Kenaikan Harga Logam Industri Mulai Terbatas di Tahun Depan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga komoditas logam industri kompak bergerak menguat sepanjang tahun ini karena pasokan yang terbatas. Namun, para analis memproyeksikan pertumbuhan harga logam industri di tahun depan tidak akan lebih tinggi dari tahun ini.
Sepanjang tahun ini hingga Jumat (3/12), timah mencatatkan penguatan harga tertinggi di antara logam industri. Harga komoditas ini naik 93,53%.
|
Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan? Masuk
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Berita Terbaru
| Kamis, 23 April 2026 | 16:45 WIB
Barito Pacific Lepas 38,4 Juta Saham BREN, Dorong Free Float di Tengah Status HSCMSCI menyatakan akan menghapus saham-saham dengan status HSC sejalan dengan perlakuan terhadap saham sejenis di pasar lain.
| Kamis, 23 April 2026 | 16:09 WIB
Saham BDMN Melesat Dua Hari Beruntun, Rumor Aksi Korporasi MencuatNilai, volume, dan frekuensi transaksi BDMN ikut meningkat, investor asing mencatatkan net foreign buy Rp 18,71 miliar dalam dua hari perdagangan.
| Kamis, 23 April 2026 | 08:43 WIB
Transformasi LPPF Berpeluang Memoles Kinerja di Tahun 2026PT Matahari Department Store kini jadi MDS Retailing Tbk. Analis sebut potensi kinerja LPPF membaik bertahap hingga 2026, tapi ada syaratnya.
| Kamis, 23 April 2026 | 08:12 WIB
Catat! BTN Bahas Rencana Akuisisi di RUPST Hari Ini Senilai Rp 15,43 TriliunDiperkirakan nilai transaksi tersebut paling banyak senilai Rp15,432 triliun atau sekitar 42,6% dari nilai ekuitas BTN per 31 Desember 2025.
| Kamis, 23 April 2026 | 07:52 WIB
IPCC Membidik Pendapatan Tumbuh 12%, Simak StrateginyaPT Indonesia Kendaraan Terminal (IPCC) menargetkan pendapatan Rp 1,04 triliun pada 2026. Diversifikasi layanan dan tender OEM jadi kunci utama
| Kamis, 23 April 2026 | 07:27 WIB
MINE Menebar Dividen Rp 60,23 MiliarSepanjang 2025, MINE mencatatkan pertumbuhan pendapatan 11,8% year-on-year (yoy) menjadi Rp 2,36 triliun.
| Kamis, 23 April 2026 | 07:23 WIB
Penjualan Tertahan Biaya ProduksiTarget penjualan mobil 850.000 unit pada tahun ini menghadapi tantangan kenaikan harga bahan baku hingga kebijakan fiskal
| Kamis, 23 April 2026 | 07:15 WIB
Ekspor Listrik Masih Terganjal Regulasi"ASEAN memiliki program interkoneksi listrik melalui program ASEAN Power Grid baik dalam konteks investasi dan meningkatkan ketahanan energi
| Kamis, 23 April 2026 | 07:14 WIB
Laba Asuransi Jiwa Mulai Tumbuh PositifHasil investasi asuransi jiwa mendorong laba menguat.
| Kamis, 23 April 2026 | 07:13 WIB
Rogoh Kocek Rp 200 Miliar, Jasuindo Tiga Perkasa (JTPE) Siap Buyback SahamPT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk (JTPE) akan membeli kembali maksimal 339,71 juta saham. Ini setara 5% dari modal ditempatkan dan disetor. Terpopuler |
|---|
