Destry Damayanti mengatakan, berdasarkan asesmen BI, kenaikan BI rate sebesar 25 basis poin (bps) berpotensi menurunkan pertumbuhan ekonomi sekitar 0,1 poin persentase. Artinya, jika pertumbuhan ekonomi berada di level 5,4%, kenaikan BI rate sebesar 25 bps menurunkan pertumbuhan ke level 5,3%.
