Melihat Pergerakan Saham dan Perkembangan Proyek OASA ke Depan

Rabu, 08 Juli 2026 | 09:00 WIB
Melihat Pergerakan Saham dan Perkembangan Proyek OASA ke Depan
[ILUSTRASI. Bisnis Energi Terbarukan Maharaksa Biru (OASA) (KONTAN/Daniel Prabowo)]
Reporter: Amalia Nur Fitri | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pergerakan saham emiten energi ramah lingkungan PT Mahakarsa Biru Energi Tbk (OASA) mulai terjerembab ke zona merah seiring laporan keuangan periode kuartal I-2026 muncul. Pada penutupan perdagangan Selasa (7/7), OASA melemah 1,53% ke Rp 258.

Posisi ini menghentikan penguatan yang sudah tercatat pada seminggu dan sebulan terakhir, kala kenaikannya masing-masing mencapai 4,88% dan 0,78%. Periode sepanjang tahun berjalan 2026 alias year to date (YtD) OASA sudah terperosok sedalam 2,27%.

Di sisi lain laporan kinerja OASA periode tiga bulan pertama 2026  meluncur hari ini tampaknya kurang memuaskan. OASA membukukan kerugian bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 23,70 miliar, kerugian ini membengkak hingga 193,51% year on year (YoY) dari rugi yang tadinya sebesar Rp 8,08 miliar pada tiga bulan pertama 2025 lalu.

Kerugian yang menimpa OASA ini seiring pendapatan OASA yang turun 88,35% YoY menjadi hanya sebesar Rp 2,38 miliar dari yang sebelumnya bisa mencapai Rp 20,45 miliar pada periode yang sama 2025.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan
Topik Terkait

Berita Terbaru

BI Naikkan Bunga untuk Pemerintah di Atas BI Rate
| Rabu, 08 Juli 2026 | 09:40 WIB

BI Naikkan Bunga untuk Pemerintah di Atas BI Rate

Upaya ini dilakukan BI dalam rangka mengompensasi kenaikan beban bunga pemerintah akibat meningkatnya imbal hasil surat berharga negara (SBN)

Cadangan Devisa Naik, Meski Sementara
| Rabu, 08 Juli 2026 | 09:15 WIB

Cadangan Devisa Naik, Meski Sementara

Bank Indonesia (BI) mengumumkan, cadangan devisa per akhir Juni 2026 mencapai US$ 145,6 miliar      

Melihat Pergerakan Saham dan Perkembangan Proyek OASA ke Depan
| Rabu, 08 Juli 2026 | 09:00 WIB

Melihat Pergerakan Saham dan Perkembangan Proyek OASA ke Depan

Manajemen OASA aktif melakukan berbagai langkah strategis, mulai dari pendirian entitas anak baru hingga peningkatan kepemilikan saham anak usaha.

Kualitas Fiskal Indonesia Masih Belum Aman
| Rabu, 08 Juli 2026 | 09:00 WIB

Kualitas Fiskal Indonesia Masih Belum Aman

Defisit anggaran dan keseimbangan primer 2026 diperkirakan lebih lebar dari target APBN             

Rencana CNG Merah Putih Gantikan Gas Melon Jadi Sentimen Positif Saham PGAS dan CGAS
| Rabu, 08 Juli 2026 | 08:55 WIB

Rencana CNG Merah Putih Gantikan Gas Melon Jadi Sentimen Positif Saham PGAS dan CGAS

Dibutuhkan konsistensi pemerintah dalam menjalankan kebijakan serta menyediakan peta jalan jangka panjang.

Putusan MSCI Memicu Asing Terus Net Sell, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini, Rabu (8/7)
| Rabu, 08 Juli 2026 | 08:19 WIB

Putusan MSCI Memicu Asing Terus Net Sell, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini, Rabu (8/7)

Asing terus net sell akibat pembekuan saham Indonesia dalam MSCI Global Investable Market Indexes (GIMI) pada MSCI Index Review Agustus 2026.

Harga Saham KRAS Menguat di Tengah Agenda Restrukturisasi , Simak Prospeknya
| Rabu, 08 Juli 2026 | 08:18 WIB

Harga Saham KRAS Menguat di Tengah Agenda Restrukturisasi , Simak Prospeknya

KRAS masih harus membuktikan divestasi anak usaha benar-benar mampu menghasilkan perbaikan kinerja operasional yang berkelanjutan.

Dapat Amunisi Dana IPO, JELI Bidik Pendapatan Tumbuh 26% di Tahun 2026
| Rabu, 08 Juli 2026 | 08:10 WIB

Dapat Amunisi Dana IPO, JELI Bidik Pendapatan Tumbuh 26% di Tahun 2026

PT Niramas Utama (JELI) bidik pendapatan naik 26% usai IPO. Dana segar difokuskan untuk ekspansi produksi.

Prospek Harga Emas 2026: The Fed, Data Ekonomi AS, hingga IPO OpenAI Jadi Penentu
| Rabu, 08 Juli 2026 | 07:53 WIB

Prospek Harga Emas 2026: The Fed, Data Ekonomi AS, hingga IPO OpenAI Jadi Penentu

Secara fundamental, permintaan terhadap aset safe haven tetap tinggi karena ketidakpastian ekonomi global dan risiko geopolitik.

Status Freeze MSCI Berlanjut, Dana Asing Semakin Tertahan
| Rabu, 08 Juli 2026 | 07:44 WIB

Status Freeze MSCI Berlanjut, Dana Asing Semakin Tertahan

Pembekuan status saham Indonesia oleh MSCI menghambat kenaikan bobot di indeks global. Peluang masuknya dana asing pun tertahan

INDEKS BERITA

Terpopuler