Kendala Ekspor

Selasa, 21 Juni 2022 | 08:00 WIB
Kendala Ekspor
[]
Reporter: Harian Kontan | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Lalu lintas perdagangan antar negara masih jauh dari kondisi sebelum pandemi. Risiko kesehatan yang mereda, tidak serta merta menjadikan arus perdagangan global kembali lancar. 

Ada banyak masalah yang masih menghambat perdagangan global di berbagai sektor. Pertama ada persoalan underinvestment yang terjadi selama masa pandemi.
Situasi semacam ini terlihat, misalnya di energi dan manufaktur dasar, semacam semikonduktor.

Faktor politik semakin menghambat pulihnya lalu lintas perdagangan antar negara. Invasi Rusia ke Ukraina layak disebut pertama sebagai faktor politik yang memicu gangguan perdagangan global.

Ada banyak contoh perniagaan yang terganggu akibat aksi militer Rusia itu. Di kelompok komoditas pangan, gandum dan minyak nabati yang dihasilkan di Ukraina menjadi sulit dipasarkan. Komoditas energi Rusia, seperti minyak dan gas juga tidak laku. Penyebabnya, negara-negara Barat dan Rusia saling menjatuhkan sanksi.

Kebijakan pemerintah untuk mengamankan pasokan domestiknya juga bisa disebut juga sebagai faktor politik yang menghambat perdagangan global. Contohnya, lihat saja apa yang dilakukan Indonesia saat menghentikan ekspor minyak sawit mentah alias CPO. 

Kebijakan yang serupa juga dilakukan Malaysia belakangan ini. Untuk menstabilkan harga ayam di dalam negerinya, Malaysia menghentikan ekspor ayam pedaging hidup ke Singapura. 

Saat Indonesia menghentikan ekspor CPO, Malaysia sontak menyatakan hendak mengisi pasar yang ditinggalkan Indonesia. Saat Malaysia menyetop ekspor ayam, Indonesia memberi respon serupa.

Namun, apakah semudah itu kedua negara mencapai ambisinya? Malaysia masih menghadapi kendala kurangnya tenaga kerja di perkebunan sawit.

Menurut hitungan pejabat Kemenko Perekonomian, Indonesia punya stok lebih ayam. Jadi, katanya, Indonesia tak akan kesulitan memasok Singapura. 

Yang menjadi persoalan, menurut pemerintah, Singapura membutuhkan ayam potong dalam kondisi hidup. Dan pebisnis di sini tidak pernah punya pengalaman mengirimkan ayam hidup ke luar negeri.

Alasan Malaysia untuk menghentikan ekspor ayam ke Singapura bukan tidak mungkin akan kita alami begitu pintu ekspor dibuka. Harga dan pasokan di pasar domestik bisa bergejolak. Jangan lupa, harga pakan cenderung naik saat ini. 

Bagikan

Berita Terbaru

Minyak Sawit Siap Merekah Tersundul Mandatori Biodiesel B50
| Minggu, 19 April 2026 | 07:20 WIB

Minyak Sawit Siap Merekah Tersundul Mandatori Biodiesel B50

Mandatori biodiesel B50 digadang jadi game changer di pasar minyak sawit. Harga CPO bisa tumbuh subur di sisa tahun ini? 

Menangkal Serangan Siber yang Membidik Usaha Kecil
| Minggu, 19 April 2026 | 07:15 WIB

Menangkal Serangan Siber yang Membidik Usaha Kecil

Perusahaan IT management operational dan keamanan siber berusaha menangkap pasar UMKM yang besar. Simak layanan yang mereka tawarkan.

 
Kunci Sukses Investasi ala Presiden Diretur Valbury Futures: Membaca Momentum Harga
| Minggu, 19 April 2026 | 07:00 WIB

Kunci Sukses Investasi ala Presiden Diretur Valbury Futures: Membaca Momentum Harga

Mulai dari tontonan Wall Street, kini Presiden Direktur Valbury ungkap strategi diversifikasi portofolio. Simak rahasia untung ribuan persen!

Bangun Kosambi Sukses (CBDK) Bidik Marketing Sales Tumbuh 31% di Tahun Ini
| Minggu, 19 April 2026 | 06:20 WIB

Bangun Kosambi Sukses (CBDK) Bidik Marketing Sales Tumbuh 31% di Tahun Ini

Target tersebut akan dicapai dengan melakukan pendekatan yang selektif dan juga adaptif terhadap dinamika pasar.

Industri Ban Memangkas Pemakaian Energi
| Minggu, 19 April 2026 | 06:15 WIB

Industri Ban Memangkas Pemakaian Energi

Industri ban yang menggunakan energi besar untuk produksi berupaya melakukan transisi energi dengan berbagai upaya. 

 
Konflik Timur Tengah Mengobok Rantai Pasok Pupuk Dunia
| Minggu, 19 April 2026 | 06:05 WIB

Konflik Timur Tengah Mengobok Rantai Pasok Pupuk Dunia

Gangguan distribusi barang di Selat Hormuz berdampak pada pasokan bahan baku pupuk, yang berimbas pada kenaikan harga di pasaran.

 
Segmen Residensial Turun, ,Segmen Recurring Income Bakal Topang Kinerja CTRA
| Minggu, 19 April 2026 | 05:56 WIB

Segmen Residensial Turun, ,Segmen Recurring Income Bakal Topang Kinerja CTRA

CTRA melakukan diversifikasi bisnis yang tersebar di 34 kota juga memberikan fleksibilitas dalam menghadapi siklus produk.

Mengangkut Cuan dari Usaha Jasa Pindahan
| Minggu, 19 April 2026 | 05:10 WIB

Mengangkut Cuan dari Usaha Jasa Pindahan

Layanan jasa pindahan rumah atau kantor makin banyak dicari. Pelaku usaha mulai mengintip peluang, apalagi melihat omzet yang menggiurkan.

 
Lewat Olahraga, Bos Valbury Asia Futures Ini, Bangun Kedekatan dan Soliditas Tim
| Sabtu, 18 April 2026 | 10:20 WIB

Lewat Olahraga, Bos Valbury Asia Futures Ini, Bangun Kedekatan dan Soliditas Tim

Ini membuka ruang komunikasi yang lebih jujur dan nyaman, sehingga masukan atau ide dari rekan-rekan bisa tersampaikan dengan lebih cepat.

Polemik Haji Klik Cepat
| Sabtu, 18 April 2026 | 07:15 WIB

Polemik Haji Klik Cepat

Polemik war ticket haji menegaskan satu hal: persoalan antrean memang mendesak, tetapi solusi tidak boleh lahir dari ketergesaan.

INDEKS BERITA

Terpopuler