Kinerja Keuangan TPMA Semester I-2023 Ciamik, Laba Bersih Melejit 53,07%

Kamis, 27 Juli 2023 | 08:20 WIB
Kinerja Keuangan TPMA Semester I-2023 Ciamik, Laba Bersih Melejit 53,07%
[ILUSTRASI. Kapal floating crane, kapal tunda dan tongkang pengangkut batubara milik PT Trans Power Marine (TPMA). TPMA membukukan pertumbuhan kinerja keuangan yang positif di semester I-2023. DOK/TPMA]
Reporter: Tedy Gumilar | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Trans Power Marine Tbk (TPMA) menunjukkan kinerja keuangan yang ciamik pada sepanjang semester I-2023. Merujuk laporan keuangan yang dipublikasikan hari ini (27/7/2023), pertumbuhan kinerja yang positif terjadi di top line dan bottom line.

Tengok saja, pendapatan usaha emiten jasa angkutan via jalur laut, itu tumbuh 12,75% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi US$ 32,42 juta.

Pada saat bersamaan, beban langsung yang ditanggung TPMA naik dalam persentase yang lebih kecil, yakni 6,83% secara tahunan menjadi US$ 21,10 juta.

Walhasil, emiten yang mengangkut komoditas terutama batubara itu berhasil membukukan laba bruto 25,75% secara tahunan menjadi US$ 11,32 juta per 30 Juni 2023.

Sementara laba bersih yang berhasil diperoleh TPMA pada semester I-2023 mencapai US$ 9,07 juta. Ini artinya, pertumbuhannya mencapai 53,07% dibanding realisasi semester I-2022 yang sekitar US$ 5,93 juta.

 

Berdasar pemberitaan KONTAN sebelumnya, Direktur TPMA Rudy Setiono memproyeksikan pendapatan sepanjang tahun ini bisa tumbuh antara 20% hingga 30% secara tahunan.

Saat ini, TPMA memiliki 38 unit kapal tunda, lalu 33 unit kapal tongkang, dan 3 crane barge. Merujuk pada rencana awal, emiten tersebut berencana membeli 5 set kapal plus 20 set kapal untuk anak usahanya, yakni PT Trans Logistik Perkasa. Total belanja modal yang disiapkan untuk kebutuhan ini sekitar US$ 40 juta. 

 

 

Bagikan

Berita Terkait

Berita Terbaru

Iming-Iming Insentif Belum Tentu Efektif
| Kamis, 04 Juni 2026 | 08:51 WIB

Iming-Iming Insentif Belum Tentu Efektif

Pemerintah memberikan fasilitas perpajakan yang lebih menarik untuk DHE SDA dibandingkan instrumen investasi reguler

Mega Perintis (ZONE) Merevitalisasi Gerai dan Investasi Mesin
| Kamis, 04 Juni 2026 | 08:27 WIB

Mega Perintis (ZONE) Merevitalisasi Gerai dan Investasi Mesin

ZONE menyiapkan capex sebesar Rp 21 miliar pada tahun 2026untuk ekspansi jaringan ritel, revitalisasi gerai, dan peningkatan kapasitas manufaktur.

Intra Golflink Resort (GOLF) Siapkan Dana Capex Rp 300 Miliar
| Kamis, 04 Juni 2026 | 08:18 WIB

Intra Golflink Resort (GOLF) Siapkan Dana Capex Rp 300 Miliar

Target capex tahun ini meningkat dibandingkan realisasi belanja modal sepanjang 2025 yang mencapai Rp 202,5 miliar.

Merdeka Gold Resources (EMAS) Realisasikan Seluruh Dana IPO Rp 4,54 Triliun
| Kamis, 04 Juni 2026 | 08:04 WIB

Merdeka Gold Resources (EMAS) Realisasikan Seluruh Dana IPO Rp 4,54 Triliun

Dana hasil IPO itu digunakan PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS)untuk mendukung pengembangan tambang emas Pani di Gorontalo. 

Indah Kiat Pulp & Paper (INKP) Bayar Obligasi Jatuh Tempo dan Rilis Obligasi Baru
| Kamis, 04 Juni 2026 | 07:59 WIB

Indah Kiat Pulp & Paper (INKP) Bayar Obligasi Jatuh Tempo dan Rilis Obligasi Baru

PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) menyiapkan jumbo dana untuk melunasi kewajiban obligasi dan sukuk yang akan jatuh tempo. 

Berencana Akuisisi Anak PTRO, SINI Gelar Rights Issue Jumbo
| Kamis, 04 Juni 2026 | 07:53 WIB

Berencana Akuisisi Anak PTRO, SINI Gelar Rights Issue Jumbo

Jumlah dana yang akan diterima PT Singaraja Putra Tbk (SINI) dari rights issue sebanyaknya Rp 3,6 triliun.

Meneropong Prospek Saham dan Kinerja NAYZ Usai Banting Setir Ke Bisnis Teknologi
| Kamis, 04 Juni 2026 | 07:44 WIB

Meneropong Prospek Saham dan Kinerja NAYZ Usai Banting Setir Ke Bisnis Teknologi

Transformasi bisnis akan diikuti divestasi sejumlah aset untuk produksi makanan bayi, termasuk yang diperoleh dari hasil IPO.

Harga Minyak Loyo, Emiten Migas Layu
| Kamis, 04 Juni 2026 | 07:36 WIB

Harga Minyak Loyo, Emiten Migas Layu

Normalisasi harga minyak dunia berpotensi mempengaruhi kelangsungan usaha emiten-emiten produsen minyak dan gas (migas). 

IHSG dan Rupiah Menukik, Pasar Keuangan Domestik Semakin Tak Menarik
| Kamis, 04 Juni 2026 | 07:31 WIB

IHSG dan Rupiah Menukik, Pasar Keuangan Domestik Semakin Tak Menarik

Risiko berinvestasi di Indonesia semakin tinggi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan rupiah semakin terkapar.

Manufaktur Keluar dari Zona Kontraksi, Tapi Ancaman Margin Belum Reda
| Kamis, 04 Juni 2026 | 07:27 WIB

Manufaktur Keluar dari Zona Kontraksi, Tapi Ancaman Margin Belum Reda

PMI manufaktur Indonesia kembali ekspansi, sinyal positif bagi sektor riil. Cek daftar emiten yang berpotensi diuntungkan jika tren ini berlanjut.

INDEKS BERITA

Terpopuler