Kenaikan Harga Logam Industri Mulai Terbatas di Tahun Depan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga komoditas logam industri kompak bergerak menguat sepanjang tahun ini karena pasokan yang terbatas. Namun, para analis memproyeksikan pertumbuhan harga logam industri di tahun depan tidak akan lebih tinggi dari tahun ini.
Sepanjang tahun ini hingga Jumat (3/12), timah mencatatkan penguatan harga tertinggi di antara logam industri. Harga komoditas ini naik 93,53%.
|
Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan? Masuk
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Berita Terbaru
| Rabu, 25 Februari 2026 | 07:10 WIB
Bangkit dari Level Gocap, Didorong Sentimen Right Issue Harga Saham WMUU MelesatKonversi hak tagih akan membawa dampak positif, salah satunya memangkas rasio pinjaman terhadap ekuitas WMUU.
| Rabu, 25 Februari 2026 | 07:05 WIB
Perjanjian Dagang RI-AS Menekan Bisnis LogistikPerjanjian ini berpotensi membuat perlindungan data primer bangsa menggunakan platform digital dan server pihak asing.
| Rabu, 25 Februari 2026 | 05:53 WIB
Pasar Saham Masih Lesu, Hari Ini, Rabu (25/2) IHSG Berpotensi Melanjutkan KoreksiKeuangan menjadi satu-satunya sektor yang menguat. Pelemahan IHSG juga diiringi tekanan pada rupiah yang melemah ke Rp 16.829 per dolar AS.
| Rabu, 25 Februari 2026 | 05:41 WIB
Strategi SGRO Bayar Utang Rp 205 Miliar dan Target Produksi CPO 2026SGRO menargetkan produksi minyak kelapa sawit (CPO) dan tandan buah segar (TBS) bisa tumbuh hingga 3%-5% di tahun 2026.
| Rabu, 25 Februari 2026 | 05:33 WIB
Suntik Anak Usaha, JSMR Menerbitkan Obligasi Hingga Rp 2,06 TriliunSaat ini, progres pembangunan keseluruhan ruas Jakarta-Cikampek Selatan diklaim telah mencapai 75,78%
| Rabu, 25 Februari 2026 | 05:30 WIB
Terkoreksi Pasca Melesat, Berkat Kontrak Baru dari Adaro Saham DOID Tetap MemikatValuasi harga saham PT BUMA Internasional Grup Tbk (DOID) acap kali terdiskon tajam gara-gara profil utangnya yang menggunung.
| Rabu, 25 Februari 2026 | 05:21 WIB
Tekanan Jual Emiten dan Pelemahan Rupiah Berlanjut, Simak Rekomendasi Saham Hari IniPelemahan IHSG diprediksi berlanjut hari ini, seiring tekanan kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
| Rabu, 25 Februari 2026 | 04:32 WIB
Emiten Sawit Kena Imbas Pembatalan Tarif ASPembatalan tarif resiprokal Trump jadi sentimen negatif bagi emiten perkebunan sawit (CPO) di Tanah Air.
| Rabu, 25 Februari 2026 | 04:22 WIB
Widodo Makmur (WMUU) Siap Rights Issue, Rilis 6,1 Miliar Saham BaruPT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMUU) akan menerbitkan maksimal 6,1 miliar saham baru dalam rights issue.
| Rabu, 25 Februari 2026 | 04:18 WIB
Konglomerasi Masih Jadi Raja Kapitalisasi di BEIPosisi lima besar penguasa market cap di Bursa Efek Indonesia (BEI) tak berubah sejak akhir tahun 2025. Terpopuler |
|---|
