Masih Banyak Gagal Bayar Bunga, Risiko MTN Masih Tinggi

Jumat, 19 Maret 2021 | 08:08 WIB
Masih Banyak Gagal Bayar Bunga, Risiko MTN Masih Tinggi
[ILUSTRASI. Beberapa perusahaan gagal membayar bunga MTN sesuai jadwal jatuh tempo. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww.]
Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: A.Herry Prasetyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemulihan ekonomi yang belum berlangsung optimal memukul kinerja sejumlah perusahaan yang memiliki kewajiban membayar bunga utang. Beberapa perusahaan bahkan terpaksa menunda pembayaran bunga lebih dari sekali.

Berdasarkan data PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), hingga pekan ketiga bulan ini, ada empat perusahaan yang mengalami gagal bayar dan terpaksa menunda pembayaran bunga utang (lihat tabel). Perusahaan tersebut sudah beberapa kali menunda pembayaran.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Pemerintah Bahas Formulasi Harga Gas
| Jumat, 26 Juni 2026 | 05:20 WIB

Pemerintah Bahas Formulasi Harga Gas

Bahlil mengaku telah berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna merumuskan formulasi harga yang lebih ideal.

Pemerintah Koreksi Anggaran Jumbo MBG
| Jumat, 26 Juni 2026 | 05:15 WIB

Pemerintah Koreksi Anggaran Jumbo MBG

Pemerintah akhirnya memangkas anggaran jumbo program makan bergizi gratis (MBG) hingga Rp 50 triliun tahun ini.

Kejagung Susun Pedoman Penundaan Tuntutan Korporasi
| Jumat, 26 Juni 2026 | 05:15 WIB

Kejagung Susun Pedoman Penundaan Tuntutan Korporasi

Setelah KUHP berlaku efektif, dunia usaha masih menantikan kepastian implementasi pertanggungjawaban pidana korporasi.

Pemulangan Jemaah Haji Capai 76%
| Jumat, 26 Juni 2026 | 05:00 WIB

Pemulangan Jemaah Haji Capai 76%

Pemulangan jemaah gelombang kedua melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah, masih terus berlangsung.

PFII Butuh Kredibilitas, Bukan Sekadar Insentif
| Jumat, 26 Juni 2026 | 05:00 WIB

PFII Butuh Kredibilitas, Bukan Sekadar Insentif

Pemerintah dorong PFII, namun ekonom ingatkan risiko perpajakan global.                                 

Pembelajaran dari Fluktuasi Rupiah
| Jumat, 26 Juni 2026 | 04:57 WIB

Pembelajaran dari Fluktuasi Rupiah

Meski untuk waktu sekarang belum lazim, local currency transaction (LCT) di pasar finansial perlu diinisiasi sejak dini.

Prediksi IHSG Jumat (26/6): Lanjutkan Penguatan atau Rawan Koreksi Tajam?
| Jumat, 26 Juni 2026 | 04:50 WIB

Prediksi IHSG Jumat (26/6): Lanjutkan Penguatan atau Rawan Koreksi Tajam?

IHSG masih tercatat turun 2,81% dalam sepekan terakhir. IHSG mengakumulasi pelemahan 30,62% sejak awal tahun.

Beban Tinggi, Pemain Asuransi Kesehatan Berkurang
| Jumat, 26 Juni 2026 | 04:35 WIB

Beban Tinggi, Pemain Asuransi Kesehatan Berkurang

Tingginya inflasi medis membuat sejumlah perusahaan mundur dari bisnis asuransi kesehatan dalam beberapa tahun terakhir.

Pemerintah Membuka Ruang Penambahan Kuota Produksi Nikel Tahun Ini
| Jumat, 26 Juni 2026 | 03:13 WIB

Pemerintah Membuka Ruang Penambahan Kuota Produksi Nikel Tahun Ini

Evaluasi RKAB nikel tahun ini harus lebih ketat agar pasokan smelter terjaga tanpa memicu kelebihan pasokan​.

Ekspektasi Bunga AS Mekar Bikin Pamor Emas Pudar
| Kamis, 25 Juni 2026 | 22:00 WIB

Ekspektasi Bunga AS Mekar Bikin Pamor Emas Pudar

Setelah sempat mencetak rekor tertinggi pada awal tahun ini, harga emas terkoreksi hingga jatuh ke bawah level psikologis US$ 4.000 per ons troi.

INDEKS BERITA

Terpopuler