Nasib Asuransi Jiwasraya di Ujung Tanduk

Selasa, 12 November 2019 | 08:24 WIB
Nasib Asuransi Jiwasraya di Ujung Tanduk
[ILUSTRASI. Warga melintas di depan kantor Pusat Asuransi Jiwasraya Jakarta, Selasa (15/1). Asuransi Jiwasraya berada di ujung tanduk./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/15/01/2019.]
Reporter: Abdul Basith, Ferrika Sari, Yuwono Triatmodjo | Editor: A.Herry Prasetyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nasib Asuransi Jiwasraya di ujung tanduk. Pemerintah masih mencari alternatif penyelamatan Jiwasraya ketimbang harus menyuntik dana segar.

Maklum, solusi penyelamatan perusahaan asuransi pelat merah ini membutuhkan dana super jumbo. Betapa tidak, Jiwasraya membutuhkan sekitar Rp 44,9 triliun-Rp 49,02 triliun untuk memperbaiki likuiditas dan rasio solvabilitas atau risk based capital (RBC) minimal sebesar 120%.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Menyeruput Cuan dari Ekspansi Gerai Fore Kopi Indonesia (FORE)
| Selasa, 21 Juli 2026 | 03:29 WIB

Menyeruput Cuan dari Ekspansi Gerai Fore Kopi Indonesia (FORE)

PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) membidik pendapatan dan laba bersih tahun ini tumbuh masing-masing 50% dan 70%.

Marketing Sales Metropolitan Land (MTLA) Hampir Menembus Rp 1 Triliun di Semester I
| Selasa, 21 Juli 2026 | 03:18 WIB

Marketing Sales Metropolitan Land (MTLA) Hampir Menembus Rp 1 Triliun di Semester I

Produk rumah yang paling banyak diserap pasar Metropolitan Land (MTLA) saat ini berada pada kisaran harga di bawah Rp 2 miliar.

S&P Masih Percaya Indonesia, Pasar Obligasi Butuh Bukti
| Senin, 20 Juli 2026 | 13:49 WIB

S&P Masih Percaya Indonesia, Pasar Obligasi Butuh Bukti

S&P mempertahankan peringkat utang Indonesia di level investment grade dengan outlook stabil. Tetapi, respons pasar stagnan. Mengapa?

Ketika Sepak Bola Menyihir Pasar Saham
| Senin, 20 Juli 2026 | 11:20 WIB

Ketika Sepak Bola Menyihir Pasar Saham

Kedua riset ini mengindikasikan hubungan yang amat jelas antara mood (suasana hati) investor dan harga saham.

Harga Komoditas Mendaki, Prospek Saham TINS Kian Seksi
| Senin, 20 Juli 2026 | 09:59 WIB

Harga Komoditas Mendaki, Prospek Saham TINS Kian Seksi

Kenaikan harga timah menjadi kabar baik bagi PT Timah Tbk (TINS). Harga jual rata-rata (ASP) bisa terdongkrak dan memperlebar margin laba TINS. ​

Pajak dan Potensi Fraud Koperasi
| Senin, 20 Juli 2026 | 09:44 WIB

Pajak dan Potensi Fraud Koperasi

Risiko terjadinya fraud atau kecurangan pajak Koperasi Merah Putih dipengaruhi faktor lemahnya tata kelola.​

Lebih Mini untuk Ritel
| Senin, 20 Juli 2026 | 09:35 WIB

Lebih Mini untuk Ritel

Pemerintah harus adil memberikan imbal hasil surat utang yang ditawarkan, baik itu untuk institusi maupun kepada masyarakat.

ESG United Tractors (UNTR): Menjaga Eksplorasi Bisnis Dalam Koridor ESG
| Senin, 20 Juli 2026 | 08:40 WIB

ESG United Tractors (UNTR): Menjaga Eksplorasi Bisnis Dalam Koridor ESG

Bagi PT United Tractors Tbk (UNTR), eksplorasi bukan hanya mencari cadangan batubara, tapi juga menggali peluang bisnis jangka panjang.

Industri Maritim Khawatirkan Dampak B50
| Senin, 20 Juli 2026 | 06:43 WIB

Industri Maritim Khawatirkan Dampak B50

Tingkat keberhasilan uji coba mencapai 80%–90% dan memenuhi standar teknis kendaraan. B50 aman untuk mobil, truk, hingga bus.

Jangan Jadi Penonton Realisasi Investasi
| Senin, 20 Juli 2026 | 06:38 WIB

Jangan Jadi Penonton Realisasi Investasi

Kehadiran proyek strategis nasional di wilayah Timur Indonesia ini harus memberikan dampak langsung bagi perputaran roda ekonomi daerah.

INDEKS BERITA