Ketika Akta Menjadi Mesin Pencuci Uang
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Uang haram tidak pernah benar-benar menjadi halal. Namun, ketika hasil korupsi, narkotika, atau penipuan menjelma menjadi perusahaan, tanah, apartemen, saham dan kekayaan keluarga yang tampak sah, publik sering berhenti bertanya. Di balik perubahan wajah itu, kadang berdiri selembar akta - dokumen yang seharusnya memberi kepastian hukum, tetapi dapat disalahgunakan untuk memberi silsilah baru kepada uang hasil kejahatan.
Di titik itulah penjahat membutuhkan lebih dari sekadar kaki tangan. Mereka membutuhkan profesional: orang yang memahami hukum, dokumen, korporasi dan transaksi. Dalam ekosistem ini, notaris menempati posisi yang sangat menentukan. Satu tanda tangan dan satu akta dapat membuat transaksi memperoleh wajah legal yang sulit dicurigai.
