Kenaikan Harga Logam Industri Mulai Terbatas di Tahun Depan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga komoditas logam industri kompak bergerak menguat sepanjang tahun ini karena pasokan yang terbatas. Namun, para analis memproyeksikan pertumbuhan harga logam industri di tahun depan tidak akan lebih tinggi dari tahun ini.
Sepanjang tahun ini hingga Jumat (3/12), timah mencatatkan penguatan harga tertinggi di antara logam industri. Harga komoditas ini naik 93,53%.
|
Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan? Masuk
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Berita Terbaru
| Minggu, 15 Maret 2026 | 09:00 WIB
Kinerja Bank Digital Positif, Apakah Sahamnya Bakal Ikut Naik?Perbaikan fundamental belum tercermin pada pergerakan saham emiten bank digital yang cenderung loyo.
| Minggu, 15 Maret 2026 | 08:00 WIB
Reli Semu Bitcoin: Sempat Melesat ke 73.510, Anjlok Lagi Dihantam Sentimen PerangData inflasi AS bulan Februari sebesar 2,4% belum memotret dampak riil dari hantaman ekonomi akibat perang AS-Israel versus Iran.
| Minggu, 15 Maret 2026 | 07:05 WIB
Jelang Dua Tahun Implementasi PPK dengan Skema FCA, Desakan Evaluasi Semakin MenguatBEI saat ini tengah melakukan evaluasi terhadap Papan Pemantauan Khusus (PPK), yang ditargetkan tuntas pada kuartal II-2026.
| Minggu, 15 Maret 2026 | 06:00 WIB
Rupiah Melemah Pekan Ini, Waspada Dampak Geopolitik Global!Nilai tukar rupiah tertekan 0,38% ke Rp16.958 di akhir pekan ini. Simak pemicu utama pelemahan dan risiko yang harus diwaspadai.
| Minggu, 15 Maret 2026 | 05:19 WIB
Ekspansi Ditopang Operasional Modern, Ini Cara BTN Ubah Wajah LayananBTN bisa memberikan layanan full banking services, artinya ada pembiayaan, investasi, transaksi, dan segala macam kebutuhan perbankan lainnya.
| Minggu, 15 Maret 2026 | 05:00 WIB
Nasib Valas Global: Geopolitik Panas, Dolar AS Makin PerkasaIndeks dolar AS menembus 100. Bagaimana peluang EUR, GBP, dan JPY? Pahami risiko dan cara lindungi aset Anda sekarang.
| Minggu, 15 Maret 2026 | 03:20 WIB
Tekanan Premi Asuransi Jiwa Belum BerhentiPerusahaan asuransi jiwa mengantongi premi sebesar Rp 17,97 triliun pada Januari 2026, alias tergerus 6,15% secara tahunan
| Sabtu, 14 Maret 2026 | 11:41 WIB
Investasi dari Hobi, Begini Cara Mengubah Koleksi Menjadi Mesin UangSeluruh komik yang tadinya dikoleksi Reza kini sudah dijual. Dari situ, justru komik fisik memiliki potensi besar untuk dijadikan aset investasi.
| Sabtu, 14 Maret 2026 | 11:00 WIB
Direktur UUS Bank Pemata Rudy Basyir Ahmad, Penyintas Perang Kini Jadi DirekturMengikuti perjalanan hidup Rudy Basyir Ahmad hingga jadi Direktur Keuangan dan Direktur UUS Bank Permata.
| Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:00 WIB
Buyback dan Rights Issue TOBA Dinilai Strategis, Sentimen Jangka Pendek MixedAnalis menyebut langkah buyback dapat dibaca sebagai sinyal bahwa manajemen melihat valuasi saham TOBA saat ini berada di bawah nilai wajarnya. Terpopuler |
|---|
