Kenaikan Harga Logam Industri Mulai Terbatas di Tahun Depan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga komoditas logam industri kompak bergerak menguat sepanjang tahun ini karena pasokan yang terbatas. Namun, para analis memproyeksikan pertumbuhan harga logam industri di tahun depan tidak akan lebih tinggi dari tahun ini.
Sepanjang tahun ini hingga Jumat (3/12), timah mencatatkan penguatan harga tertinggi di antara logam industri. Harga komoditas ini naik 93,53%.
|
Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan? Masuk
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Berita Terbaru
| Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15 WIB
Nasib Rupiah Usai Libur Lebaran: Pelemahan Ancam Ekonomi?Selama libur Lebaran, rupiah sempat bertengger di Rp 16.997 per dolar AS. Ketahui faktor pendorong dan prediksi pergerakan selanjutnya
| Rabu, 25 Maret 2026 | 06:10 WIB
Lebaran Lewat, Apa Lagi?Langkah taktis melalui stabilisasi kurs Rupiah dan efisiensi subsidi energi menjadi krusial agar mesin konsumsi tidak anjlok.
| Rabu, 25 Maret 2026 | 06:00 WIB
Laba Charoen Pokphan (CPIN) Melonjak 52% di 2025, Akankah Bertahan di 2026?Rencana pengalihan impor bungkil kedelai ke BUMN bisa menekan margin CPIN. Pelajari potensi dampaknya pada kinerja CPIN.
| Rabu, 25 Maret 2026 | 05:30 WIB
Pasokan Migas Global Terancam, Cek Risiko Kenaikan Harga Ini!Harga minyak Brent kini di atas US$100/barel setelah konflik geopolitik. Analis memprediksi potensi kenaikan lebih tinggi
| Rabu, 25 Maret 2026 | 05:20 WIB
Metropolitan Land (MTLA) Incar Tingkat Okupansi Hotel 85%Peningkatan pemesanan kamar hotel mulai terlihat menjelang libur Lebaran, terutama di hotel yang berada di jalur dan destinasi mudik Lebaran.
| Rabu, 25 Maret 2026 | 04:31 WIB
TGPF untuk Keadilan Andrie YunusKegagalan membentuk tim independen berarti negara secara sadar membiarkan praktik teror terhadap warga negara tetap hidup di sistem pemerintahan.
| Rabu, 25 Maret 2026 | 04:20 WIB
Strategi Autopedia Sukses Lestari (ASLC) Bidik Tumbuh TinggiKinerja ASLC ditopang bisnis lelang melalui JBA, penjualan ritel mobil bekas lewat Caroline.id, dan pegadaian melalui MotoGadai.
| Rabu, 25 Maret 2026 | 04:01 WIB
IHSG Berpeluang Menguat Usai Lebaran? Simak Saham Pilihan Rabu (25/3)Pasar saham global masih membayangi IHSG. Waspadai risiko geopolitik dan kebijakan The Fed yang bisa menekan indeks. Selengkapnya di sini.
| Rabu, 25 Maret 2026 | 03:58 WIB
Konversi PLTD ke PLTS Dikebut, Saham Energi Terbarukan Dapat PeluangProgram konversi PLTD ke PLTS dipercepat, buka peluang emas bagi emiten. Simak daftar saham yang paling diuntungkan dari proyek triliunan ini!
| Rabu, 25 Maret 2026 | 03:54 WIB
Libur Panjang Usai, Ketidakpastian Kembali Cengkeram Bursa SahamSetelah libur Lebaran, IHSG diramal sangat volatil. Prediksi support terendah 6.731. Kalkulasi strategi beli atau jual agar tidak terjebak rugi. Terpopuler |
|---|
