Mengolah Kayu Bekas Menjadi Berkelas

Minggu, 01 Oktober 2023 | 07:05 WIB
Mengolah Kayu Bekas Menjadi Berkelas
[]
Reporter: Fransiska Firlana | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Tak pernah terbersit di benak Winarno jika limbah kayu jati bisa disulap menjadi kotak tisu yang estetis dan mampu memutar kembali roda perekonomiannya. Ia mulai mengolah limbah kayu jati itu tahun 2014 setelah bangkrut dari usaha kerajinan tangan.

Mula-mula, Winarno punya usaha Marendra Craft tahun 2011 yang memproduksi kerajinan tangan seperti asesoris kalung dan gelang kayu. Tapi bukan dari kayu bekas. Tahun 2014 saya bangkrut. Nggak ada modal, hanya ada kayu bekas. Nah, kayu bekas itu saya coba buat kotak tisu, terang lelaki yang tinggal di Yogyakarta itu.

Ini Artikel Spesial

Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.

Berlangganan dengan Google

Gratis uji coba 7 hari pertama. Anda dapat menggunakan akun Google sebagai metode pembayaran.

Kontan Digital Premium Access

Business Insight, Epaper Harian + Tabloid, Arsip Epaper 30 Hari

Rp 120.000
Business Insight

Hanya dengan 20rb/bulan Anda bisa mendapatkan berita serta analisis ekonomi bisnis dan investasi pilihan

-
Bagikan

Berita Terkait

Berita Terbaru

 Pengusaha Minta Pemerintah Lobi AS
| Sabtu, 05 April 2025 | 07:34 WIB

Pengusaha Minta Pemerintah Lobi AS

Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) meminta Pemerintah Indonesia bisa segera membentuk tim negosiasi untuk berbicara dengan Pemerintah AS.

Perang Dagang Mulai, Mata Uang Asia Menguat, Tapi Semu, Ini Sebabnya
| Sabtu, 05 April 2025 | 07:31 WIB

Perang Dagang Mulai, Mata Uang Asia Menguat, Tapi Semu, Ini Sebabnya

Mata uang Asia sebetulnya melemah. Hanya saja, di saat yang sama indeks dolar  juga turun 1,47% sepekan. Sehingga mata uang Asia terlihat menguat.

Laba Bersih Hero Global Investment (HGII) Melesat Berkat Efisiensi Biaya
| Sabtu, 05 April 2025 | 07:30 WIB

Laba Bersih Hero Global Investment (HGII) Melesat Berkat Efisiensi Biaya

Peningkatan laba bersih tersebut didorong efisiensi operasional yang optimal, terutama melalui penurunan pada beban pokok penjualan hingga 58%.

Superior Prima Sukses (BLES) Bidik Pertumbuhan Dobel Digit
| Sabtu, 05 April 2025 | 07:10 WIB

Superior Prima Sukses (BLES) Bidik Pertumbuhan Dobel Digit

Guna mencapai target tersebut, BLES menyiapkan strategi ekspansi, baik secara operasional maupun bisnis.

Humpuss Maritim Internasional (HUMI) Cetak Laba Sebesar US$ 11,51 Juta, Naik 10,59%
| Sabtu, 05 April 2025 | 07:08 WIB

Humpuss Maritim Internasional (HUMI) Cetak Laba Sebesar US$ 11,51 Juta, Naik 10,59%

Pertumbuhan pendapatan perusahaan pada tahun lalu berasal dari lini bisnis transportasi kimia (chemical), yang naik 72,11%

Strategi Mendongkrak Kinerja, Emiten Rajin Mendirikan Anak Usaha
| Sabtu, 05 April 2025 | 07:00 WIB

Strategi Mendongkrak Kinerja, Emiten Rajin Mendirikan Anak Usaha

Emiten gencar menggelar aksi ekspansi di tahun ini. Salah satunya mendirikan anak usaha baru untuk menopang bisnis.

Garuda Metalindo (BOLT) Memperluas Pasar Ekspor
| Sabtu, 05 April 2025 | 06:50 WIB

Garuda Metalindo (BOLT) Memperluas Pasar Ekspor

Jerman merupakan pasar ekspor terbesar saat ini dan BOLT baru saja menyelesaikan event exhibition atau pameran di sana pada pekan lalu

Bursa Saham Asia Tertekan Tarif Impor Ala Donald Trump
| Sabtu, 05 April 2025 | 06:48 WIB

Bursa Saham Asia Tertekan Tarif Impor Ala Donald Trump

Pelemahan bursa Asia dipicu kombinasi sentimen global dan domestik. Salah satunya, kekhawatiran inflasi lanjutan di AS.

DPR: Indonesia Perlu Ambil Inisiatif Lewat WTO
| Sabtu, 05 April 2025 | 06:40 WIB

DPR: Indonesia Perlu Ambil Inisiatif Lewat WTO

Langkah ini perlu dilakukan untuk mendorong terciptanya sistem perdagangan dunia yang lebih adil, nondiskriminatif dan berkelanjutan

Deflasi dan Fundamental Ekonomi Tak Sehat Diduga Penyebab Pelemahan Konsumsi
| Sabtu, 05 April 2025 | 06:36 WIB

Deflasi dan Fundamental Ekonomi Tak Sehat Diduga Penyebab Pelemahan Konsumsi

Momentum Ramadan dan Idulfitri 2025 tak mengangkat pertumbuhan konsumsi rumah tangga secara signifikan

INDEKS BERITA

Terpopuler