Menggantung Harap Pulih & Bangkit Perkasa di 2022

Selasa, 07 Desember 2021 | 07:43 WIB
Menggantung Harap Pulih & Bangkit Perkasa di 2022
[ILUSTRASI. Pembangunan gedung bertingkat berlangsung di Jakarta. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/hp.]
Reporter: Siti Masitoh | Editor: Adinda Ade Mustami

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. JAKARTA. Indonesia akan membawa sejumlah agenda  penting untuk dibahas dalam G20 setahun ke depan. Apalagi, dalam perhelatan yang diikuti 19 negara plus Uni Eropa menjadi Presidensi.

Ini artinya, Indonesia harus mampu  menjadi presiden yang menyuarakan kepentingan  semua negara, tak hanya Indonesia. Mengambil tema Pulih Bersama, Bangkit Perkasa atau Recover Together, Recover Stronger, "Indonesia harus mampu memberi pesan mendalam lewat G20," ujar  Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemkeu) Febrio Kacaribu dalam webinar KONTAN bertajuk Presidensi G20 - Manfaat Bagi Indonesia dan Dunia, Senin (6/12). 

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Leasing Waspadai Dinamika Regulasi Mobil Listrik
| Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:15 WIB

Leasing Waspadai Dinamika Regulasi Mobil Listrik

OJK mencatat kredit kendaraan listrik multifinance naik 34,67% menjadi Rp 26,20 triliun per Agustus 2026.

Komisi Ojol Turun: Solusi atau Ancaman bagi Industri?
| Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:04 WIB

Komisi Ojol Turun: Solusi atau Ancaman bagi Industri?

Dalam pasar yang kompetitif, setiap keputusan bisnis harus memperhitungkan tanggapan konsumen dan pengemudi.

Jangan Serakah Serok Beli Saham dan Panic Sell Berlebihan
| Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:53 WIB

Jangan Serakah Serok Beli Saham dan Panic Sell Berlebihan

Dengan kondisi pasar saham yang memerah, bagaimana saran keputusan investasi saat ini?              

Bencana dan Relevansi Instrumen Pembayaran
| Selasa, 27 Oktober 2026 | 10:54 WIB

Bencana dan Relevansi Instrumen Pembayaran

Preferensi masyarakat terhadap pembayaran tunai banyak dipengaruhi oleh kenyamanan dan kemudahan yang dirasakan.

Meredam Inflasi
| Selasa, 27 Oktober 2026 | 10:34 WIB

Meredam Inflasi

Masalahnya, lonjakan harga pangan semakin menjadi persoalan, karena terjadi saat daya beli masyarakat masih melemah.

BPJS Disuntik Dana Rp 20 Triliun: Efek ke Kinerja MIKA, SILO, dan HEAL Tak Serupa
| Selasa, 27 Oktober 2026 | 09:57 WIB

BPJS Disuntik Dana Rp 20 Triliun: Efek ke Kinerja MIKA, SILO, dan HEAL Tak Serupa

Perbedaan porsi pasien jadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan investor dalam menilai potensi dampak tambahan dana BPJS Kesehatan.

Analisis Kinerja & Saham PWON: Marketing Sales Turun namun Tertolong Recurring Income
| Selasa, 27 Oktober 2026 | 09:21 WIB

Analisis Kinerja & Saham PWON: Marketing Sales Turun namun Tertolong Recurring Income

Keberlanjutan insentif PPN DTP dan stabilitas suku bunga sebagai faktor yang dapat mendorong pemulihan permintaan properti.

Mengukur Efek Volatilitas Harga Minyak Dunia ke Saham MEDC, ENRG, dan RATU
| Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:58 WIB

Mengukur Efek Volatilitas Harga Minyak Dunia ke Saham MEDC, ENRG, dan RATU

PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) menjadi emiten yang paling langsung terpapar pergerakan harga minyak.

Peluang dan Risiko Saham Valuasi Rendah
| Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:20 WIB

Peluang dan Risiko Saham Valuasi Rendah

Tekanan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuat sejumlah saham kini diperdagangkan dengan price to earnings ratio (PER) di bawah rata-rata. 

Paradoks Saham DSSA: Saat Minat Asing Bertabrakan dengan Tipisnya Order Book di Pasar
| Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:14 WIB

Paradoks Saham DSSA: Saat Minat Asing Bertabrakan dengan Tipisnya Order Book di Pasar

Volatilitas DSSA cenderung lebih tinggi dibandingkan saham berkapitalisasi besar lain yang punya basis pemegang saham lebih luas.

INDEKS BERITA