Strategi WTON Mencari Margin Lebih Baik
JAKARTA. PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) mulai mengubah strategi untuk memperbaiki profitabilitas di tengah tekanan industri konstruksi. Selain tetap memburu proyek bervolume besar untuk menjaga utilisasi pabrik, produsen beton pracetak ini mulai mengincar proyek-proyek dengan persaingan lebih rendah yang berpotensi memberikan margin lebih baik. Strategi tersebut ditempuh di tengah seretnya perolehan kontrak baru. WTON memangkas target kontrak baru tahun 2026 menjadi Rp 3,8 triliun–Rp 4 triliun, dari target sebelumnya Rp 5 triliun.
Direktur Utama WTON Kuntjara mengatakan, penyesuaian target tersebut dilakukan sebagai respons terhadap kontraksi industri konstruksi sekaligus bagian dari upaya perusahaan melakukan efisiensi struktur biaya.
