Masa Tenang Pemilu 2024, Rekomendasi Saham Hari Ini Bisa Anda Buru

Senin, 12 Februari 2024 | 05:53 WIB
Masa Tenang Pemilu 2024, Rekomendasi Saham Hari Ini Bisa Anda Buru
[ILUSTRASI. Papan digital di ruang edukasi saham Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta (14/1/2024)KONTAN/Cheppy A. Muchlis/14/01/2024]
Reporter: Tim KONTAN | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Awal pekan ini masih merupakan masa tenang kampanye sebelum pencoblosan Pemilihan Umum (Pemilu 2024). Nah, analis menyiapkan beberapa rekomendasi saham hari ini. 

Di masa tenang Anda tetap bisa meracik sejumlah emiten yang bisa menjadi menu trading atau investasi. Berikut rekomendasi saham hari ini dari beberapa analis. 

Dayamitra Telekomunkasi (MTEL)
Hargs Rp 670

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terkait

Berita Terbaru

Rupiah Selasa (18/8) Berpotensi Menguat Terbatas, Cek Sentimen Utamanya
| Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:10 WIB

Rupiah Selasa (18/8) Berpotensi Menguat Terbatas, Cek Sentimen Utamanya

Pelemahan indeks dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi pemerintah AS menjadi sentimen utama yang menopang rupiah

Buktikan Wibawa BI
| Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:04 WIB

Buktikan Wibawa BI

Namun, independensi saja jelas tak akan cukup. Penentu wibawa bank sentral adalah konsistensi arah kebijakan yang dikomunikasikan secara jelas.

Penjualan ANTM Masih Tumbuh, Tapi Ada Risiko dari Tekanan Harga Komoditas
| Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:01 WIB

Penjualan ANTM Masih Tumbuh, Tapi Ada Risiko dari Tekanan Harga Komoditas

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mendapatkan katalis positif dari kenaikan volume penjualan komoditas pada kuartal II-2026

Adu Kuat Saham WtE, Pengaruh Utama Pertumbuhan Fundamental atau Hanya Diversifikasi?
| Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Adu Kuat Saham WtE, Pengaruh Utama Pertumbuhan Fundamental atau Hanya Diversifikasi?

Investor kian memperhatikan kualitas proyek dan kemampuan emiten mengubah peluang bisnis pengolahan sampah menjadi arus kas.

Mengapa Saham Murah Tetap Murah Dalam Waktu Lama?
| Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:57 WIB

Mengapa Saham Murah Tetap Murah Dalam Waktu Lama?

Mulai dengan, "Perusahaan mana menghasilkan return tinggi secara berkelanjutan, dan berapa harga yang pantas?"​

Awal Pekan Setelah Long Weekend, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, Selasa (18/8)
| Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:50 WIB

Awal Pekan Setelah Long Weekend, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, Selasa (18/8)

Kendati menguat, investor asing mencatatkan aksi jual bersih Rp 1,03 triliun. Hari ini, ada sejumlah faktor yang akan dicermati investor.

Perlu Disiplin Fiskal untuk Kejar Target Rupiah dan Yield SBN
| Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:34 WIB

Perlu Disiplin Fiskal untuk Kejar Target Rupiah dan Yield SBN

Target rupiah bisa tercapai dengan syarat tekanan harga minyak mereda dan arus modal kembali membaik.

Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Jadi Katalis Baru Emiten Komoditas
| Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:32 WIB

Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Jadi Katalis Baru Emiten Komoditas

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) akan beroperasi pada 1 Januari 2027

Saham BBCA Tertahan di Bawah Rp 6.400, Investor Belum Ketinggalan Kereta?
| Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:30 WIB

Saham BBCA Tertahan di Bawah Rp 6.400, Investor Belum Ketinggalan Kereta?

Selain pertumbuhan kredit, posisi Current Account Saving Account (CASA) juga menjadi salah satu kekuatan utama BBCA.

Menakar Daya Saing Sektor Industri Manufaktur Indonesia
| Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:18 WIB

Menakar Daya Saing Sektor Industri Manufaktur Indonesia

Di tengah target pemerintah meningkatkan kontribusi manufaktur terhadap PDB hingga di atas 20%, daya saing industri masih menjadi tantangan.

INDEKS BERITA

Terpopuler