Kurs Rupiah Hari Ini (2/2) Bakal Terbantu Data Domestik yang Positif

Kamis, 02 Februari 2023 | 04:55 WIB
Kurs Rupiah Hari Ini (2/2) Bakal Terbantu Data Domestik yang Positif
[]
Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah kembali menguat pada Rabu (1/2). Kurs referensi Jisdor menguat tipis 0,01% jadi Rp 14.991 per dollar Amerika Serikat (AS). Kurs spot rupiah juga menguat 0,11% ke Rp 14.975.

Rupiah berpotensi bergerak mendatar pada Kamis (2/2) ini. Sebab, keputusan The Fed akan mempengaruhi rupiah. Di sisi lain, Senior Economist KB Valbury Sekuritas Fikri C. Permana mengatakan, rupiah akan terdorong oleh sejumlah data ekonomi domestik Indonesia yang tercatat positif di  awal pekan ini. 

Baca Juga: Rupiah Bisa Lebih Kuat Hari Ini (1/2) Jika Pasar Tak Tunggu Hasil Rapat The Fed

Salah satunya adalah data Purchasing Managers's Index (PMI) sektor manufaktur. Indeks ini naik jadi 51,3 pada Januari 2023 dari sebelumnya di 50,9. Inflasi juga melandai ke 5,3% dari 5,5%. 

Tapi Direktur Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi menilai indeks dollar AS berpotensi kembali menguat."Bila pernyataan The Fed hawkish, maka akan membebani mata uang Asia," kata dia. Namun, aliran modal asing ke Indonesia bisa membantu penguatan rupiah.

Fikri memprediksi rupiah bergerak di Rp 14.850-Rp 15.050. Sedangkan, Ibrahim memprediksi rupiah menguat dan bergerak antara Rp 14.960-Rp 15.030 per dollar AS. 

Baca Juga: Rupiah Menguat Hari Ini, Simak Prediksinya untuk Kamis (2/2)

Bagikan

Berita Terbaru

Transaksi Aplikasi Super Nasabah Bisnis Kian Masif
| Senin, 16 Maret 2026 | 03:00 WIB

Transaksi Aplikasi Super Nasabah Bisnis Kian Masif

​Bank pelat merah gencar digitalisasi, transaksi super app melonjak, ribuan perusahaan kelola keuangan real-time dalam satu platform

Saham Blue Chip Anjlok, Bank Siap Aksi Buyback
| Senin, 16 Maret 2026 | 02:55 WIB

Saham Blue Chip Anjlok, Bank Siap Aksi Buyback

​Saham bank melemah, BBCA, BBNI, Mandiri, dan BBRI lakukan buyback untuk stabilkan harga dan tarik kepercayaan investor

Asuransi Masih Waspadai Dinamika Pasar Otomotif
| Senin, 16 Maret 2026 | 02:45 WIB

Asuransi Masih Waspadai Dinamika Pasar Otomotif

Pelaku bisnis asuransi kendaraan berharap kenaikan penjualan mobil di awal 2026 bisa terjaga secara konsisten agar bisa memulihkan kinerja.

Efek Konflik Iran terhadap Ekonomi Indonesia
| Senin, 16 Maret 2026 | 02:38 WIB

Efek Konflik Iran terhadap Ekonomi Indonesia

Membiarkan defisit melebar lebih dari 3%, dengan mengubah ambang batas defisit, akan menurunkan kepercayaan investor terhadap fiskal Indonesia.

Surya Semesta Internusa (SSIA) Genjot Pengembangan Subang Smartpolitan
| Senin, 16 Maret 2026 | 02:30 WIB

Surya Semesta Internusa (SSIA) Genjot Pengembangan Subang Smartpolitan

Kontribusi terbesar penjualan lahan industri pada tahun ini masih akan berasal dari pengembangan kawasan industri Subang Smartpolitan.

Kredit Ditarget Tinggi, Saat UMKM Masih Tercekik
| Senin, 16 Maret 2026 | 02:30 WIB

Kredit Ditarget Tinggi, Saat UMKM Masih Tercekik

Tekanan segmen UMKM masih berat hingga awal 2026 ini. Ini tercermin dari penurunan portofolio, disertai dengan kualitas aset yang memburuk. ​

Pebisnis CPO Pantau Revisi Aturan DHE
| Senin, 16 Maret 2026 | 02:15 WIB

Pebisnis CPO Pantau Revisi Aturan DHE

Gapki pada prinsipnya tidak mempermasalahkan revisi aturan DHE secara keseluruhan dan hanya ikeberatan soal besaran penahanan DHE.

Pasokan Bahan Baku Industri Mulai Tersendat
| Senin, 16 Maret 2026 | 02:00 WIB

Pasokan Bahan Baku Industri Mulai Tersendat

Eskalasi konflik di Timur Tengah menghambat rantai pasok dan logistik. Akibatnya, industri manufaktur mulai kesulitan memperoleh bahan baku

Menkeu Akui Kebijakan Bea Keluar Batubara Alot, Ini Komentar Pengusaha Batubara
| Senin, 16 Maret 2026 | 01:24 WIB

Menkeu Akui Kebijakan Bea Keluar Batubara Alot, Ini Komentar Pengusaha Batubara

Sebelum menerapkan bea keluar, pemerintah diminta perlu melihat sejumlah beban dan kondisi industri batubara.

Net Sell Rp 1,57 T Saat IHSG Tumbang 5,91% Sepekan, Ini Prediksi Jelang Libur Panjang
| Minggu, 15 Maret 2026 | 18:58 WIB

Net Sell Rp 1,57 T Saat IHSG Tumbang 5,91% Sepekan, Ini Prediksi Jelang Libur Panjang

IHSG anjlok 5,91% pekan lalu, terdalam di Asia Tenggara. Sentimen geopolitik dan libur panjang picu koreksi, waspadai level support 7.000.

INDEKS BERITA

Terpopuler