Kenaikan Harga Logam Industri Mulai Terbatas di Tahun Depan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga komoditas logam industri kompak bergerak menguat sepanjang tahun ini karena pasokan yang terbatas. Namun, para analis memproyeksikan pertumbuhan harga logam industri di tahun depan tidak akan lebih tinggi dari tahun ini.
Sepanjang tahun ini hingga Jumat (3/12), timah mencatatkan penguatan harga tertinggi di antara logam industri. Harga komoditas ini naik 93,53%.
|
Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan? Masuk
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Berita Terbaru
| Sabtu, 02 Mei 2026 | 07:37 WIB
Kemkeu Pastikan Tak Pangkas Independensi OJKMenturut Kemkeu, PMK Nomor 27 Tahun 2026 diterbitkan untuk memperkuat tata kelola dan akuntabilitas pengelolaan anggaran OJK
| Sabtu, 02 Mei 2026 | 07:08 WIB
Sebanyak 138 Kloter Haji Terbang ke Arab SaudiSebanyak 132 kloter dengan 52.343 jemaah di antaranya, telah tiba di Madinah dan secara bertahap
| Sabtu, 02 Mei 2026 | 06:59 WIB
Fiskal Makin Terjepit Kurs dan Harga MinyakFluktuasi harga minyak dan pelemahan nilai tukar rupiah, memberi kontribusi terhadap defisit anggaran
| Sabtu, 02 Mei 2026 | 06:56 WIB
Tips Investasi Ala Direktur Sucor AM Dimas Yusuf: Ada Peluang di Balik KoreksiPasar modal sedang terkoreksi? Direktur Sucor AM melihat ini sebagai peluang emas. Simak strateginya
| Sabtu, 02 Mei 2026 | 06:44 WIB
Bayar Pajak dan Lapor SPT Badan Lebih LonggarTak hanya pelaporan SPT, Ditjen Pajak juga relaksasi pembayaran pajak badan hingga 31 Mei
| Sabtu, 02 Mei 2026 | 06:34 WIB
Tertekan dari Berbagai Penjuru, Rupiah Tertinggal dari Valuta Asia LainRupiah terus anjlok, bukan hanya karena gejolak global. Ada masalah struktural di balik kejatuhan terdalam di Asia.
| Sabtu, 02 Mei 2026 | 06:29 WIB
Nasib Bitcoin Setelah The Fed Tahan Suku Bunga, Investor Harus Apa?Suku bunga The Fed yang tinggi tingkatkan opportunity cost. Pelajari risiko dan mitigasinya sebelum berinvestasi.
| Sabtu, 02 Mei 2026 | 06:10 WIB
Lingkaran SetanStabilisasi pasar keuangan bergantung kemampuan pemerintah menjaga kredibilitas fiskal dan memperbaiki kualitas pertumbuhan ekonomi domestik.
| Sabtu, 02 Mei 2026 | 05:05 WIB
Hobi Dahulu, Cuan KemudianTren mengoleksi kartu Pokemon kembali memanas saat ini setelah pecahnya rekor harga penjualan tertinggi.
| Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:30 WIB
Kiat Dimas Yusuf: Sejarah Jadi Senjata Berinvestasi Hingga Menyetir Hilangkan StresDirektur Sucor Asset Management Dimas Yusuf bocorkan strategi investasi uniknya. Ternyata, pelajaran sejarah jadi penentu keuntungan. Terpopuler |
|---|
