Memakai Laba 2019, Urban Jakarta Propertindo (URBN) Siap Akuisisi Perusahaan

Kamis, 02 April 2020 | 06:54 WIB
Memakai Laba 2019, Urban Jakarta Propertindo (URBN) Siap Akuisisi Perusahaan
[ILUSTRASI. Direktur Pengembangan Bisnis PT Urban Jakarta Propertindo Tbk (URBN) Tri Rachman Batara (tengah) didampingi Corporate Secretary Staff Shinta T. Sutrisno (kanan) dan Corporate Legal Rian Fachmi memberikan paparan usai RUPST/RUPSLB di Jakarta, Jumat (5/3). ]
Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Narita Indrastiti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pengembang properti PT Urban Jakarta Propertindo Tbk (URBN) mencatat kinerja positif sepanjang tahun 2019. Urban Jakarta membukukan laba bersih senilai Rp 119 miliar, naik hampir tiga kali lipat dibandingkan tahun 2018 sebesar Rp 46,2 miliar. Manajemen URBN akan memanfaatkan seluruh laba bersih tahun lalu untuk ekspansi, khususnya memuluskan rencana akuisisi PT Jakarta River City (JRC).

Peningkatan laba terdorong oleh penjualan yang mencapai Rp 438,56 miliar, atau tumbuh 31,84% secara year on year (yoy). Penjualan apartemen dan tanah sama-sama meningkat pesat. 

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Pengendali Baru Caplok 56,84 Persen Saham TGUK, Bakal Gelar MTO dan Rights Issue
| Rabu, 07 Oktober 2026 | 07:35 WIB

Pengendali Baru Caplok 56,84 Persen Saham TGUK, Bakal Gelar MTO dan Rights Issue

Pengendali PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK saat ini adalah pemilik jaringan Toko Daging Nusantara.

Rupiah Masih Rawan Tersandung, Bisa Uji Rp 18.200 per dollar
| Rabu, 07 Oktober 2026 | 07:25 WIB

Rupiah Masih Rawan Tersandung, Bisa Uji Rp 18.200 per dollar

Meski belakangan undur dari level pelemahan krusial Rp 18.000 per dollar, namun rupiah belum bisa lega. Simak apa saja tantangannya?

Godrej Indonesia Investasi Rp 500 Miliar Bangun Pabrik Baru di Kendal
| Rabu, 07 Oktober 2026 | 07:16 WIB

Godrej Indonesia Investasi Rp 500 Miliar Bangun Pabrik Baru di Kendal

Investasi tersebut ditujukan untuk menambah kapasitas produksi seiring dengan pertumbuhan bisnis Godrej di Indonesia. 

Pengembangan SPKLU Masih Belum Merata
| Rabu, 07 Oktober 2026 | 07:05 WIB

Pengembangan SPKLU Masih Belum Merata

Jika persoalan SPKLU tidak segera diatasi, kendaraan elektrifikasi lain seperti HEV, PHEV dan REEV berpotensi semakin diminati masyarakat.

Rupiah yang Sudah Keok Semakin Terpojok
| Rabu, 07 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Rupiah yang Sudah Keok Semakin Terpojok

Dolar Amerika Serikat (AS) yang perkasa dan kenaikan yield global bisa menekan nilai tukar rupiah lebih dalam 

AUTO Memperkuat Brand Aspira di Ajang MotoGP
| Rabu, 07 Oktober 2026 | 06:49 WIB

AUTO Memperkuat Brand Aspira di Ajang MotoGP

PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) terus memperluas jangkauan pasar produk Aspira di tengah komunitas otomotif. 

INTA Mengerek Kontribusi Lini Persewaan
| Rabu, 07 Oktober 2026 | 06:45 WIB

INTA Mengerek Kontribusi Lini Persewaan

Di tengah penurunan penjualan alat berat, bisnis persewaan alat berat dan truk PT Intraco Penta Tbk (INTA) justru positif.

Siloam Menambah Rumah Sakit
| Rabu, 07 Oktober 2026 | 06:39 WIB

Siloam Menambah Rumah Sakit

PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) gencar melaksanakan ekspansi anorganik pada tahun 2026.

Transaksi Kripto Domestik Terangkat Sentimen Global
| Rabu, 07 Oktober 2026 | 06:35 WIB

Transaksi Kripto Domestik Terangkat Sentimen Global

OJK mencatat nilai transaksi aset kripto pada Agustus 2026 sebesar Rp 23,16 triliun, meningkat 12,87% secara bulanan.

Nilai Dividen Tinggi, Tapi Imbal Hasil Mini
| Rabu, 07 Oktober 2026 | 06:32 WIB

Nilai Dividen Tinggi, Tapi Imbal Hasil Mini

Beberapa emiten bakal membayar dividen interim tahun 2026. Namun, rata-rata yield dividen interim yang akan dibayar emiten bulan ini di bawah 5%​.

INDEKS BERITA

Terpopuler