KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Anomali terjadi di bisnis multifinance. Di saat bisnis pembiayaan sedang melesu, saham-saham perusahaan multifinance memiliki kinerja yang lumayan ciamik di tahun ini.
Jika melihat pergerakan harganya di tahun ini atau year-to-date (ytd), mayoritas emiten multifinance berada di zona hijau. Tercatat, ada enam dari 10 emiten multifinance per 15 Agustus 2021 yang masih membukukan pertumbuhan harga saham.
Di posisi pertama ada BFI Finance yang harga sahamnya tumbuh hingga 94,64% ytd hingga Rp 1.090. Padahal, jika melihat laporan keuangannya untuk semester satu, pendapatan BFI mengalami penurunan 19,65% yoy menjadi Rp 1,96 triliun. Sedang laba BFI naik 46,7% yoy atau senilai Rp 487,4 miliar.
Direktur Keuangan BFI Finance Sudjono menyebutkan pergerakan harga saham sebagai dinamika pasar. Ia menambahkan, investor ritel saham BFIN saat ini cukup besar hingga volume transaksi juga sangat likuid.
