Jelang Rebalancing GDX dan GDXJ, AMMN Diprediksi Masuk, PSAB Keluar
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejumlah saham tambang emas dan perak Indonesia kembali menjadi perhatian investor menjelang evaluasi indeks acuan global. MarketVector Indexes, penyedia indeks yang menjadi benchmark ETF VanEck, akan mengumumkan hasil evaluasi untuk Global Gold Miners Index (GDX) dan Global Junior Gold Miners Index (GDXJ) pada 11 September 2026.
Saat ini, terdapat lima emiten tambang emas dan perak asal Indonesia yang masuk dalam dua indeks tersebut, yaitu PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), dan PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB).
