Kenaikan Harga Logam Industri Mulai Terbatas di Tahun Depan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga komoditas logam industri kompak bergerak menguat sepanjang tahun ini karena pasokan yang terbatas. Namun, para analis memproyeksikan pertumbuhan harga logam industri di tahun depan tidak akan lebih tinggi dari tahun ini.
Sepanjang tahun ini hingga Jumat (3/12), timah mencatatkan penguatan harga tertinggi di antara logam industri. Harga komoditas ini naik 93,53%.
|
Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan? Masuk
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Berita Terbaru
| Jumat, 10 April 2026 | 09:06 WIB
Efisiensi Biaya Memacu Laba Emiten Rokok Mengepul di 2025Kinerja laba emiten rokok pada 2025 terutama dipengaruhi faktor efisiensi biaya dan beban non operasional.
| Jumat, 10 April 2026 | 09:01 WIB
Laju Saham Bahan Baku Masih MenderuDari 11 indeks sektoral di BEI, IDX Basic Materials jadi satu-satunya indeks yang mencatat kinerja positif sejak awal 2026.
| Jumat, 10 April 2026 | 09:00 WIB
ABMM Menggenjot Aset Tambang BaruABMM mengandalkan kontribusi dari aset pertambangan baru, serta penguatan sinergi antar lini bisnis guna menjaga daya saing
| Jumat, 10 April 2026 | 08:50 WIB
Minyak Naik, Hitung Harga BBM Non SubsidiPemerintah perlu mencermati potensi peralihan konsumsi dari BBM nonsubsidi ke subsidi sebelum menaikkan harga
| Jumat, 10 April 2026 | 08:31 WIB
Pebisnis Terusik Pengalihan Gas Industri ke Elpiji 3 KgKementerian ESDM berencana mengalihkan jatah pasokan elpiji industri untuk memenuhi kebutuhan produksi gas melon bersubsidi tersebut.
| Jumat, 10 April 2026 | 08:16 WIB
Krisis Energi dan Risiko Fiskal-MoneterJika subsidi bahan bakar minyak (BBM) dipertahankan, atau harga BBM tidak naik, beban fiskal semakin berat.
| Jumat, 10 April 2026 | 08:08 WIB
Optimisme SemuBetul, tugas pemerintah memang harus menenangkan keadaan. Tapi setelah itu buru-buru melakukan perbaikan, jangan optimisme semu atau kepedean.
| Jumat, 10 April 2026 | 08:08 WIB
Harga Bahan Baku Alas Kaki Mendaki Terdampak Perang Timur TengahHimpunan Pengusaha Alas Kaki Nusantara (Hipan) menyebut sepanjang tiga bulan pertama tahun ini industri alas kaki domestik cenderung lesu.
| Jumat, 10 April 2026 | 06:55 WIB
Risiko Kredit Tinggi Membayangi BankRisiko kredit perbankan kian meningkat di tengah gejolak global, tercermin dari kenaikan LAR dan melambatnya kredit modal kerja
| Jumat, 10 April 2026 | 06:50 WIB
Kredit Sektor Manufaktur dan Perdagangan Berpotensi TertekanKonflik Timur Tengah menekan sektor industri dan perdagangan, memicu risiko kredit di tengah pertumbuhan yang melambat. Terpopuler |
|---|
