Menengok Agresivitas Emiten di Bisnis EBT, dari PGEO, BRPT, UNTR Hingga MEDC

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tren ekonomi hijau telah menopang prospek bisnis emiten yang bermain di pembangkit listrik berbasis energi baru terbarukan (EBT). Terlebih, pemerintah memang tengah berupaya mendorong aliran investasi di dalam negeri dengan gimmick ekonomi hijau.
Misalnya, pemerintah dan PLN saat ini memang tengah mengkaji revisi Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2021-2030. Ini dilakukan untuk mengimbangi permintaan dan memaksimalkan potensi sumber tenaga listrik yang ramah lingkungan.
Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan atau membeli artikel ini.
Sudah berlangganan? MasukKontan Digital Premium Access
Business Insight, Epaper Harian + Tabloid, Arsip Epaper 30 Hari
Rp 120.000
Business Insight
Hanya dengan 20rb/bulan Anda bisa mendapatkan berita serta analisis ekonomi bisnis dan investasi pilihan
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama. Anda dapat menggunakan akun Google sebagai metode pembayaran.