Melihat Pergerakan Saham dan Perkembangan Proyek OASA ke Depan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pergerakan saham emiten energi ramah lingkungan PT Mahakarsa Biru Energi Tbk (OASA) mulai terjerembab ke zona merah seiring laporan keuangan periode kuartal I-2026 muncul. Pada penutupan perdagangan Selasa (7/7), OASA melemah 1,53% ke Rp 258.
Posisi ini menghentikan penguatan yang sudah tercatat pada seminggu dan sebulan terakhir, kala kenaikannya masing-masing mencapai 4,88% dan 0,78%. Periode sepanjang tahun berjalan 2026 alias year to date (YtD) OASA sudah terperosok sedalam 2,27%.
Di sisi lain laporan kinerja OASA periode tiga bulan pertama 2026 meluncur hari ini tampaknya kurang memuaskan. OASA membukukan kerugian bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 23,70 miliar, kerugian ini membengkak hingga 193,51% year on year (YoY) dari rugi yang tadinya sebesar Rp 8,08 miliar pada tiga bulan pertama 2025 lalu.
Kerugian yang menimpa OASA ini seiring pendapatan OASA yang turun 88,35% YoY menjadi hanya sebesar Rp 2,38 miliar dari yang sebelumnya bisa mencapai Rp 20,45 miliar pada periode yang sama 2025.
