Kendati Status Desil Tinggi, Belum Tentu Kaya
KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Pemetaan kondisi ekonomi masyarakat melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) menuai polemik. Penggunaan desil sebagai penanda kelas ekonomi dinilai belum sepenuhnya menggambarkan kemampuan ekonomi masyarakat.
Polemik mencuat setelah sejumlah warga mempertanyakan hasil pengecekan desil dalam DTSEN. Sebagian warga di media sosial mengaku tercatat dalam desil 9 atau 10, meski merasa kondisi ekonominya belum mencerminkan kelompok masyarakat berpenghasilan tinggi.
