Kenaikan Harga Logam Industri Mulai Terbatas di Tahun Depan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga komoditas logam industri kompak bergerak menguat sepanjang tahun ini karena pasokan yang terbatas. Namun, para analis memproyeksikan pertumbuhan harga logam industri di tahun depan tidak akan lebih tinggi dari tahun ini.
Sepanjang tahun ini hingga Jumat (3/12), timah mencatatkan penguatan harga tertinggi di antara logam industri. Harga komoditas ini naik 93,53%.
|
Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan? Masuk
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Berita Terbaru
| Minggu, 05 April 2026 | 18:25 WIB
Didukung Tren Konsumsi Kopi, Kinerja Fundamental FORE Bisa Naik TinggiStrategi ekspansi dan penguatan merek FORE berhasil meningkatkan daya saing di tengah ketatnya persaingan industri kopi tanah air.
| Minggu, 05 April 2026 | 17:24 WIB
Pengetatan BBM Subsidi Tekan Margin Emiten Logistik, Biaya Bisa Naik Dua DigitDalam struktur biaya logistik darat, porsi bahan bakar mencapai 30%–40% dari total operasional, bahkan menembus 40%–60% untuk rute jarak jauh
| Minggu, 05 April 2026 | 16:05 WIB
Meski Kinerja Lesu, UNTR Tetap Dilirik Berkat Dividen dan DiversifikasiPenjualan emas dari tambang Martabe anjlok drastis menjadi hanya 2 ribu ons per troy hingga Februari 2026, merosot 95% YoY.
| Minggu, 05 April 2026 | 10:58 WIB
Tegakkan Aturan, OJK Jatuhkan Sanksi Rp 96,3 Miliar, Aksi Goreng Saham Jadi SorotanSanksi senilai Rp 29,3 miliar berkaitan langsung dengan praktik manipulasi pasar. Istilah pasar praktik ini adalah goreng menggoreng saham.
| Minggu, 05 April 2026 | 10:05 WIB
Kompetisi Ketat Menjepit! JP Morgan Pangkas Rating MIKA Meski Laba Bersih MeroketKompetisi dengan rumah sakit di Malaysia dan Singapura turut menjadi batu sandungan bagi RS Mitra Keluarga, utamanya di layanan spesialis.
| Minggu, 05 April 2026 | 09:05 WIB
Saham BRMS Terjerembap 33%! Sekuritas Malah Tebar Target Harga Tinggi, Ini KatalisnyaPergerakan saham BRMS masih tertahan di bawah garis rata-rata pergerakan 20 hari (MA20) pada level Rp 800.
| Minggu, 05 April 2026 | 07:00 WIB
Investasi Perhiasan: Simbol Cinta atau Diversifikasi Portofolio Ideal?Perhiasan berlian disebut 'beauty investment' yang bisa diwariskan. Simak bagaimana perhiasan bisaberi keuntungan dan jadi aset berharga.
| Minggu, 05 April 2026 | 06:00 WIB
Menyimpan Cuan dari Bisnis Gudang Mini PribadiDi tengah keterbatasan ruang hunian perkotaan, kebutuhan gudang pribadi meningkat dan membuka peluang bisnis baru yang m
| Minggu, 05 April 2026 | 05:50 WIB
Mereka yang Kewalahan Melayani Permintaan Keping EmasLonjakan permintaan emas terjadi usai Lebaran dan membuat stok emas menipis di pasar. Kilau logam mulia itu masih diminati oleh investor.
| Minggu, 05 April 2026 | 05:45 WIB
Mendulang Cuan dari Ride-Hailing Khusus PerempuanPerempuan butuh rasa aman dan nyaman saat berkendara. Aplikasi transportasi online khusus perempuan hadir menjemput pasar. Bagaimana peluangnya? Terpopuler |
|---|
