Larangan Ekspor CPO akan Berdampak ke PDB
KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Ekspor minyak sawit mentah alias crude palm oil (CPO) dan tuunannya berperan penting atas produk domestik bruto (PDB) Indonesia. Alhasil, pelarangan ekspor komoditas tersebut berpotensi menganggu ekonomi.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono mengungkapkan, ekspor CPO memberikan kontribusi sekitar 2,5% terhadap PDB Indonesia pada kuartal I-2022 Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB). Adapun nominal PDB ADHB tiga bulan pertama tahun ini tercatat Rp 4.513 triliun. Artinya, ekspor CPO berkontribusi sebesar Rp 112,83 triliun terhadap PDB Indonesia kuartal I-2022.
