Kenaikan Harga Logam Industri Mulai Terbatas di Tahun Depan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga komoditas logam industri kompak bergerak menguat sepanjang tahun ini karena pasokan yang terbatas. Namun, para analis memproyeksikan pertumbuhan harga logam industri di tahun depan tidak akan lebih tinggi dari tahun ini.
Sepanjang tahun ini hingga Jumat (3/12), timah mencatatkan penguatan harga tertinggi di antara logam industri. Harga komoditas ini naik 93,53%.
|
Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan? Masuk
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Berita Terbaru
| Kamis, 30 April 2026 | 16:49 WIB
Rupiah Anjlok ke Rekor Terlemah: Waspada Pelemahan Lebih Dalam!Rupiah capai rekor terlemah Rp 17.378 per dolar AS. Ketahui faktor pemicu utama pelemahan ini dan skenario terburuknya.
| Kamis, 30 April 2026 | 14:50 WIB
GOTO Akhirnya Catat Bottom Line Positif, Apa Saja Upaya Jitu Menjaga Laba?Analis mengatakan, perolehan laba bersih GOTO didorong oleh peningkatan signifikan di bisnis financial technology (fintech).
| Kamis, 30 April 2026 | 14:27 WIB
Setelah UAE, Anggota OPEC Lain Berpotensi Ikut Hengkang Manfaatkan MomentumPasca keluarnya Uni Emirate Arab (UEA), kendali OPEC atas pasokan minyak global akan semakin melemah.
| Kamis, 30 April 2026 | 12:19 WIB
Pasokan Kakao Sering Terganggu, Pengembangan Cokelat Lab Jadi Diversifikasi PentingSelain bermitra dengan petani kako di berbagai wilayah, Mondelez juga bermitra dengan start-up untuk mengembangkan bahan baku lab-grown cocoa.
| Kamis, 30 April 2026 | 08:30 WIB
Saham ANTM Tertekan Meski Kinerja Keuangannya Mengesankan, Akibat Ulah Investor AsingPelemahan rupiah serta meningkatnya kekhawatiran terhadap kondisi fiskal dan makroekonomi Indonesia memicu aksi jual saham ANTM.
| Kamis, 30 April 2026 | 08:26 WIB
Pupuk Kaltim Investasi untuk Peremajaan Pabrik AmoniaPihaknya mengucurkan dana berkisar Rp 900 miliar untuk proyek revamping alias peremajaan pabrik Ammonia Pabrik 2 di Bontang, Kalimantan Timur,
| Kamis, 30 April 2026 | 08:21 WIB
Bantu Anak Usaha Bayar Utang, Energi Mega Persada (ENRG) Rilis Obligasi Rp 500 MiliarMasa penawaran umum Obligasi Berkelanjutan I Energi Mega Persada Tahap III Tahun 2026 berlangsung pada 11-13 Mei 2026.
| Kamis, 30 April 2026 | 08:16 WIB
Penjualan Emas Kuartal I-2026 Melejit, Laba ANTM Tumbuh Dua DigitSegmen emas berkontribusi 81% terhadap total pendapatan ANTM di kuartal I-2026. Pendapatan dari segmen ini tumbuh 11% yoy jadi Rp 23,89 triliun.
| Kamis, 30 April 2026 | 08:08 WIB
Bukalapak (BUKA) Membukukan Rugi Rp 425 Miliar Pada Kuartal I-2026Emiten teknologi yang bergerak di bisnis e-commerce, PT Bukalapak.com Tbk (BUKA), membukukan rugi bersih Rp 425,78 miliar di kuartal I-2026.
| Kamis, 30 April 2026 | 08:03 WIB
Saham Konglomerat Jadi Bandul PemberatHarga mayoritas saham emiten konglomerat ringsek di sepanjang tahun berjalan ini. DSSA, BBCA dan BREN merupakan tiga saham yang menggerus indeks. Terpopuler |
|---|
