Margin Nikel Dibayangi Kenaikan Harga Sulfur Hingga Perubahan Regulasi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Reli harga nikel sepanjang tahun ini belum sepenuhnya membawa ketenangan bagi emiten-emiten sektor nikel. Di balik kenaikan harga komoditas, pelaku industri masih dibayangi lonjakan biaya produksi, ketidakpastian regulasi, hingga risiko gangguan rantai pasok yang berpotensi menekan margin keuntungan.
Berdasarkan data Bloomberg, harga nikel berada di level US$ 18.960 per ton pada Rabu (27/5). Meningkat 13,14% year to date (ytd).
