Kenaikan Harga Logam Industri Mulai Terbatas di Tahun Depan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga komoditas logam industri kompak bergerak menguat sepanjang tahun ini karena pasokan yang terbatas. Namun, para analis memproyeksikan pertumbuhan harga logam industri di tahun depan tidak akan lebih tinggi dari tahun ini.
Sepanjang tahun ini hingga Jumat (3/12), timah mencatatkan penguatan harga tertinggi di antara logam industri. Harga komoditas ini naik 93,53%.
|
Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan? Masuk
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Berita Terbaru
| Senin, 20 April 2026 | 06:28 WIB
Emiten Berburu Dana Tebal Melalui Pasar ModalMelihat skema emiten mencari pendanaan di pasar modal dengan biaya yang dinilai lebih murah dibanding pendanaan lainnya.
| Senin, 20 April 2026 | 05:54 WIB
Fraud di Perbankan Marak, Pengawas Internal DisorotMantan Kepala Kas BNI diduga gelapkan Rp 28 miliar, terdeteksi setelah 7 tahun!
| Senin, 20 April 2026 | 05:35 WIB
Harga Plastik Ikut Mengerek Harga PanganKenaikan harga di pasar lebih banyak dipicu oleh biaya kemasan dibandingkan harga komoditas itu sendiri.
| Senin, 20 April 2026 | 05:32 WIB
Usai BBM & Elpiji Nonsubsidi Naik, Cermati Potensi Pergeseran Konsumsi ke SubsidiSelain itu, ketersediaan pasokan BBM saat ini menjadi jauh lebih krusial dibandingkan sekadar isu harga.
| Senin, 20 April 2026 | 05:30 WIB
Tabungan Kelas Menengah Mulai Pulih, Namun Bukan Karena FundamentalData LPS, simpanan rekening dengan saldo di bawah Rp 100 juta tumbuh dari 3,6% secara tahunan pada Januari 2026 menjadi 4,4% pada Februari 2026.
| Senin, 20 April 2026 | 05:22 WIB
Politik El Nino GodzillaDampak El Nino bersifat lintas sektor, dari energi, pangan, air hingga kehutanan. Oleh karena itu, responsnya tidak bisa parsial.
| Senin, 20 April 2026 | 05:20 WIB
Prodia Widyahusada (PRDA) Antisipasi Pelemahan RupiahPRDA mengakui banyak melakukan impor barang dari luar negeri. Namun, upaya impor akan tetap terjaga meskipun nilai tukar rupiah terus melemah.
| Senin, 20 April 2026 | 05:20 WIB
Pemerintah Mengamankan Aset untuk Rumah RakyatKementerian PKP mulai memetakan lokasi pengembangan hunian rakyat di sejumlah kota baru dengan memanfaatkan aset negara.
| Senin, 20 April 2026 | 05:15 WIB
Pajak Progresif Keuntungan Komoditas Bisa Kerek Setoran Rp 67 TriliunIndef mengusulkan penerapan Progressive Resource Rent Tax, pajak tambahan yang dikenakan atas keuntungan di atas tingkat pengembalian normal.
| Senin, 20 April 2026 | 05:10 WIB
KPK Endus Potensi Korupsi MBGKomisi Pemberantasan Korupsi alias KPK menyodorkan rekomendasi agar program MBG terbebas dari korupsi. Terpopuler |
|---|
