Berita Global

Musik Mati, Hening Suara Orkestra Perempuan di Afghanistan Pasca Pendudukan Taliban

Jumat, 03 September 2021 | 18:50 WIB
Musik Mati, Hening Suara Orkestra Perempuan di Afghanistan Pasca Pendudukan Taliban

ILUSTRASI. Terakhir kali berkuasa, Militan Islam Taliban melarang musik dan perempuan untuk bekerja. U.S. Marine Corps/Staff Sgt. Victor Mancilla/Handout via REUTERS

Kontan + Kompas.id : Rp 95.000 Hemat hingga 55%

Sumber: Reuters | Editor: Anastasia Lilin Yuliantina

KONTAN.CO.ID - Negin Khpalwak sedang duduk di rumahnya di Kabul ketika mendapat kabar bahwa Taliban telah mencapai pinggiran ibu kota. Konduktor terkenal berusia 24 tahun yang pernah menjadi wajah orkestra perempuan Afghanistan itu, mulai panik.

Berlari di sekitar ruangan, Khpalwak mengambil jubah untuk menutupi lengan yang telanjang dan menyembunyikan satu set drum dekoratif kecil. Kemudian dia mengumpulkan foto-foto dan kliping pers dari pertunjukan musiknya yang terkenal. 

Terbaru