Ketika Pemimpin Hanya Mendengar Kabar Baik
Belakangan ini, kita sering melihat para pejabat tinggi negara yang dengan berapi-api menceritakan keberhasilan program kerjanya. Pertumbuhan ekonomi yang meningkat sekian persen, angka kemiskinan menurun signifikan, penciptaan lapangan kerja baru yang bertambah banyak, swasembada, serta hal lainnya.
Sang pejabat selalu mengawali segenap kisah sukses tersebut dengan kalimat, "Saya mendapat laporan ", untuk menegaskan bahwa apa yang diceritakan bukanlah sekadar omon-omon belaka. Tapi, memang cerita sesungguhnya yang ada di kehidupan nyata. Sementara itu, masyarakat di bawah seringkali justru disuguhi dengan pengalaman yang sangat berbeda; bahkan bertolak belakang. Mencari pekerjaan yang semakin susah, daya beli yang merosot, tabungan yang kian terkuras, utang semakin menumpuk, dan harga yang semakin merangkak naik.
