Berita Bisnis

Mengekor Arutmin, Siap-siap Perusahaan Lain Bisa Terpangkas Lahan Tambangnya

Rabu, 18 November 2020 | 06:31 WIB
Mengekor Arutmin, Siap-siap Perusahaan Lain Bisa Terpangkas Lahan Tambangnya

ILUSTRASI. Pemangkasan lahan tambang sesuai dengan UU Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.

Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Anastasia Lilin Yuliantina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penciutan wilayah masih menjadi isu hangat di industri pertambangan. Kabar terbaru, pemerintah menciutkan area tambang PT Arutmin Indonesia sebesar 40,1% setelah status PKP2B perusahaan itu berubah menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK). Bukan tak mungkin, perusahaan tambang lain akan mengekor nasib Arutmin.

Penciutan wilayah memang menjadi kewenangan pemerintah. Pemerintah berhak menciutkan area tambang berdasarkan evaluasi Rencana Penambangan Seluruh Wilayah Pertambangan (RPSWP) yang termaktub dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.


Baca juga