Kurs Rupiah Hari Ini (18/1) Digerakkan Kebijakan Moneter Eksternal
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah dalam tren melemah pada Selasa (18/1). Perpaduan sentimen eksternal dan internal ikut menekan rupiah.
Kepala Ekonom BCA David Sumual mengungkapkan, rilis neraca perdagangan di bawah ekspektasi jadi katalis negatif. Neraca dagang pada Desember 2021 surplus US$ 1,02 miliar, lebih rendah dari US$ 3,51 miliar. Hal ini diartikan ekonomi Indonesia mulai menggeliat karena impor naik.
"Para pejabat The Fed menyatakan akan menaikkan suku bunga AS pada Maret, membawa dollar AS lebih perkasa," kata David. Ia menyebut pasar juga mengawasi kenaikan kasus omicron.
Baca Juga: Ekonom: Ada Potensi Penurunan Surplus Neraca Perdagangan di Tahun 2022
Analis Monex Investindo Futures Faisyal menyebut sentimen negatif lain yang datang dari eksternal adalah kekhawatiran perlambatan ekonomi di China. Hal ini sejalan keputusan PBoC memangkas bunga pinjaman jangka menengah 10 bps menjadi 3,8%.
Faisyal memproyeksikan, rupiah melemah Selasa (18/1) di Rp 14.265 - Rp 14.350. Sementara David memperkirakan rupiah melemah tipis di Rp 14.300 - Rp 14.350.
Senin (17/1), rupiah di pasar spot melemah 0,19% ke Rp 14.324. Kurs Jisdor BI rupiah melemah 0,09% di Rp 14.323.
Baca Juga: Rupiah Melemah, Imbas Penguatan Dolar AS dan Turunnya Surplus Neraca Perdagangan
