Merawat Hewan Lewat Platform Digital
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sebagian dari Anda, niscaya hobi memiliki hewan peliharaan. Ya, bagi sebagian orang, memiliki hewan peliharaan memang menyenangkan. Bahkan, saking sayangnya terhadap hewan peliharan, tak jarang para pecinta hewan (pet lovers) memperlakukan hewan kesayangannya dengan perlakuan khusus dengan biaya perawatan yang cukup menguras kantong.
Persoalannya, memelihara hewan kesayangan tak jarang menemui banyak kendala. Salah satu kendala yang sering dialami oleh para pemelihara binatang adalah ketika harus meninggalkan hewan peliharaannya selama berhari-hari untuk menjalankan berbagai keperluan pribadi ataupun liburan bersama keluarga.
Berita Terbaru
Guyuran Buyback Rp 5 Triliun & Tuah Divestasi Kestrel, Saham AADI Masih Layak Diburu?
Divestasi Kestrel Coal Group Pty. Ltd., diproyeksi bakal menyuntikkan dana segar dalam jumlah signifikan.
Racik Ulang Insentif Pajak di Era Global Minimum Tax
Evaluasi tersebut tercantum dalam naskah urgensi perubahan PMK Nomor 130/PMK.010/2020 tentang Fasilitas Pengurangan Pajak Penghasilan (PPh) Badan
Awal Pekan Bermodal Net Sell Rp 2,31 Triliun, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
Sepanjang pekan lalu, total jenderal investor asing mencatatkan aksi jual alias net sell sekitar Rp 2,31 triliun.
Kinerja Pengawasan Kepatuhan Material Seret
Penerimaan dari aktivitas pengawasan kepatuhan material (PKM) sepanjang 2025 belum memenuhi sasaran, realisasinya hanya 52,89%
Elegi Menjadi Kelas Menengah
Pemerintah perlu menelurkan kebijakan komplet untuk memulihkan daya beli kelas menengah mulai dari mengerek pendapatan hingga stabilisasi harga.
Permintaan Masih Kuat, Prospek Jayamas Medica Industri (OMED) Tetap Sehat
PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED) diproyeksi mampu melanjutkan pertumbuhan kinerja keuangan di tahun 2026.
Skenario Arah Pasar Menanti Suku Bunga
Jika BI menahan suku bunga, IHSG diprediksi sideways di 7.200-7.400. Temukan saham likuid dengan eksposur dolar AS yang direkomendasikan.
Emiten Berburu Dana Tebal Melalui Pasar Modal
Melihat skema emiten mencari pendanaan di pasar modal dengan biaya yang dinilai lebih murah dibanding pendanaan lainnya.
Fraud di Perbankan Marak, Pengawas Internal Disorot
Mantan Kepala Kas BNI diduga gelapkan Rp 28 miliar, terdeteksi setelah 7 tahun!
Harga Plastik Ikut Mengerek Harga Pangan
Kenaikan harga di pasar lebih banyak dipicu oleh biaya kemasan dibandingkan harga komoditas itu sendiri.
