Merger Goto & Grab: Antara Konsolidasi Ekosistem Digital dan Persaingan Usaha

Senin, 24 November 2025 | 04:22 WIB
Merger Goto & Grab: Antara Konsolidasi Ekosistem Digital dan Persaingan Usaha
[ILUSTRASI. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) / KONTAN/Panji Indra]
Ibrahim Kholilul Rohman | Dosen Ekonomi Digital Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI)

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rencana merger antara Goto dan Grab menimbulkan perdebatan karena posisinya yang berada di persimpangan antara penyelamatan investasi negara, konsolidasi pasar ekonomi digital dan perlindungan jutaan pekerja informal. Pemerintah telah memberikan sinyal dukungan terhadap rencana ini, terutama karena posisi salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Telkom, yang berhubungan langsung dengan strategi korporasi tersebut. Telkom mencatatkan unrealized loss sebesar Rp 380 miliar per 30 September 2024 sehingga merger ini dipandang sebagai salah satu upaya exit strategy yang tidak hanya menyelamatkan neraca BUMN, tetapi juga menjaga realisasi dividen bagi APBN.

Namun, ketika rencana merger ini dianalisis dari perspektif kinerja keuangan, terlihat bahwa Goto, khususnya Gojek sebagai lini utamanya, masih berada dalam fase ekspansi berbiaya tinggi. Berdasarkan data JRC R&D Scoreboard yang diterbitkan Uni Eropa yang merangkum 2000 perusahaan paling inovatif di dunia, pada 2024, Gojek mencatat penjualan bersih sekitar € 864 juta, tetapi dengan rugi operasi sebesar € 5,37 miliar sehingga menghasilkan margin operasi sekitar −621%. Ini menunjukkan ketidakseimbangan fundamental antara ekspansi dan monetisasi yang belum terselesaikan. 

Baca Juga: Isu Merger dengan Grab Kian Menguat, Diawali dengan Mundurnya Patrick Waluyo

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan
Topik Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

Anak Usaha FAP Agri (FAPA), Gugat Satgas Penertiban Kawasan Hutan Rp 71,67 Miliar
| Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:44 WIB

Anak Usaha FAP Agri (FAPA), Gugat Satgas Penertiban Kawasan Hutan Rp 71,67 Miliar

Bulungan Hijau Perkasa merupakan anak usaha PT FAP Agri Tbk (FAPA) emiten yang dikendalikan Wirastuty Fangiono, putri dari Martias Fangiono.

Ada Transaksi Nego 1,34 Miliar di Saham PACK, Sinyal Investor Strategis Masuk?
| Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:54 WIB

Ada Transaksi Nego 1,34 Miliar di Saham PACK, Sinyal Investor Strategis Masuk?

Ada sebanyak 1,34 miliar saham Abadi Nusantara Hijau Investama (PACK) berpindah di harga pembelian Rp 100 per saham, yang setara Rp 133,78 miliar.

Opsi Realokasi Anggaran Negara untuk Penanganan Gempa NTT
| Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:05 WIB

Opsi Realokasi Anggaran Negara untuk Penanganan Gempa NTT

Dewan Perwakilan Rakyat mendorong realokasi anggaran untuk mempercepat pemulihan pasca gempa Nusa Tenggara Timur (NTT).

 KKI Disebut Tak Gusur Posisi Visa dan Mastercard
| Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:03 WIB

KKI Disebut Tak Gusur Posisi Visa dan Mastercard

Kartu Kredit Indonesia (KKI) hadir sebagai pemain baru di sistem pembayaran domestik akan berjalan berdampingan dengan Visa dan Mastercard.

Partitokrasi: Negara dalam Cengkeraman Partai
| Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:55 WIB

Partitokrasi: Negara dalam Cengkeraman Partai

Monopoli partai dalam pencalonan harus dipatahkan. Keuangan partai dan sumber dananya harus dibuka kepada publik.

Mimpi Naik Kelas
| Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:42 WIB

Mimpi Naik Kelas

Indonesia butuh investasi yang menghasilkan pekerjaan yang akhirnya menjadikan masyarakat mampu naik kelas.

Sentimen Profit Taking dan Bi Rate, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, Rabu (19/8)
| Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:53 WIB

Sentimen Profit Taking dan Bi Rate, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, Rabu (19/8)

Investor hari ini akan mencermati rilis suku bunga acuan alias BI rate. Secara teknikal ada kemungkinan investor akan melakukan profit taking. 

Penjualan Meningkat, Kerugian Bersih FAST Mulai Menyusut
| Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:49 WIB

Penjualan Meningkat, Kerugian Bersih FAST Mulai Menyusut

FAST membukukan pendapatan sebesar Rp 2,79 triliun, naik 16,1% dibandingkan Rp 2,40 triliun pada semester I-2025. 

Tekanan MSCI Mereda, Saham Bahan Baku Berpeluang Melaju
| Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:43 WIB

Tekanan MSCI Mereda, Saham Bahan Baku Berpeluang Melaju

Kenaikan harga emas, prospek hilirisasi dan pemulihan minat investor terhadap saham komoditas menjadi sejumlah katalis sektor ini

Saham IMAS Mulai Menggeliat, Ekspansi Mobil China Termasuk Hongqi Picu Turnaround?
| Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:29 WIB

Saham IMAS Mulai Menggeliat, Ekspansi Mobil China Termasuk Hongqi Picu Turnaround?

Data penjualan pada kuartal III-2026 salah satu indikator awal untuk melihat apakah ekspansi bisnis baru IMAS mulai memberikan dampak nyata.

INDEKS BERITA

Terpopuler