Kenaikan Harga Logam Industri Mulai Terbatas di Tahun Depan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga komoditas logam industri kompak bergerak menguat sepanjang tahun ini karena pasokan yang terbatas. Namun, para analis memproyeksikan pertumbuhan harga logam industri di tahun depan tidak akan lebih tinggi dari tahun ini.
Sepanjang tahun ini hingga Jumat (3/12), timah mencatatkan penguatan harga tertinggi di antara logam industri. Harga komoditas ini naik 93,53%.
|
Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan? Masuk
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Berita Terbaru
| Rabu, 22 April 2026 | 11:00 WIB
Harga ANTM Terkerek di Tengah Aksi Jual AsingHarga emas yang sempat berada di atas US$ 5.000 per ons troi membuat margin laba divisi pemurnian logam mulia ANTM moncer di kuartal I-2026.
| Rabu, 22 April 2026 | 10:05 WIB
Keran Ekspor Minyak Mentah RI Ditutup per Mei 2026, Begini Nasib Perusahaan MigasMeski seluruh jatah ekspor minyak mentah dialokasikan untuk kebutuhan dalam negeri, Indonesia masih kekurangan pasokan.
| Rabu, 22 April 2026 | 09:05 WIB
Nasib Emiten Nikel, China Bakal Larang Ekspor Asam Sulfat Saat Selat Hormuz DiblokadeVale Indonesia (INCO) dan Aneka Tambang (ANTM) relatif tidak terdampak karena tidak menggunakan sulphuric acid.
| Rabu, 22 April 2026 | 08:44 WIB
Tambah Kegiatan Usaha Baru, Prospek MTEL PositifPT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) menambah kegiatan usaha baru untuk mendukung model bisnis Power as a Service (PaaS) infrastruktur menara
| Rabu, 22 April 2026 | 08:40 WIB
Risiko Mengintai Saham-Saham Terkonsentrasi TinggiKeputusan MSCI berpotensi picu outflow besar di BREN-DSSA. Pelajari strategi aman hadapi gejolak ini.
| Rabu, 22 April 2026 | 08:00 WIB
Laba Diproyeksi Tumbuh Dobel Digit, Simak Rekomendasi Saham CMRY dan Target HarganyaPada kuartal I-2026, penjualan CMRY ditaksir melesat lebih dari 20% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
| Rabu, 22 April 2026 | 07:43 WIB
Menakar Kekuatan Diplomasi Indonesia di Tengah Krisis TelukDiplomasi adalah sebuah produk dari kepercayaan, sementara kepercayaan tidaklah dibangun dalam waktu sehari.
| Rabu, 22 April 2026 | 07:28 WIB
MSCI Pertahankan Pembatasan, Cermati Dampaknya ke Pasar SahamPengumuman MSCI membawa ketidakpastian, tapi IHSG masih berpeluang rebound. Prediksi terbaru semester I-2026, plus saham pilihan fundamental baik.
| Rabu, 22 April 2026 | 07:25 WIB
BREN dan DSSA akan Didepak MSCI Akibat HSC, Segini Perkiraan Outflow Dana AsingActive fund yang fokus pada fundamental jangka panjang kemungkinan masih akan menahan kepemilikan di BREN dan DSSA.
| Rabu, 22 April 2026 | 07:07 WIB
Antara Sentimen MSCI dan Suku Bunga BI, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, Rabu (22/4)Hari ini pasar menantikan hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI), dengan konsensus memperkirakan suku bunga acuan tetap Terpopuler |
|---|
