Laba Naik 77%, Hermina (HEAL) Akan Menambah Empat Rumahsakit Baru

Senin, 29 Juli 2019 | 05:30 WIB
Laba Naik 77%, Hermina (HEAL) Akan Menambah Empat Rumahsakit Baru
[]
Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: A.Herry Prasetyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten rumah sakit PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) membukukan pertumbuhan kinerja double digit pada semester I-2019.

Kenaikan pengelola rumahsakit Hermina tersebut berkat pendapatan pada layanan rawat inap dan rawat jalan .

Pada periode tersebut, pendapatan Hermina naik 17,88% secara year on year (yoy) menjadi Rp 1,78 triliun.

Pendapatan tersebut berasal dari pendapatan layanan rawat inap yang naik 19,44% secara yoy menjadi Rp 1,24 triliun.

Sedangkan pendapatan dari layanan rawat jalan tumbuh 14,71% secara tahunan menjadi Rp 753,17 miliar.

Selain dari bisnis rumah sakit, Hermina juga memperoleh pendapatan dari bisnis non-rumah sakit sebesar Rp 8,52 miliar.

Kenaikan pendapatan ini senada dengan laba neto periode berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar 77,14% yoy menjadi Rp 124,64 miliar.

Meski kinerja telah tumbuh, Hermina masih akan terus ekspansi. 

Investor Relation Medikaloka Hermina Janet Kurniawan menjelaskan, perusahaan ini menargetkan pada 2020 sudah memiliki 40 rumah sakit.

"Saat ini, sudah ada 32 rumah sakit dan rencananya tahun ini HEAL akan menambah empat rumah sakit," jelas dia.

Perinciannya, Hermina akan membangun tiga rumahsakit baru dan akuisisi satu rumah sakit di Pekalongan, Jawa Tengah, pada 2019.

Tiga rumahsakit baru yang akan didirikan masih dalam tahap pembangunan dan akan dibuka pada akhir tahun ini.

Hermina menganggarkan belanja modal alias capital expenditure (capex) sebesar Rp 800 miliar. Hingga saat ini, lanjut Janet, Hermina telah menyerap Rp 288,4 miliar.

Dana tersebut untuk memenuhi kebutuhan investasi, pemeliharaan dan ekspansi, baik itu organik maupun anorganik.

Selain giat ekspansi rumah sakit, Hermina juga menjalin kerjasama dengan pemerintah lewat program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Bahkan, setengah pendapatan bersih Hermina berasal dari pasien Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Hermina juga masih mampu menjaga marjin dengan menerapkan skala ekonomi, penerapan efesiensi operasional, dan adopsi teknologi.

Jumat (26/7), saham HEAL stagnan di Rp 3.150 per saham.

Bagikan

Berita Terbaru

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,11% Ditopang Industri Pengolahan & Jasa, Tambang Pemberat
| Kamis, 05 Februari 2026 | 13:56 WIB

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,11% Ditopang Industri Pengolahan & Jasa, Tambang Pemberat

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% secara tahunan, meningkat dibandingkan pertumbuhan 2024 yang sebesar 5,03%.

Tertekan Aturan Impor Pakan, Saham Poultry Masih Layak Diperhatikan
| Kamis, 05 Februari 2026 | 13:55 WIB

Tertekan Aturan Impor Pakan, Saham Poultry Masih Layak Diperhatikan

Perubahan aturan impor bahan baku pakan ternak, berpotensi memberi tekanan jangka pendek pada margin industri perunggasan.

Hai MSCI, Upaya Pembenahan di BEI Tak Menyentuh Persoalan Krusial nan Kontroversial
| Kamis, 05 Februari 2026 | 10:17 WIB

Hai MSCI, Upaya Pembenahan di BEI Tak Menyentuh Persoalan Krusial nan Kontroversial

UMA, suspensi, dan PPK tidak pernah disertai penjelasan substantif mengenai jenis anomali, tingkat risiko, atau parameter yang dilanggar.

Jika Kenaikan Free Float 15% Diterapkan, Ada 267 Emiten Tak Bisa Penuhi Ketentuan
| Kamis, 05 Februari 2026 | 10:02 WIB

Jika Kenaikan Free Float 15% Diterapkan, Ada 267 Emiten Tak Bisa Penuhi Ketentuan

BEI menegaskan, jika kenaikan free float 15% diterapkan, ada 267 emiten yang belum bisa memenuhi ketentuan.​

Investor Mulai Melirik Saham Berbasis Fundamental
| Kamis, 05 Februari 2026 | 09:49 WIB

Investor Mulai Melirik Saham Berbasis Fundamental

Prospek emiten penghuni indeks LQ45 dinilai cukup positif seiring meningkatnya minat investor terhadap saham-saham berfundamental kuat.

Ada Peringatan dari Bank Dunia, Simak Proyeksi Kurs Rupiah Hari Ini, Kamis (5/2)
| Kamis, 05 Februari 2026 | 09:35 WIB

Ada Peringatan dari Bank Dunia, Simak Proyeksi Kurs Rupiah Hari Ini, Kamis (5/2)

Bank Dunia yang menilai, Indonesia berisiko sulit keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah (middle income trap).

Harga Minyak Mentah Naik, Emiten Siap Pacu Kinerja
| Kamis, 05 Februari 2026 | 09:27 WIB

Harga Minyak Mentah Naik, Emiten Siap Pacu Kinerja

Dalam sebulan terakhir, harga minyak mentah jenis WTI dan Brent melejit hampir 10%. Ini jadi sentimen positif bagi prospek kinerja emiten migas.

Penjualan Emas Tahun 2025 Turun, Kinerja Aneka Tambang (ANTM) Tertolong Bisnis Nikel
| Kamis, 05 Februari 2026 | 09:20 WIB

Penjualan Emas Tahun 2025 Turun, Kinerja Aneka Tambang (ANTM) Tertolong Bisnis Nikel

Kendati volume produksi dan penjualan emas merosot pada 2025, segmen nikel dan bauksit PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mengalami pertumbuhan tinggi. 

Alokasikan Total Dana Jumbo, Empat Emiten Prajogo Menggelar Buyback Saham
| Kamis, 05 Februari 2026 | 09:10 WIB

Alokasikan Total Dana Jumbo, Empat Emiten Prajogo Menggelar Buyback Saham

Dari keempat emiten Grup Barito tersebut, TPIA dan BREN mengalokasikan dana paling jumbo untuk buyback saham, yakni masing-masing Rp 2 triliun.

Edwin Soeryadjaya Tambah Kepemilikan Saham di Saratoga (SRTG)
| Kamis, 05 Februari 2026 | 08:59 WIB

Edwin Soeryadjaya Tambah Kepemilikan Saham di Saratoga (SRTG)

Total dana yang dikucurkan Edwin dalam transaksi tersebut Rp 2,47 miliar. Nilai transaksi pertama Rp 796,09 juta dan kedua Rp 1,68 miliar. ​

INDEKS BERITA

Terpopuler