Kongsi META, ADHI dan ACST Garap Tol JORR Elevated Cikunir - Ulujami Rp 21,26 Triliun

Rabu, 13 September 2023 | 20:36 WIB
Kongsi META, ADHI dan ACST Garap Tol JORR Elevated Cikunir - Ulujami Rp 21,26 Triliun
[ILUSTRASI. Foto udara kendaraan melintas di ruas Jalan Tol Lingkar Luar di kawasan Jalan TB Simatupang, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (22/12/2021).]
Reporter: Tedy Gumilar | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tiga emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) menjalin kongsi untuk menggarap Proyek Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) Elevated Cikunir - Ulujami. Ketiganya adalah PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) lewat anak usahanya; PT Marga Metro Nusantara, PT Adhi Karya Tbk (ADHI) dan PT Acset Indonusa Tbk (ACST).

Bentuk kongsi ketiga emiten tersebut berupa pendirian entitas bernama PT Jakarta Metro Ekspressway (JKTMetro) pada 8 September 2023. Di perusahaan hasil kongsi tersebut, META menjadi pemegang saham mayoritas dengan kepemilikan 85% saham. Sementara ADHI dan ACST masing-masing mengempit 10% dan 5% saham.

Modal dasar perusahaan hasil patungan tersebut sebesar Rp 100 miliar. Sedangkan modal yang telah ditempatkan dan disetor Rp 26,90 miliar.

Merujuk penjelasan Farid Budiyanto, Sekretaris Perusahaan PT Adhi Karya Tbk (13/9/2023) PT Jakarta Metro Ekspressway dibentuk untuk melaksanakan pengusahaan Jalan Tol Elevated Cikunir - Ulujami. Meliputi pendanaan, perencanaan teknik, pelaksanaan konstruksi, pengoperasian dan pemeliharaan jalan tol.

Baca Juga: Stock Split Bukan Jaminan Perdagangan Saham SOHO Bakal Makin Likuid dan Menarik

Sementara berdasar data Kementerian Keuangan, Proyek JORR Elevated Cikunir - Ulujami merupakan Proyek Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) atas Prakarsa Badan Usaha (unsolicited). Proyek ini diperkirakan menelan investasi sebesar Rp 21,26 triliun dengan masa konsesi selama 45 tahun. 

Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) Elevated Ruas Cikunir - Ulujami terbentang sepanjang 21,50 kilometer dengan titik awal berlokasi di Jatiasih dan titik akhir berlokasi di persimpangan Ulujami dan dirancang untuk kecepatan 80 km/jam.

Konsorsium PT Marga Metro Nusantara, Adhi Karya dan Acset Indonusa telah ditetapkan sebagai pemenang lelang proyek tersebut pada 13 Juli 2023.

Bagikan

Berita Terkait

Berita Terbaru

BI Tahan Suku Bunga BI Rate 4,75%, Fokus Jaga Rupiah di Tengah Ketidakpastian Global
| Rabu, 21 Januari 2026 | 15:48 WIB

BI Tahan Suku Bunga BI Rate 4,75%, Fokus Jaga Rupiah di Tengah Ketidakpastian Global

BI Rate tetap 4,75% pada hari ini (21/1) di saat nilai tukar rupiah mencapai level paling lemah sepanjang sejarah.

Rebound PANI & CBDK Pasca Rights Issue, Prospek 2026 Cukup Menjanjikan
| Rabu, 21 Januari 2026 | 11:00 WIB

Rebound PANI & CBDK Pasca Rights Issue, Prospek 2026 Cukup Menjanjikan

Kembalinya minat investor terhadap saham PANI dan CBDK mencerminkan optimisme pasar terhadap prospek jangka menengah.

Prospek Emas Dongkrak Laba & Saham ANTM 2026
| Rabu, 21 Januari 2026 | 10:00 WIB

Prospek Emas Dongkrak Laba & Saham ANTM 2026

Kenaikan harga emas berpotensi langsung mengerek pendapatan dan margin segmen emas yang menjadi salah satu kontributor utama laba ANTM.

Mengawasi Manipulasi Bukan Menghukum Kenaikan
| Rabu, 21 Januari 2026 | 09:14 WIB

Mengawasi Manipulasi Bukan Menghukum Kenaikan

Istilah saham gorengan bermasalah karena bukan terminologi baku di pasar modal. Istilah lebih tepat dan dikenal luas adalah manipulasi pasar. 

Rupiah Dekati Rp 17.000, Potensi Rugi Hantui Pasar Saham, Cek Proyeksi IHSG Hari Ini
| Rabu, 21 Januari 2026 | 08:41 WIB

Rupiah Dekati Rp 17.000, Potensi Rugi Hantui Pasar Saham, Cek Proyeksi IHSG Hari Ini

Nilai tukar rupiah semakin mendekati Rp 17.000. Kondisi ini memicu kekhawatiran terhadap stabilitas makro dan potensi aliran keluar dana asing.

Via Dana Rights Issue IRSX Masuk Bisnis Hiburan, Peluang Besar dengan Risiko Eksekusi
| Rabu, 21 Januari 2026 | 08:35 WIB

Via Dana Rights Issue IRSX Masuk Bisnis Hiburan, Peluang Besar dengan Risiko Eksekusi

Kinerja emiten lain yang lebih dulu bermain di bisnis hiburan pada tahun 2025 tidak selalu konsisten naik.

Fundamental Sektor Tambang Mineral Diklaim Oke, Saham MDKA bisa Terbang ke 3.800?
| Rabu, 21 Januari 2026 | 08:23 WIB

Fundamental Sektor Tambang Mineral Diklaim Oke, Saham MDKA bisa Terbang ke 3.800?

Reli harga saham nikel belakangan ini lebih didorong oleh ekspektasi pasar dan posisi spekulatif ketimbang penguatan fundamental murni.

Euforia Meikarta Jadi Rusun Subsidi Meredup, Saham LPCK Longsor Usai Sempat Melejit
| Rabu, 21 Januari 2026 | 08:06 WIB

Euforia Meikarta Jadi Rusun Subsidi Meredup, Saham LPCK Longsor Usai Sempat Melejit

Fundamental PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) mulai membaik, terlepas dari isu Meikarta yang bakal diubah jadi rusun bersubsidi.

 OJK Ambil Alih Kendali Penuh dari Bappebti, Perlindungan Investor Kripto Jadi Fokus
| Rabu, 21 Januari 2026 | 07:52 WIB

OJK Ambil Alih Kendali Penuh dari Bappebti, Perlindungan Investor Kripto Jadi Fokus

Selama masa peralihan, koordinasi pengaturan dan pengawasan aset keuangan digital, termasuk aset kripto melalui pembentukan working group.

IHSG Menuai Berkah Saat Rupiah Terkapar Parah, Pada Titik Ini Bakal Kena Imbas Juga
| Rabu, 21 Januari 2026 | 07:42 WIB

IHSG Menuai Berkah Saat Rupiah Terkapar Parah, Pada Titik Ini Bakal Kena Imbas Juga

Pasca pandemi Covid-19 pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan rupiah tak lagi selalu berjalan beriringan.

INDEKS BERITA

Terpopuler