Laba Emiten Kelapa Sawit Kompak Tumbuh, Mana yang Paling Menarik di Semester II-2026?
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja emiten sektor kelapa sawit di semester I-2026 mayoritas menunjukkan tren yang cukup solid. Bila melihat enam emiten yang dipantau oleh BRI Danareksa Sekuitas, lima perusahaan mencatat pertumbuhan laba.
Sebagai gambaran, PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) membukukan laba bersih Rp 2,04 triliun, naik 20,5% secara tahunan atau year on year (YoY). Selanjutnya, PT Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) mencatat laba Rp 891 miliar atau tumbuh 24,6% YoY.
PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) membukukan laba Rp1 triliun, naik 9,3% YoY. Sementara itu, laba PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) tercatat Rp 265 miliar atau meningkat 27,4% YoY, sedangkan PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) membukukan laba Rp 211 miliar, tumbuh 22,7% YoY. Hanya PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) yang mencatat penurunan laba, meski tipis, sebesar 1,2% YoY.
Kinerja tersebut terjadi di tengah harga CPO yang masih memberikan dukungan terhadap profitabilitas sektor. Adapun harga referensi CPO Indonesia untuk September 2026 bahkan naik 1,10% menjadi US$ 1.007,51 per ton.
Memasuki semester II-2026, prospek sektor sawit dinilai masih konstruktif. Salah satu katalis terpenting adalah implementasi penuh program mandatori biodiesel B50 yang mulai berjalan pada Juli 2026.
