KONTAN.CO.ID - Sudah sejak lama, Sutaryo, Ketua Pusat Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (Puskopti), berharap sumber pasokan kedelai tak hanya mengandalkan pasokan impor. Sebab, ketergantungan impor membuat kompetisi harga menjadi tak sehat, seperti yang terjadi saat ini. Konsumen kedelai mau tak mau harus membeli kedelai dengan harga tinggi karena pengaruh global.
Kalau saja Indonesia swasembada kedelai, tentu industri tahu tempe bisa mengolah kedelai dari dalam negeri. Namun belasan tahun bercita-cita tapi tak pernah tercapai, terang Sutaryo bernada kecewa.
