Kenaikan Harga Logam Industri Mulai Terbatas di Tahun Depan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga komoditas logam industri kompak bergerak menguat sepanjang tahun ini karena pasokan yang terbatas. Namun, para analis memproyeksikan pertumbuhan harga logam industri di tahun depan tidak akan lebih tinggi dari tahun ini.
Sepanjang tahun ini hingga Jumat (3/12), timah mencatatkan penguatan harga tertinggi di antara logam industri. Harga komoditas ini naik 93,53%.
|
Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan? Masuk
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Berita Terbaru
| Senin, 16 Februari 2026 | 08:45 WIB
Strategi Cuan di Pekan Pendek Saat Imlek dan Awal RamadanInvestor disarankan mengatur alokasi aset portofolio pada pekan pendek di tengah sentimen Tahun Baru Imlek dan awal bulan Ramadan 2026.
| Senin, 16 Februari 2026 | 08:40 WIB
Masih Terbebani Biaya Merger, EXCL Rugi Rp 4,43 TriliunRugi bersih yang dialami EXCL lebih bersifat pada kerugian akuntansi sebagai dampak pasca merger dengan Smartfren.
| Senin, 16 Februari 2026 | 08:38 WIB
Produksi Dipangkas, Emiten Jasa Tambang Ikut TerdampakTak hanya bagi produsen, kebijakan pemerintah yang memangkas produksi batubara dan nikel pada 2026 juga memengaruhi emiten jasa pertambangan
| Senin, 16 Februari 2026 | 07:50 WIB
ESG Perbankan: Kredit Keberlanjutan Menjadi Pendorong Baru PertumbuhanSektor berkelanjutan dan hijau berpotensi menjadi motor pertumbuhan baru kredit bank. Seperti apa laju pertumbuhan kredi
| Senin, 16 Februari 2026 | 07:15 WIB
Mengukur Potensi Efisiensi Bank dari Larangan Komisaris Terima BonusBonus jumbo direksi dan komisaris bank BUMN kembali disorot jelang RUPST 2025, di tengah pengetatan tata kelola dan evaluasi skema tantiem.
| Senin, 16 Februari 2026 | 07:00 WIB
Bank Pelat Merah Siap Dorong ROAPresiden Prabowo Subianto telah meminta Danantara untuk mencetak ROA atau tingkat pengembalian dari aset sebesar 7% tahun ini.
| Senin, 16 Februari 2026 | 06:50 WIB
Daya Beli Lesu Menyeret Kualitas KPR PerbankanBisnis KPR perbankan tengah menghadapi tekanan ganda. Tak hanya dibayangi perlambatan pertumbuhan pada 2025, kualitas asetnya pun tergerus.
| Senin, 16 Februari 2026 | 06:15 WIB
Valas Asia Menguat: Kesempatan Untung di Tengah Tekanan Dolar ASMayoritas mata uang Asia menguat signifikan terhadap dolar AS pekan lalu. Simak peluang keuntungan dari pergerakan valas pekan ini
| Senin, 16 Februari 2026 | 06:10 WIB
Tak Boleh RebutanKeberhasilan Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak boleh hanya diukur dari angka statistik distribusi makanan di sekolah.
| Senin, 16 Februari 2026 | 06:00 WIB
Saham Konsumer 2026: Imlek & Ramadan Dorong Cuan Investor?Volatilitas harga komoditas dan inflasi mengintai profit emiten konsumer. Pelajari risiko yang bisa menekan margin laba emiten sektor konsumer Terpopuler |
|---|
