Manfaatkan Momentum Kenaikan Harga, Ivan Sindoro Jual 15,96 Juta Saham FITT

Selasa, 12 Oktober 2021 | 11:01 WIB
Manfaatkan Momentum Kenaikan Harga, Ivan Sindoro Jual 15,96 Juta Saham FITT
[ILUSTRASI. Fitra Hotel yang dikelola PT Hotel Fitra International Tbk (FITT). Salah satu investor kakap melepas sebagian kepemilikannya di saham FITT. DOK/FITT]
Reporter: Tedy Gumilar | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Momentum kenaikan harga saham FITT rupa-rupanya tidak disia-siakan sejumlah investornya. Salah seorang investor kakap di PT Hotel Fitra International Tbk, diketahui telah melego sebagian kepemilikan sahamnya.

Investor dimaksud adalah Ivan Sindoro, pemegang 50.958.000 saham, setara 8,49 persen saham FITT. Per 30 September 2021, Ivan Sindoro merupakan investor terbesar keempat di FITT.

Lewat serangkaian transaksi yang berlangsung pada 8 dan 11 Oktober 2021, Ivan Sindoro telah menjual total 15,96 juta saham, tepatnya 15.958.000 saham FITT. Jumlah saham sebanyak ini setara 2,66 persen dari mdoal disetor dan ditempatkan penuh pada FITT.

Pasca transaksi tersebut, Ivan Sindoro masih menguasai 35 juta lembar, atau 5,83 persen saham FITT, pengelola Fitra Hotel di Majalengka, Jawa Barat.

Ivan Sindoro, dalam suratnya ke Bursa Efek Indonesia, Selasa (12/10) menyebut tujuan transaksi itu untuk melepas kepemilikan sahamnya.

Baca Juga: Menko Marves Luhut Pimpin Percepatan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Penjualan saham yang dilakukan Ivan Sindoro berlangsung tatkala harga saham FITT tengah menanjak. Pada 8 Oktober 2021 misalnya, saham FITT ditutup di Rp 250 per saham. 

Pada hari yang sama, Ivan Sindoro melego 5.958.000 saham FITT dalam dua kali transaksi di harga rata-rata Rp 248,64 per saham.

Berikutnya, pada 11 Oktober 2021 ia menjual 10 juta saham lewat empat kali transaksi dengan harga jual rata-rata di Rp 237,14 per saham. Hari itu harga saham FITT ditutup di Rp 234 per saham. 

Secara keseluruhan, dari serangkaian transaksi penjualan saham FITT, Ivan Sindoro meraup dana segar sekitar Rp 3,85 miliar. 

 

 

Sejak awal Oktober 2021, harga saham FITT memang tengah melonjak. Pada 1 Oktober 2021, harga sahamnya masih nongkrong di Rp 142 per saham. Hari ini (12/10) hingga pukul 10.56 saham FITT ada di Rp 228 per saham.

Selanjutnya: Emiten Lo Kheng Hong PTRO Raih Kontrak Jasa Pertambangan Senilai Rp 3,77 Triliun

 

Bagikan

Berita Terbaru

Prospek MIKA 2026 Tetap Solid dan Margin Terjaga Meski Pasien BPJS Menyusut
| Selasa, 10 Februari 2026 | 09:30 WIB

Prospek MIKA 2026 Tetap Solid dan Margin Terjaga Meski Pasien BPJS Menyusut

Persaingan bisnis rumah sakit semakin sengit sehingga akan memengaruhi ekspansi, khususnya ke kota-kota tier dua.

Perluas Kapasitas Panas Bumi, Prospek Saham PGEO Masih Menarik?
| Selasa, 10 Februari 2026 | 09:26 WIB

Perluas Kapasitas Panas Bumi, Prospek Saham PGEO Masih Menarik?

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) terus menggeber ekspansi pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) miliknya.

Wira Global Solusi (WGSH) Akan Menebar Saham Bonus Dengan Rasio 1:1
| Selasa, 10 Februari 2026 | 09:06 WIB

Wira Global Solusi (WGSH) Akan Menebar Saham Bonus Dengan Rasio 1:1

Saham bonus yang akan dibagikan PT Wira Global Solusi Tbk (WGSH) berasal dari kapitalisasi tambahan modal disetor atau agio saham tahun buku 2024.

Momentum Ramadan Berpotensi Dorong Pertumbuhan Darya-Varia (DVLA)
| Selasa, 10 Februari 2026 | 09:02 WIB

Momentum Ramadan Berpotensi Dorong Pertumbuhan Darya-Varia (DVLA)

Momentum Ramadan dinilai bakal menjadi salah satu katalis positif bagi emiten farmasi. Salah satunya PT Darya-Varia Laboratoria Tbk.​

Proyek Hilirisasi BPI Danantara Menyengat Prospek Emiten BEI
| Selasa, 10 Februari 2026 | 08:56 WIB

Proyek Hilirisasi BPI Danantara Menyengat Prospek Emiten BEI

Proyek hilirisasi Danantara juga membuka peluang keterlibatan emiten pendukung, baik di sektor energi, logistik, maupun konstruksi.

Tembus Rp 5,50 Triliun, Laba Indosat (ISAT) Tumbuh Dua Digit Pada 2025
| Selasa, 10 Februari 2026 | 08:48 WIB

Tembus Rp 5,50 Triliun, Laba Indosat (ISAT) Tumbuh Dua Digit Pada 2025

Segmen selular jadi kontributor utama pertumbuhan kinerja PT Indosat Tbk (ISAT) di sepanjang tahun 2025.

Saatnya Peningkatan Integritas Pasar Modal Menghadapi Turbulensi
| Selasa, 10 Februari 2026 | 08:33 WIB

Saatnya Peningkatan Integritas Pasar Modal Menghadapi Turbulensi

Pelaksanaan aturan ini tidak langsung, tapi ada waktu transisi. Ini penting agar pemilik dan pengendali punya waktu menyusun strategi 

Kinerja Bank Mandiri (BMRI) Tetap Kokoh di 2025, Diprediksi Berlanjut di 2026
| Selasa, 10 Februari 2026 | 08:11 WIB

Kinerja Bank Mandiri (BMRI) Tetap Kokoh di 2025, Diprediksi Berlanjut di 2026

Sentimen positif bagi BMRI di tahun 2026 berasal dari fundamental yang solid dan efisiensi berkelanjutan.

Melawan Arus Badai MSCI, Saham RALS Melesat Jelang Ramadan dan Idul Fitri 2026
| Selasa, 10 Februari 2026 | 07:57 WIB

Melawan Arus Badai MSCI, Saham RALS Melesat Jelang Ramadan dan Idul Fitri 2026

Penjualan periode Lebaran menyumbang hampir 30% dari total target penjualan tahunan PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS).

Efek Berantai, Prospek Negatif Moody’s Bikin Saham Big Caps Pelat Merah Kompak Turun
| Selasa, 10 Februari 2026 | 07:43 WIB

Efek Berantai, Prospek Negatif Moody’s Bikin Saham Big Caps Pelat Merah Kompak Turun

Indonesia perlu belajar dari India yang mengalami masalah serupa pada 2012 namun bisa bangkit dan berhasil merebut kembali kepercayaan investor.

INDEKS BERITA