MLPL Mau Rights Issue, Duitnya Buat Bayar Utang Bank dan Investasi

Senin, 18 Oktober 2021 | 12:55 WIB
MLPL Mau Rights Issue, Duitnya Buat Bayar Utang Bank dan Investasi
[ILUSTRASI. Chief Executive Officer (CEO) PT Multipolar Tbk (MLPL) Adrian Suherman. MLPL berencana menggelar rights issue untuk membayar sebagian utang bank dan investasi. DOK/Pribadi]
Reporter: Tedy Gumilar | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten milik Group Lippo, yakni PT Multipolar Tbk (MLPL) berencana menggelar hajatan rights issue.

Lewat Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) VII, MLPL berniat melepas tiga miliar saham Kelas C dengan nilai nominal Rp 100 per saham.

Manajemen MLPL belum menyampaikan harga rights issue yang ditawarkan ke investor. Sebab, MLPL akan lebih dulu menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 24 November 2021.

Setelah itu, manajemen MLPL akan menyampaikan Pernyataan Pendaftaran dalam rangka PMHMETD VII kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Namun, jika menggunakan patokan harga penutupan sesi pertama (18/10) di Rp 346 per saham, total dana yang mungkin diperoleh MLPL mencapai Rp 1,038 triliun.

Baca Juga: Rupanya Pieter Tanuri Rajin Jualan Saham Bank Ina Perdana (BINA) Milik Group Salim

Merujuk keterbukaan informasi yang dirilis Senin (18/10), seluruh hasil bersih yang diperoleh dari rights issue akan digunakan untuk pelunasan sebagian utang bank dan untuk pengembangan usaha dan/atau investasi.

Namun, tidak ada penjelasan lebih lanjut soal utang bank yang dimaksud, maupun investasi yang akan dilakoni MLPL.

 

 

Yang jelas, merujuk laporan keuangan semester I-2021, MLPL memiliki utang bank jangka pendek ke Bank BNI (BBNI). Per 30 Juni 2021 nilai utang MLPL ke Bank BNI mencapai Rp 500 miliar.

Utang tersebut merupakan fasilitas kredit modal kerja berulang yang tersedia sampai dengan 22 Desember 2021. Fasilitas ini dikenakan bunga sebesar 10,5% per tahun.

Sementara di pos liabilitas jangka panjang, MLPL memiliki utang ke BBNI, Bank CIMB Niaga (BNGA) dan Bank Permata (BNLI).

Saldo utang terbesar adalah pinjaman ke BNI. Per 30 Juni 2021 nilainya mencapai sekitar Rp 2,28 triliun. 

Selanjutnya: Tender Offer Saham PKPK Dimulai 19 Oktober, Harga Penawarannya Rp 73 per Saham

 

Bagikan

Berita Terbaru

Harga Penawaran IPO WBSA Rp 168 Per Saham, Duitnya Buat Akuisisi Perusahaan Afiliasi
| Kamis, 02 April 2026 | 13:33 WIB

Harga Penawaran IPO WBSA Rp 168 Per Saham, Duitnya Buat Akuisisi Perusahaan Afiliasi

PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) merupakan perusahaan logistik terintegrasi yang baru didirikan pada 2021.

Konflik Timur Tengah bisa Menahan Penerbitan Obligasi Baru, Begini Kata TBIG dan ENRG
| Kamis, 02 April 2026 | 09:30 WIB

Konflik Timur Tengah bisa Menahan Penerbitan Obligasi Baru, Begini Kata TBIG dan ENRG

Di tengah himpitan pasar surat utang, opsi pendanaan dari kredit perbankan menjadi sekoci penyelamat.

Ketidakpastian RKAB, Bukan Halangan Bagi Prospek ITMG ke Depan
| Kamis, 02 April 2026 | 09:00 WIB

Ketidakpastian RKAB, Bukan Halangan Bagi Prospek ITMG ke Depan

Para analis juga memperkirakan bahwa harga jual average selling product (ASP) akan mampu menutupi kenaikan biaya produksi ITMG secara sempurna.

Penjualan Tahun 2025 Naik, Laba Sawit Sumbermas (SSMS) Melejit Dua Digit
| Kamis, 02 April 2026 | 08:37 WIB

Penjualan Tahun 2025 Naik, Laba Sawit Sumbermas (SSMS) Melejit Dua Digit

PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) sukses mengantongi laba bersih Rp 1,16 triliun atau meningkat 41,6% yoy dari Rp 819,53 miliar di 2024.​

Prospek Emiten Sawit 2026 Stabil tapi Volatil: Harga CPO, El Nino & B50 Jadi Katalis
| Kamis, 02 April 2026 | 08:30 WIB

Prospek Emiten Sawit 2026 Stabil tapi Volatil: Harga CPO, El Nino & B50 Jadi Katalis

Produksi global diprediksi kembali mengucur deras seiring dengan pemulihan output panen di Indonesia dan Malaysia.

Merogoh Dana Rp 2 Triliun, United Tractors (UNTR) Gelar Buyback Saham
| Kamis, 02 April 2026 | 08:23 WIB

Merogoh Dana Rp 2 Triliun, United Tractors (UNTR) Gelar Buyback Saham

Jumlah saham yang akan dibeli kembali tersebut tidak akan melebihi 20% dari modal ditempatkan dan disetor PT United Tractors Tbk (UNTR).

Prapenjualan Masih Kuat, Laba Summarecon Agung (SMRA) Pada 2026 Bisa Melesat
| Kamis, 02 April 2026 | 08:14 WIB

Prapenjualan Masih Kuat, Laba Summarecon Agung (SMRA) Pada 2026 Bisa Melesat

Peluang pemulihan kinerja SMRA pada 2026 masih terbuka. Katalis pendukungnya, antara lain, realisasi marketing sales yang stabil di tahun lalu. ​

Laba Grup Merdeka Masih Belum Perkasa Pada 2025
| Kamis, 02 April 2026 | 08:07 WIB

Laba Grup Merdeka Masih Belum Perkasa Pada 2025

Pada 2026 prospek Grup Merdeka lebih cerah. Katalis datang dari potensi operasional Tambang Emas Pani PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS).​

WFH 1 Hari Bagi ASN Resmi Berlaku, Begini Kesiapan Operator Hadapi Lonjakan Trafik
| Kamis, 02 April 2026 | 08:00 WIB

WFH 1 Hari Bagi ASN Resmi Berlaku, Begini Kesiapan Operator Hadapi Lonjakan Trafik

Operator telekomunikasi sudah berpengalaman menghadapi lonjakan trafik di kawasan permukiman di masa pandemi Covid-19.

Upaya Mendongkrak Saham Beredar di Publik Melalui Free Float 15%
| Kamis, 02 April 2026 | 07:45 WIB

Upaya Mendongkrak Saham Beredar di Publik Melalui Free Float 15%

Dalam jangka pendek, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terancam anjlok akibat kebijakan memperbesar free float.

INDEKS BERITA

Terpopuler