Menguji Stamina Fiskal di Puncak Spiral Beban Utang
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Optimisme otoritas keuangan di panggung publik belakangan ini sering kali terasa seperti sebuah anomali jika disandingkan dengan sinyal dingin dari mesin-mesin pasar global. Di satu sisi, pemerintah terus memamerkan pertumbuhan ekonomi sebagai tameng kepercayaan diri. Namun di sisi lain, lembaga indeks seperti MSCI telah mengirimkan alarm dengan mengubah posisi portofolio Indonesia dari long ke short.
Ketimpangan persepsi merupakan puncak spiral beban yang mulai tampak di cakrawala: puncak jatuh tempo utang pada periode 2025–2027 yang diprediksi menembus Rp 800 triliun per tahun. Angka fantastis ini menciptakan gaya tarik ekonomi yang kuat, di mana akumulasi kewajiban masa lalu kini menagih penyelesaian secara serentak di tengah badai normalisasi kebijakan moneter global.
