Kenaikan Harga Logam Industri Mulai Terbatas di Tahun Depan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga komoditas logam industri kompak bergerak menguat sepanjang tahun ini karena pasokan yang terbatas. Namun, para analis memproyeksikan pertumbuhan harga logam industri di tahun depan tidak akan lebih tinggi dari tahun ini.
Sepanjang tahun ini hingga Jumat (3/12), timah mencatatkan penguatan harga tertinggi di antara logam industri. Harga komoditas ini naik 93,53%.
|
Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan? Masuk
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Berita Terbaru
| Minggu, 11 Januari 2026 | 21:21 WIB
Menkeu Evaluasi Ultimum RemediumMenteri Keuangan terkejut, aturan Ultimum Remedium cukai dianggap bisa jadi 'asuransi pelanggaran'.
| Minggu, 11 Januari 2026 | 17:05 WIB
EXCL Rekor 10 Tahun Rp 4.310, Dividen Jumbo atau Risiko?Saham EXCL cetak rekor didorong ekspektasi dividen spesial dari penjualan MORA Rp 1,87 triliun. Analis mayoritas buy, tapi J.P. Morgan underweight
| Minggu, 11 Januari 2026 | 16:29 WIB
Nusa Raya Cipta (NRCA) Rebound 4,2% ke Rp 1.365, Pantau Support Rp 1.210Saham NRCA koreksi tajam 10,88% ke bawah support Rp 1.420, rebound 4,2% ke Rp 1.365. Analis RHB & Maybank: wait & see di Rp 1.210.
| Minggu, 11 Januari 2026 | 08:18 WIB
Butuh Duit, Penghimpunan Dana Korporat Terus MelesatPenghimpunan dana korporasi di pasar modal menunjukkan tren positif dan di atas target yang dipatok Rp 220 triliun.
| Minggu, 11 Januari 2026 | 08:02 WIB
Meminjam Istilah Trump, Industri Reksadana Jalani Tremendous Year di Tahun 2025Memiliki reksadana, selain mendapat imbal hasil, dapat digunakan sebagai aset jaminan ketika investor membutuhkan pendanaan.
| Minggu, 11 Januari 2026 | 07:51 WIB
Sah, OJK Berikan Izin Bursa Kripto Kedua, ICEX Siap BeroperasiOJK membuka ruang bagi terbentuknya struktur pasar aset kripto yang lebih kompetitif dan tidak bertumpu pada satu pelaku usaha.
| Minggu, 11 Januari 2026 | 07:40 WIB
Upaya Mendongkrak Kinerja, Bukit Asam (PTBA) Garap Proyek HilirisasiJika proyek DME mulai direalisasikan pada awal 2026, ini bisa membebani arus kas jangka pendek PTBA.
| Minggu, 11 Januari 2026 | 07:31 WIB
Pemprov Jakarta Akan Bongkar Tiang Monorel, Margin ADHI Berpotensi TergerusNamun, nilai aset tiang monorel ini menyusut dari awal sebesar Rp 132,05 miliar menjadi Rp 79,3 miliar dan Rp 73,01 miliar per 30 September 2025.
| Minggu, 11 Januari 2026 | 07:00 WIB
Menimbang Investasi Valas dalam Portofolio PribadiAda banyak jenis investasi valas yang bisa jadi pilihan. Simak untuk apa tujuan investasi valas serta menentukan mata uang yang tepat.
| Minggu, 11 Januari 2026 | 06:35 WIB
Strategi SMBC Indonesia Mendorong Transisi Ekonomi Hijau Melalui PembiayaanPerbankan tak hanya penopang modal usaha, juga penentu praktik bisnis yang berkelanjutan. Apa saja yang dilakukan perbankan untuk keberlanjutan? Terpopuler |
|---|
