Kenaikan Harga Logam Industri Mulai Terbatas di Tahun Depan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga komoditas logam industri kompak bergerak menguat sepanjang tahun ini karena pasokan yang terbatas. Namun, para analis memproyeksikan pertumbuhan harga logam industri di tahun depan tidak akan lebih tinggi dari tahun ini.
Sepanjang tahun ini hingga Jumat (3/12), timah mencatatkan penguatan harga tertinggi di antara logam industri. Harga komoditas ini naik 93,53%.
|
Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan? Masuk
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Berita Terbaru
| Sabtu, 04 April 2026 | 07:41 WIB
Pesona Labubu Mulai Luntur?Dalam lima hari perdagangan terakhir hingga Selasa, saham Pop Mart International Group Ltd. anjlok lebih dari 30%.
| Sabtu, 04 April 2026 | 07:37 WIB
Laba Medco Energi (MEDC) Tergerus 72,48% Pada 2025Anjloknya laba bersih PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) dipicu kinerja pendapatan MEDC yang melambat 0,16% menjadi US$ 2,39 miliar.
| Sabtu, 04 April 2026 | 07:31 WIB
Dian Swastatika Sentosa DSSA Siap Stock Split Saham di Rasio 1:25Emiten Grup Sinar Mas ini akan melakukan pemecahan saham atau stock split dari nilai nominal Rp 25 menjadi Rp 1 per saham.
| Sabtu, 04 April 2026 | 07:26 WIB
Pendapatan Melesat Satu Digit, Laba ACES Merosot Dua DigitLaba bersih PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) di 2025 hanya Rp 668,72 miliar, atau turun 25,03% yoy dari Rp 892,04 miliar pada 2024.
| Sabtu, 04 April 2026 | 07:21 WIB
Terpapar Efek Pidato Trump, IHSG Melemah 1,59% Dalam SepekanIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah setelah harga minyak mentah berbalik menguat akibat pidato Trump terkait perang Iran.
| Sabtu, 04 April 2026 | 07:11 WIB
Strategi Mendorong Transparansi Data di BEIBursa Efek Indonesia (BEI) akan mengumumkan saham emiten dengan kepemilikan yang terkonsentrasi tinggi.
| Sabtu, 04 April 2026 | 07:00 WIB
Gejolak Global Picu Tekanan, Ini Strategi Investasi di Tengah KetidakpastianProyeksi harga emas spot bisa melesat hingga 30% di 2026. Simak pula target emas Antam yang menjanjikan cuan besar bagi investor.
| Sabtu, 04 April 2026 | 07:00 WIB
Wiski Bali Libarron Merambah Singapura, Ini Peluang Lovina Beach Brewery (STRK)?STRK kini membidik 60% penjualan dari ekspor, mulai dengan wiski Libarron ke Singapura. Strategi ini diambil setelah pasar lokal lesu.
| Sabtu, 04 April 2026 | 06:10 WIB
Antisipasi Dampak B50Jika B50 diterapkan tanpa mekanisme pengaman yang kuat, risiko lonjakan harga minyak goreng semakin besar.
| Sabtu, 04 April 2026 | 06:00 WIB
Rupiah Terus Melemah, Ancaman Pelebaran Defisit APBN Kian Nyata?Rupiah kini tembus Rp 17.000 per dolar AS, mencetak rekor terburuk sepanjang sejarah. Ketahui penyebab utama pelemahan ini. Terpopuler |
|---|
