Miliarder Ambani Akuisisi Dua Perusahaan Energi Terbarukan

Selasa, 12 Oktober 2021 | 05:25 WIB
Miliarder Ambani Akuisisi Dua Perusahaan Energi Terbarukan
[ILUSTRASI. Mukesh Ambani, orang terkaya di India dan Asia.]
Reporter: Adrianus Octaviano, Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Lamgiat Siringoringo

KONTAN.CO.ID - NEW DELHI. Jejak bisnis  milik miliarder Mukesh Ambani semakin panjang. Melalui entitas Reliance Industries Ltd, orang terkaya di Asia ini melakukan dua akuisisi baru dalam mempercepat langkahnya merambah energi hijau.

Pertama, Reliance mencaplok perusahaan pembuat panel surya asal Norwegia REC Solar Holdings AS.  Kedua, perusahaan membeli perusahaan pembangkit listrik energi terbarukan di India, Sterling & Wilson Solar.
Berdasarkan keterbukaan informasi Reliance ke bursa yang dikutip oleh Bloomberg, Senin (11/10),  perusahaan yang bisnis utamanya telekomunikasi  itu mengakuisisi REC Solar Holdings AS dalam kesepakatan yang memberikan perusahaan valuasi sebesar US$ 771 juta. REC Solar dibeli dari China National Bluestar Group Co.

Cuma dalam hitungan jam, Reliance langsung memberikan keterbukaan informasi bahwa ia telah sepakat untuk mengakuisisi 40% saham Sterling & Wilson Solar Ltd senilai US$ 372 juta dari miliarder Pallonji Mistry.
Kedua akuisisi  ini akan membantu Reliance New Energy Solar memperluas bisnisnya di pasar energi hijau secara global, termasuk Amerika Serikat (AS), Eropa, Australia, dan Asia.

Dorongan Ambani sejalan dengan tujuan Perdana Menteri Narendra Modi untuk membantu India, yang merupakan penghasil gas rumah kaca terbesar ketiga di dunia, dengan kapasitas listrik terbarukan lebih dari empat kali lipat menjadi 450 gigawatt pada akhir dekade ini.
Ambani berjanji pada bulan Juni untuk membelanjakan dana hingga US$ 10 miliar untuk energi alternatif selama tiga tahun. Investasi baru dimaksudkan untuk memutar bisnis konglomerasi itu ke bahan bakar yang bersih.
REC membuat polisilikon kelas surya dan panel surya berserta modul di fasilitas di Norwegia dan Singapura dan memiliki lebih dari 1.300 karyawan di seluruh dunia. Reliance akan menggunakan teknologi REC untuk memproduksi silikon logam dan panel surya di pabriknya di Jamnagar di Gujarat. Kapasitas tahunan pabrik meningkat menjadi 10 GW dari 4 GW.
 

Bagikan

Berita Terbaru

Rotasi ke Altcoin Disebut Mulai Terlihat, Trader Tetap Harus Selektif Memilih Kripto
| Senin, 18 Mei 2026 | 10:10 WIB

Rotasi ke Altcoin Disebut Mulai Terlihat, Trader Tetap Harus Selektif Memilih Kripto

Pada kuartal I-2026, jaringan ethereum melewati masa tersibuknya dengan nilai transaksi menembus US$ 200,4 juta, alias melonjak 38,2% 

Emiten Emas Masih Berpeluang Cuan, Ini Pemicu Lonjakan Profitnya
| Senin, 18 Mei 2026 | 08:38 WIB

Emiten Emas Masih Berpeluang Cuan, Ini Pemicu Lonjakan Profitnya

Harga emas dunia masih tinggi meski terkoreksi. Investor punya momentum emas untuk akumulasi. Simak target harga saham emiten pilihan.

ESG GOTO: Mitra Driver di Balik Laba, Menanti Kepastian Komisi
| Senin, 18 Mei 2026 | 08:36 WIB

ESG GOTO: Mitra Driver di Balik Laba, Menanti Kepastian Komisi

Pemerintah membuat regulasi baru terkait komisi pekerja transportasi online. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) berjanji

Laba Melorot, RALS Bagi Dividen Rp 306,73 Miliar, Lebih Besar dari Laba, Kok Bisa?
| Senin, 18 Mei 2026 | 08:25 WIB

Laba Melorot, RALS Bagi Dividen Rp 306,73 Miliar, Lebih Besar dari Laba, Kok Bisa?

Ada kejutan! RALS tetap bagi dividen Rp 50 per saham di tengah laba anjlok 15,52%. Simak tanggal penting pembagiannya!

Keluhan Penahanan Restitusi Pajak
| Senin, 18 Mei 2026 | 08:17 WIB

Keluhan Penahanan Restitusi Pajak

Menurut pengamat pajak, kondisi tersebut akan membuat investor akan menilai Indonesia tidak ramah terhadap dunia usaha

Saham Alfamart (AMRT) Turun Kasta di Indeks MSCI, Ini Rekomendasi & Target Harganya
| Senin, 18 Mei 2026 | 08:15 WIB

Saham Alfamart (AMRT) Turun Kasta di Indeks MSCI, Ini Rekomendasi & Target Harganya

Sepanjang 2026, Alfamart (AMRT) disebut akan lebih fokus menggeber penambahan gerai di luar Pulau Jawa.

Investor Perlu Cermat, Sejumlah Emiten Ini Berganti Pengendali
| Senin, 18 Mei 2026 | 08:10 WIB

Investor Perlu Cermat, Sejumlah Emiten Ini Berganti Pengendali

Perubahan pengendali ini berpotensi mempengaruhi arah bisnis, strategi ekspansi, hingga prospek pertumbuhan perusahaan ke depan.

Rupiah dan Tekanan Fiskal Bikin Cemas Investor, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
| Senin, 18 Mei 2026 | 07:25 WIB

Rupiah dan Tekanan Fiskal Bikin Cemas Investor, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Kondisi ini diperparah meningkatnya kekhawatiran investor terhadap kepastian hukum dan tata kelola pasar. Juga tekanan fiskal makin berat. 

Kondisi Geopolitik Masih Panas, Harga Emas Berpotensi Terkoreksi Pekan Ini
| Senin, 18 Mei 2026 | 07:20 WIB

Kondisi Geopolitik Masih Panas, Harga Emas Berpotensi Terkoreksi Pekan Ini

Pelemahan rupiah akan membuat penurunan harga logam mulia di dalam negeri tak akan sedalam kejatuhan emas global.

Tekanan Jual Masih Besar, IHSG Terancam Longsor
| Senin, 18 Mei 2026 | 07:12 WIB

Tekanan Jual Masih Besar, IHSG Terancam Longsor

Pelemahan IHSG berpotensi berlanjut ke 6.600 jika gagal bertahan di 6.900. Pelajari strategi aman di tengah volatilitas tinggi.

INDEKS BERITA

Terpopuler