KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saham defensif mulai kehilangan karakteristiknya. Kenaikan harga komoditas memberikan tekanan cukup kuat bagi kinerja keuangan saham-saham ini.
Contoh, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR). Margin kotor emiten ini turun jadi 50,8% di semester pertama lalu dari periode yang sama tahun sebelumnya, 51,4%. Kenaikan beban pokok menjadi salah satu penyebab margin UNVR kontraksi (lihat tabel).
