Kenaikan Harga Logam Industri Mulai Terbatas di Tahun Depan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga komoditas logam industri kompak bergerak menguat sepanjang tahun ini karena pasokan yang terbatas. Namun, para analis memproyeksikan pertumbuhan harga logam industri di tahun depan tidak akan lebih tinggi dari tahun ini.
Sepanjang tahun ini hingga Jumat (3/12), timah mencatatkan penguatan harga tertinggi di antara logam industri. Harga komoditas ini naik 93,53%.
|
Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan? Masuk
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Berita Terbaru
| Senin, 30 Maret 2026 | 11:19 WIB
Purbaya Harus Tahu, Yield SBN Tinggi Akibat Risiko Investasi & Disiplin Fiskal KendorTingginya yield SBN menandakan harga obligasi sedang turun dan persepsi risiko dalam negeri meningkat.
| Senin, 30 Maret 2026 | 10:48 WIB
Menimbang Investasi dan Risiko GeopolitikMelihat kecenderungan ini, sudah saatnya politik dan geopolitik menjadi salah satu pertimbangan bisnis keberlanjutan.
| Senin, 30 Maret 2026 | 09:15 WIB
Sinyal Bahaya Mengintai! Efek Jeda Suku Bunga BI 4,75% Berpotensi Menjerat Laba BankMasyarakat cenderung makin berhati-hati dalam mengambil komitmen pembiayaan jangka panjang, seperti KPR dan KKB.
| Senin, 30 Maret 2026 | 08:30 WIB
Perluas Segmen OEM dan Baterai EV, Cek Rekomendasi dan Target Harga Saham DRMAMandiri Sekuritas memproyeksikan laba bersih 2026 DRMA bakal terbang sekitar 23,46% menjadi di kisaran Rp 805 miliar.
| Senin, 30 Maret 2026 | 08:03 WIB
Menengok Potensi Sektor Saham di Kuartal KeduaMemasuki kuartal II-2026, pundak investor dalam negeri menanggung sentimen negatif. Sentimen apa saja yang harus diawasi market?
| Senin, 30 Maret 2026 | 08:00 WIB
Saham BRMS Mulai Bangkit, Disengat Aksi Borong Blackrock, Vanguard Hingga ManulifeLaba bersih PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) pada 2026 diperkirakan mampu melonjak ke angka US$ 94 juta.
| Senin, 30 Maret 2026 | 07:43 WIB
Tekanan Jual, Rupiah Loyo dan Sentimen Global, Berikut Proyeksi IHSG Hari IniKenaikan harga minyak mentah dan gas alam menjadi sentimen negatif, di tengah kekhawatiran supply serta dampak kenaikan harga energi ke inflasi
| Senin, 30 Maret 2026 | 07:30 WIB
Harga Batubara Membara! Asing Guyur Ratusan Miliar ke Saham AADI, BUMI, ITMG dan PTBAHarga batubara menguat tajam di atas US$ 140 per ton pada Jumat pekan lalu, mendekati level tertingginya sejak Oktober 2024.
| Senin, 30 Maret 2026 | 07:22 WIB
Awal Pekan: Persepsi Risiko Jelek, Rupiah Jeblok, Simak Rekomendasi Saham Hari IniDari faktor domestik, persepsi terhadap risiko fiskal, kenaikan CDS dan tekanan terhadap nilai tukar rupiah menjadi pemberat bursa saham.
| Senin, 30 Maret 2026 | 07:12 WIB
Gadai Ramai, Kredit Tetap LandaiPermintaan gadai naik untuk memenuhi kebutuhan saat Ramadan dan Lebaran. Terpopuler |
|---|
