Kredit Konsumer Berpotensi Bermasalah Pasca-Lebaran, Bank Bersiap Mengantisipasi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Setelah masa libur Lebaran, ada kemungkinan kualitas kredit konsumer mengalami penurunan. Pengeluaran masyarakat yang meningkat selama libur panjang sering kali berdampak pada kelancaran pembayaran cicilan kredit setelah liburan berakhir.
Data Bank Indonesia (BI) menunjukkan bahwa kualitas kredit mulai memburuk sejak awal 2025. Rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) mengalami peningkatan, terutama di sektor kredit konsumtif.
- NPL kredit rumah tangga naik dari 2,02% di Desember 2024 menjadi 2,22% di Februari 2025.
- NPL Kredit Pemilikan Rumah (KPR) menjadi yang tertinggi, mencapai 2,94% di Februari 2025, naik dari 2,61% di akhir 2024.
- NPL kredit multiguna juga meningkat dari 1,44% menjadi 1,55% pada periode yang sama.
Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah berlangganan? MasukBerlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama. Anda dapat menggunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Kontan Digital Premium Access
Business Insight, Epaper Harian + Tabloid, Arsip Epaper 30 Hari
Rp 120.000
Business Insight
Hanya dengan 20rb/bulan Anda bisa mendapatkan berita serta analisis ekonomi bisnis dan investasi pilihan