Menata Ulang Kredit UMKM di Era Data
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Selama ini, keberhasilan kredit UMKM sering diukur dari kepatuhan pada aturan, bukan dari seberapa besar kepercayaan yang tumbuh di antara pelaku usaha, lembaga keuangan dan regulator. Padahal, di tengah ekonomi digital yang serba terhubung, kepercayaan justru menjadi infrastruktur paling strategis.
Setiap tahun, pemerintah memuji peran usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) sebagai tulang punggung perekonomian nasional. Namun, dari 65 juta lebih pelaku UMKM di Indonesia, hanya sebagian kecil yang berhasil mengakses pembiayaan formal. Sisanya hidup di antara semangat dan keterbatasan -- punya ide, omzet dan pelanggan, tetapi tidak memiliki akses kredit yang layak.
