Kenaikan Harga Logam Industri Mulai Terbatas di Tahun Depan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga komoditas logam industri kompak bergerak menguat sepanjang tahun ini karena pasokan yang terbatas. Namun, para analis memproyeksikan pertumbuhan harga logam industri di tahun depan tidak akan lebih tinggi dari tahun ini.
Sepanjang tahun ini hingga Jumat (3/12), timah mencatatkan penguatan harga tertinggi di antara logam industri. Harga komoditas ini naik 93,53%.
|
Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan? Masuk
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Berita Terbaru
| Sabtu, 07 Maret 2026 | 09:56 WIB
Biaya Operasional Membengkak, Laba Cinema XXI (CNMA) Tergerus di Sepanjang 2025Mayoritas pendapatan PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA) berasal dari penjualan tiket sebesar Rp 3,6 triliun.
| Sabtu, 07 Maret 2026 | 09:48 WIB
Laba Bersih Petrosea (PTRO) Melonjak 197,01% di Sepanjang 2025Mayoritas pendapatan PTRO pada 2025 berasal dari segmen pertambangan, dengan kontribusi sebesar US$ 441,27 juta.
| Sabtu, 07 Maret 2026 | 09:44 WIB
Disetir Sentimen Perang AS-Iran dan Penurunan Outlook RI, IHSG Anjlok 7,89% SepekanAnjloknya kinerja IHSG sepanjang pekan ini, antara lain, dipicu sentimen konflik AS-Iran dan penurunan outlook Indonesia oleh Fitch Ratings.
| Sabtu, 07 Maret 2026 | 05:00 WIB
Nasib THR: Antara Kebutuhan Lebaran dan Peluang Cuan SR024Pencairan THR bisa jadi modal. Kupon SR024 menjanjikan untung bersih hingga 5,31% setelah pajak, lebih menarik dari deposito.
| Sabtu, 07 Maret 2026 | 04:30 WIB
Belajar dari PekalonganPilih kepala daerah berkualitas, berintegritas dan memiliki visi untuk memajukan wilayah bukan untuk pribadi dan keluarga.
| Sabtu, 07 Maret 2026 | 04:15 WIB
Investor Reksadana Saham Untung Besar? Ini Proyeksi Imbal Hasil 2026Reksadana saham mencetak return 2% MoM, tertinggi di Februari 2026. Simak proyeksi imbal hasil hingga 15% tahun ini dan strategi pilih yang tepat.
| Sabtu, 07 Maret 2026 | 04:15 WIB
Daya Saing Asuransi IndonesiaSistem yang mampu menjamin keadilan lintas batas, termasuk juga berlaku untuk industri asuransi, adalah fondasi dari kepercayaan.
| Sabtu, 07 Maret 2026 | 04:00 WIB
Alkindo Naratama Beberkan Strategi Bidik Laba Tumbuh 50% di 2026ALDO menargetkan laba bersih melesat 50% pada 2026! Cari tahu bagaimana ekspansi ke kemasan konsumen dan pasar AS jadi pendorong utama.
| Sabtu, 07 Maret 2026 | 03:00 WIB
Primaya Hospital (PRAY) Melanjutkan Ekspansi Rumah Sakit BaruSetelah meresmikan RS Primaya Kelapa Gading pada Januari 2026, Primaya akan melanjutkan ekspansi dengan membangun cabang di BSD
| Sabtu, 07 Maret 2026 | 02:45 WIB
Cadangan Devisa Jangka Pendek Masih Akan TertekanPosisi cadangan devisa per akhir Februari 2026 sebesar US$ 151,9 miliar Terpopuler |
|---|
