Monetisasi Selat Malaka

Minggu, 26 April 2026 | 05:30 WIB
Monetisasi Selat Malaka
[ILUSTRASI. Adi Wikanto (KONTAN/Indra Surya)]
Adi Wikanto | Senior Editor

Di tengah defisit anggaran yang besar, mencapai Rp 240 triliun per kuartal I-2026, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengeluarkan pernyataan untuk memungut pajak kapal yang melintasi Selat Malaka. Mantan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) ini meyakini, Selat Malaka sebagai jalur pelayaran dunia dapat dikelola, agar menjadi sumber pendapatan keuangan negara.

Wacana pungutan kapal ini berkaca dari kebijakan Pemerintah Iran memungut tarif pelintasan di Selat Hormuz senilai US$ 2 juta per kapal.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan
Topik Terkait

Berita Terbaru

Mitra Pinasthika Mustika (MPMX) Memperkuat Bisnis di Timor Leste
| Senin, 08 Juni 2026 | 05:20 WIB

Mitra Pinasthika Mustika (MPMX) Memperkuat Bisnis di Timor Leste

Sebagai bagian dari strategi pertumbuhan jangka menengah, MPMX melihat peluang ekspansi ke Timor Leste sebagai langkah yang strategis.

Perlu Ada Peringatan Dini Potensi Gelombang PHK
| Senin, 08 Juni 2026 | 05:10 WIB

Perlu Ada Peringatan Dini Potensi Gelombang PHK

Jumlah pemutusan hubungan kerja (PHK) terus bertambah sepanjang tahun ini hingga tembus 23.470 pekerja per Mei.

Belanja Oleh Oleh di Tanah Abang Makkah
| Senin, 08 Juni 2026 | 05:00 WIB

Belanja Oleh Oleh di Tanah Abang Makkah

Pasar Kakiyah selama ini dikenal sebagai salah satu pusat perbelanjaan bagi jemaah haji Indonesia dengan harga terjangkau di Kota Makkah.

Ongkos Mahal Kelistrikan yang Rentan
| Senin, 08 Juni 2026 | 04:51 WIB

Ongkos Mahal Kelistrikan yang Rentan

Blackout Sumatra juga membuka pertanyaan yang lebih mendasar mengenai makna kedaulatan energi Indonesia.

Risiko Asuransi Kesehatan Terkerek Pelemahan Rupiah
| Senin, 08 Juni 2026 | 04:30 WIB

Risiko Asuransi Kesehatan Terkerek Pelemahan Rupiah

Angka klaim asuransi kesehatan yang meningkat 15,3% secara tahunan menjadi Rp 6,72 triliun pada kuartal I-2026

BISI International Membidik Pertumbuhan Kinerja Dua Digit Tahun Ini
| Senin, 08 Juni 2026 | 04:13 WIB

BISI International Membidik Pertumbuhan Kinerja Dua Digit Tahun Ini

PT BISI International Tbk (BISI) memproyeksikan penjualan dan laba bersih tahun ini tumbuh masing-masing 35% dan 33%.

Net Foreign Buy di Saham ADRO Hampir Rp 500 Miliar Sebulan, Apa yang Diburu Investor?
| Minggu, 07 Juni 2026 | 15:30 WIB

Net Foreign Buy di Saham ADRO Hampir Rp 500 Miliar Sebulan, Apa yang Diburu Investor?

Mengekor pergerakan asing memang bisa menjadi opsi, asalkan dibarengi dengan kedisiplinan tingkat tinggi.

Pasar Kripto Masih Tertekan, Ini Cara Aman Mengais Cuan Saat Bitcoin Anjlok
| Minggu, 07 Juni 2026 | 14:30 WIB

Pasar Kripto Masih Tertekan, Ini Cara Aman Mengais Cuan Saat Bitcoin Anjlok

Sejak pertengahan Mei hingga awal Juni 2026, ETF Bitcoin Spot mencetak net outflow hingga US$ 4,33 miliar.​

Alarm Bahaya Mesin Ekonomi: Kelas Menengah Terus Menciut, Pesona Investasi RI Meredup
| Minggu, 07 Juni 2026 | 13:30 WIB

Alarm Bahaya Mesin Ekonomi: Kelas Menengah Terus Menciut, Pesona Investasi RI Meredup

Keuntungan bonus demografi perlahan luntur jika tak diiringi dengan lonjakan kesejahteraan masyarakat.

Likuiditas Meluber, tapi Dunia Usaha Masih Ngerem Tarik Kredit Rp 2.527 Triliun
| Minggu, 07 Juni 2026 | 12:30 WIB

Likuiditas Meluber, tapi Dunia Usaha Masih Ngerem Tarik Kredit Rp 2.527 Triliun

Jika laju pertumbuhan kredit aktual terus melambat sementara beban biaya dana tetap mahal, NIM bank bisa tertekan.

INDEKS BERITA