Kenaikan Harga Logam Industri Mulai Terbatas di Tahun Depan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga komoditas logam industri kompak bergerak menguat sepanjang tahun ini karena pasokan yang terbatas. Namun, para analis memproyeksikan pertumbuhan harga logam industri di tahun depan tidak akan lebih tinggi dari tahun ini.
Sepanjang tahun ini hingga Jumat (3/12), timah mencatatkan penguatan harga tertinggi di antara logam industri. Harga komoditas ini naik 93,53%.
|
Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan? Masuk
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Berita Terbaru
| Sabtu, 31 Januari 2026 | 11:00 WIB
Indikator RSI dan MACD Melemah, Tren Bullish CITA Masih Terjaga?Pergerakan saham PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA) pada perdagangan hari ini menunjukkan tekanan jangka pendek di tengah dinamika pasar.
| Sabtu, 31 Januari 2026 | 08:33 WIB
Dian Swastatika Sentosa (DSSA) Akan Stock Split Saham di Rasio 1:25Untuk stock split, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) akan meminta persetujuan dari para pemegang saham melalui RUPSLB pada 11 Maret 2026.
| Sabtu, 31 Januari 2026 | 08:28 WIB
Rogoh Kocek Rp 200 Miliar, RMK Energy (RMKE) Siap Buyback SahamPT RMK Energy Tbk (RMKE) mengumumkan rencana untuk pembelian kembali (buyback) saham sebesar Rp 200 miliar.
| Sabtu, 31 Januari 2026 | 08:00 WIB
Menutup Celah yang Sering Dianggap Sepele dengan Asuransi PerjalananMembeli asuransi perjalanan saat ke luar negeri jadi hal biasa. Tapi, apakah tetap butuh asuransi buat perjalanan di dalam negeri?
| Sabtu, 31 Januari 2026 | 07:51 WIB
Pasar Saham Semakin SuramTekanan yang dialami pasar saham Indonesia semakin besar setelah para petinggi OJK dan bos bursa mengundurkan diri.
| Sabtu, 31 Januari 2026 | 07:30 WIB
Diversifikasi IFSH: Ini Rencana Bisnis Baru Saat Nikel Global TertekanHarga nikel global terus anjlok, manajemen IFSH beberkan cara jaga profit. Temukan langkah konkret IFSH untuk amankan laba di 2026
| Sabtu, 31 Januari 2026 | 07:30 WIB
Harga Bitcoin Anjlok: Strategi DCA Bisa Selamatkan Investor Kripto?Bitcoin anjlok 7% dalam sepekan, memicu likuidasi besar-besaran. Investor wajib tahu penyebabnya dan langkah mitigasi.
| Sabtu, 31 Januari 2026 | 07:10 WIB
Masih RapuhPengaturan ulang kembali bursa dengan standar dan tata kelola yang lebih jelas menjadi kunci penting.
| Sabtu, 31 Januari 2026 | 07:05 WIB
Pembekuan MSCI, Ujian Transparansi BursaDalam indeks global, free float adalah inti dari konsep bisa dibeli yang menjadi pakem para investor kebanyakan.
| Sabtu, 31 Januari 2026 | 06:15 WIB
Strategi Investasi Aman Ala Direktur Sucorinvest, Jauh dari Volatilitas.Membeli saham big caps ternyata belum tentu untung. Direktur Sucorinvest Hermansyah bagikan strategi yang buat hidupnya tenang Terpopuler |
|---|
