Kenaikan Harga Logam Industri Mulai Terbatas di Tahun Depan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga komoditas logam industri kompak bergerak menguat sepanjang tahun ini karena pasokan yang terbatas. Namun, para analis memproyeksikan pertumbuhan harga logam industri di tahun depan tidak akan lebih tinggi dari tahun ini.
Sepanjang tahun ini hingga Jumat (3/12), timah mencatatkan penguatan harga tertinggi di antara logam industri. Harga komoditas ini naik 93,53%.
|
Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan? Masuk
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Berita Terbaru
| Rabu, 15 April 2026 | 11:00 WIB
Pemerintah Siapkan Pembelaan Tuduhan ASPemerintah akan menyerahkan dokumen submission comment paling lambat 15 April 2026
| Rabu, 15 April 2026 | 10:13 WIB
Geser Strategi dan Menggenjot 5G, EXCL Berpeluang Besar Mencetak LabaTekanan terhadap bottom line masih bersifat sementara dan mencerminkan fase transisi menuju efisiensi operasional.
| Rabu, 15 April 2026 | 09:54 WIB
ADB Ramal Pertumbuhan Ekonomi RI Stabil di 5,2%Proyeksi pertumbuhan ekonomi RI oleh ADB masih di bawah target pemerintah yang sebesar 5,4% pada tahun ini
| Rabu, 15 April 2026 | 09:47 WIB
Target Tax Ratio 2026 Masih Sulit TercapaiPresiden Prabowo Subianto ingin rasio pajak alias tax ratio Indonesia pada tahun ini mencapai 13%
| Rabu, 15 April 2026 | 09:15 WIB
Ongkos BI untuk Angkat Rupiah Makin MahalBank Indonesia mengintensifkan frekuensi lelang hingga mengerek imbal hasil SRBI
| Rabu, 15 April 2026 | 08:32 WIB
Fundamental Rentan, Rupiah Kian TerbenamRupiah menyentuh rekor terburuk Rp17.127 per dolar AS. Pelemahan bukan hanya karena perang, tetapi rapuhnya fondasi domestik.
| Rabu, 15 April 2026 | 08:10 WIB
Mengangkat Indeks, Menarik Asing, tetapi Terus DicurigaiBerbagai instrumen pengawasan, notasi, penghentian sementara, dan parameter teknis kerap hadir tanpa penjelasan yang memadai.
| Rabu, 15 April 2026 | 07:54 WIB
Cadangan Devisa Turun, Ketahanan Fiskal Mengkhawatirkan, Cek Proyeksi Rupiah Hari IniDi domestik, pasar tertuju pada data fundamental dan persepsi ketahanan fiskal Indonesia. Ini mempengaruhi gerak rupiah.
| Rabu, 15 April 2026 | 07:24 WIB
Waspadai Potensi Profit Taking, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, Rabu (15/4)Hari ini, investor perlu mewaspadai potensi profit taking dalam jangka pendek. Mengingat kondisi IHSG yang sudah memasuki area overbought.
| Rabu, 15 April 2026 | 07:21 WIB
Legalisasi Rokok Ilegal Harus Dikaji Lebih CermatMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meminta produsen rokok ilegal beralih menjadi legal paling lambat Mei 2026 Terpopuler |
|---|
