Meredefinisi Kredit Usaha Rakyat
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Salah satu indikator ekonomi Indonesia yang layak diapresiasi adalah tercapainya stabilitas pertumbuhan ekonomi dalam 10 tahun terakhir di kisaran 5%. Namun masih terdapat pekerjaan rumah untuk menyelesaikan masalah ketimpangan. Rasio gini masih cukup tinggi, yakni di level 0,384 pada 2021. Artinya, semakin besar rasio gini, kue ekonomi semakin terdistribusi tidak merata.
Secara regional, ketimpangan di Pulau Jawa lebih parah dibandingkan luar Jawa. Wilayah perkotaan juga lebih timpang daripada perdesaan. Hal ini menunjukkan koeksistensi antara pendapatan yang sangat tinggi dan pekerja informal berupah rendah dalam satu wilayah. Dibandingkan beberapa negara tetangga, posisi Indonesia relatif buruk dengan angka ketimpangan yang lebih tinggi daripada India (0,345), Thailand (0,351) dan Vietnam (0,368).
Baca Juga: Psokan Gas Seret, Industri di Jawa Timur Terganggu
