Korea Utara Tembakkan Rudal Balistik, AS Berharap Ada Negosiasi

Jumat, 26 Juli 2019 | 08:21 WIB
Korea Utara Tembakkan Rudal Balistik, AS Berharap Ada Negosiasi
[]
Reporter: Narita Indrastiti | Editor: Narita Indrastiti

KONTAN.CO.ID - SEOUL. Korea Utara melakukan uji coba dengan menembakkan dua rudal balistik jarak pendek baru, Kamis (25/7). Para pejabat Korea Selatan dan AS mengatakan, uji coba rudal ini merupakan yang pertama sejak Kim Jong Un dan Presiden AS Donald Trump setuju untuk menghidupkan kembali pembicaraan denuklirisasi pada bulan lalu.

Departemen Luar Negeri AS mendesak Pyongyang untuk menahan diri dari provokasi. AS juga masih berharap bisa kembali melakukan pembicaraan dengan Korea Utara yang sempat terhenti sejak pertemuan di Hanoi pada Februari silam. 

koBaca Juga: Korsel: Korea Utara menembakkan proyektil dari sekitar Wonsan 

Sekretaris Negara AS Mike Pompeo mengatakan, Washington terus melihat jalan diplomatik dan berupaya adanya pembicaraan baru dalam beberapa minggu ke depan. 

“Kami ingin diplomasi berhasil. Kami ingin pimpinan Korut Kim Jong Un memenuhi janji yang dibuat ke Trump, "katanya dalam sebuah wawancara dengan televisi Bloomberg.

Kim dan Trump sudah dua kali bertemu untuk membahas perbaikan hubungan kedua negara. Korea Selatan, yang juga sudah mendukung upaya Korea Utara dan Amerika Serikat untuk mengakhiri permusuhan selama bertahun-tahun, mendesak Pyongyang untuk menghentikan tindakan-tindakan yang tidak membantu meredakan ketegangan. Menurut Korea Selatan, serangkaian tes militer itu menimbulkan ancaman militer.

Kim mengatakan...

Kim mengatakan, peluncuran rudal itu merupakan peringatan kepada 'penghasut perang' Korea Selatan 
Salah satu misil yang ditembakkan Korea Utara adalah desain baru.

Dua pejabat AS yang enggan disebut namanya mengatakan, rudal itu mirip dengan jenis yang diuji Korea Utara pada Mei lalu, namun nampaknya dengan kemampuan yang lebih meningkat. 

Tes rudal balistik menjadi pelanggaran resolusi Dewan Keamanan AS yang melarang penggunaan teknologi semacam itu oleh Korea Utara. Korea Utara menolak pembatasan itu sebagai pelanggaran atas haknya untuk membela diri.

Peluncuran ini merupakan kemunduran bagi Trump, yang telah berulang kali memuji pembekuan Korea Utara dalam pengujian bom nuklir dan rudal jarak jauh sejak 2017. Pompeo dan Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong Ho diperkirakan akan bertemu di sela-sela forum keamanan Asia Tenggara di Bangkok minggu depan. Tetapi sumber diplomatik mengatakan kepada Reuters pada hari Kamis bahwa Ri telah membatalkan perjalanannya ke konferensi.

Bagikan

Berita Terbaru

Harga Energi Berfluktuasi, RAJA Tetap Mengantongi Laba Tinggi
| Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:57 WIB

Harga Energi Berfluktuasi, RAJA Tetap Mengantongi Laba Tinggi

Laba bersih PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) tumbuh 100,44% yoy menjadi US$ 22,75 juta pada akhir semester pertama lalu.

Gubernur BI di Zaman yang Tak Pasti
| Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:13 WIB

Gubernur BI di Zaman yang Tak Pasti

Ukuran keberhasilan gubernur BI bukan popularitas atau ketenangan pasar selama satu-dua hari, melainkan kepercayaan.

Transparansi ETF Emas
| Rabu, 12 Agustus 2026 | 10:55 WIB

Transparansi ETF Emas

Ingat, tanpa transparansi emas fisik dan jaminan likuiditas, maka ETF emas berisiko merugikan investor. 

Rapor Merah IPO BUMN Membayangi Rencana Danantara Boyong Pelat Merah ke Lantai Bursa
| Rabu, 12 Agustus 2026 | 10:01 WIB

Rapor Merah IPO BUMN Membayangi Rencana Danantara Boyong Pelat Merah ke Lantai Bursa

Dari 13 BUMN dan anak usaha BUMN non-bank yang IPO sejak 2010, hanya PGEO yang sahamnya mampu bertahan di atas harga perdana.

Penjualan Ritel Juga Diperkirakan Menurun
| Rabu, 12 Agustus 2026 | 09:16 WIB

Penjualan Ritel Juga Diperkirakan Menurun

Indeks Penjualan Riil (IPR) Juli 2026 diperkirakan berada di level 224,4, turun 0,7% per bulan      

Penerimaan Pajak Baru Setengah Target
| Rabu, 12 Agustus 2026 | 09:11 WIB

Penerimaan Pajak Baru Setengah Target

Realisasi penerimaan pajak hingga akhir Juli 2026 baru mencapai 51% dari target                     

Kasus Korupsi Ekspor CPO 15 Perusahaan Sawit Masuk Pengadilan, Kerugian Rp 7,3 T
| Rabu, 12 Agustus 2026 | 09:07 WIB

Kasus Korupsi Ekspor CPO 15 Perusahaan Sawit Masuk Pengadilan, Kerugian Rp 7,3 T

Skandal ini menjadi sorotan tajam setelah hasil audit BPKP mengungkap angka fantastis kerugian negara yang mencapai Rp 7,3 triliun.​

Usai Dapat Kontrak Rp 22 Triliun Saham DEWA Melandai, Investor Tunggu Pembuktian
| Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:38 WIB

Usai Dapat Kontrak Rp 22 Triliun Saham DEWA Melandai, Investor Tunggu Pembuktian

Efek kontrak Sebuku Sejaka Coal (SSC) ke EBITDA PT Darma Henwa Tbk (DEWA) diproyeksikan sekitar 4% pada 2026.

Saham Duo Garuda GIAA dan GMFI Kompak Terbang, Masih Aman Buat Dikejar?
| Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:10 WIB

Saham Duo Garuda GIAA dan GMFI Kompak Terbang, Masih Aman Buat Dikejar?

Kenaikan harga saham Grup Garuda, yakni GIAA dan GMFI dibumbui cerita soal aksi korporasi dan dukungan pemerintah.

Antara MSCI dan Indeks Kepercayaan Konsumen, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
| Rabu, 12 Agustus 2026 | 07:44 WIB

Antara MSCI dan Indeks Kepercayaan Konsumen, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Investor juga cenderung wait and see menjelang review MSCI pada 12 Agustus. Ini katalis penting bagi arah IHSG dan aliran dana asing.

INDEKS BERITA

Terpopuler