Net Sell Asing Deras, Proyeksi Outflow Bisa Capai Rp 119,87 Triliun di Akhir 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 | 04:58 WIB
Net Sell Asing Deras, Proyeksi Outflow Bisa Capai Rp 119,87 Triliun di Akhir 2026
[ILUSTRASI. INDONESIA-ECONOMY/RATES (REUTERS/Willy Kurniawan)]
Reporter: Amalia Nur Fitri | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tekanan yang menghantam pasar keuangan dalam negeri diproyeksi belum akan menunjukkan tanda-tanda mereda hingga akhir tahun.

Berdasarkan data perdagangan periode 19 sampai dengan 23 Oktober 2026 lalu, outfow dana investor asing saham mencapai Rp 6,67 triliun. Dari angka tersebut, akumulasi net sell asing yang terekam sejak awal tahun hingga periode tersebut telah mencapai Rp 94,87 triliun.

Adapun pada penutupan perdagangan Senin (26/10), berdasarkan data Stockbit Sekuritas, arus foreign net sell mencapai Rp 2,69 triliun.

Di saat yang sama pula, nilai tukar rupiah kembali terdorong di kisaran Rp 18.000 per dolar Amerika Serikat, atau tepatnya melemah ke level Rp 18.080 per dolar AS dari yang sebelumnya Rp 18.046 per dolar AS Bahkan pada penutupan perdagangan Senin (26/10), rupiah terparkir di Rp 18.135 per dolar AS.

Pengamat Pasar Modal dan Pendiri Traderindo Wahyu Tribowo Laksono melihat bahwa dengan akumulasi net sell asing yang telah mencapai Rp 94,87 triliun hingga pertengahan Oktober 2026, potensi tambahan outflow hingga akhir tahun diperkirakan masih akan berada dalam tren tinggi.

"Hingga akhir bulan, potensi net sell diperkirakan bisa sebesar Rp 15 triliun hingga Rp 25 triliun," ujar Wahyu kepada KONTAN, Senin (26/10).

Baca Juga: Usai Guncangan MSCI, Arah IHSG Masih Dibayangi Capital Outflow

Jika proyeksi tersebut terealisasi, maka akumulasi net sell asing sepanjang tahun ini bisa berpotensi meningkat menjadi sekitar Rp 109,87 triliun hingga Rp 119,87 triliun.

Wahyu juga melanjutkan, angka net sell ini akan sangat bergantung pada perkembangan kepastian status klasifikasi pasar modal Indonesia oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI) serta arah kebijakan suku bunga global The Federal Reserve (The Fed).

Tak hanya itu saja, Wahyu juga memandang jika sentimen negatif global dan kekhawatiran tata kelola domestik tidak segera diredam oleh intervensi yang kredibel, maka manajer investasi pasif global akan terus diwajibkan melakukan force sell secara bertahap hingga akhir tahun.

Senada, Lukman Leong Analis Doo Financial Futures juga melihat tekanan jual asing masih berpotensi akan berlanjut hingga akhir tahun, terutama jika ketidakpastian terkait MSCI belum mereda.

"Masih terbuka potensi outflow bertambah, meskipun besarnya akan sangat bergantung pada perkembangan sentimen pasar dan respons investor terhadap reformasi pasar modal," kata Lukman saat dihubungi KONTAN.

Dia juga memberikan gambaran, MUFG memperkirakan potensi penjualan pasif terkait risiko MSCI mencapai US$ 3,1 miliar. Sementara itu, estimasi Goldman Sachs bahkan mencapai US$ 5,5 miliar.

Besarnya potensi penjualan tersebut menjadi perhatian karena perubahan klasifikasi pasar dapat memengaruhi keputusan investasi manajer investasi global, terutama dana yang mengikuti indeks acuan.

Lukman menilai, upaya memulihkan kepercayaan investor perlu difokuskan pada perbaikan transparansi kepemilikan saham, keterbukaan informasi mengenai free float, serta penguatan tata kelola pasar modal.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

El Nino Menekan Ekspor Minyak Sawit Indonesia
| Selasa, 27 Oktober 2026 | 05:30 WIB

El Nino Menekan Ekspor Minyak Sawit Indonesia

Produksi sawit pada tahun depan diperkirakan turun sekitar 2,2 juta ton dibandingkan tahun ini. Penurunan ini memperhitungkan dampak El Nino.

Kredit Bank ke Debitur Kakap Mengalir Deras
| Selasa, 27 Oktober 2026 | 05:25 WIB

Kredit Bank ke Debitur Kakap Mengalir Deras

Kredit korporasi terus melaju menjadi motor pertumbuhan perbankan, di tengah lesunya kredit konsumer dan UMKM.

Mencermati Kecukupan Agunan Kuncuran Kredit Rp 40 Triliun ke Haji Isam
| Selasa, 27 Oktober 2026 | 05:25 WIB

Mencermati Kecukupan Agunan Kuncuran Kredit Rp 40 Triliun ke Haji Isam

Bank Mandiri (BMRI) mengucurkan kredit jumbo Rp 40 triliun ke Haji Isam dengan rasio cakupan agunan yang diklaim mencapai 150%.

Berharap Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga Membaik di Pengujung Tahun
| Selasa, 27 Oktober 2026 | 05:25 WIB

Berharap Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga Membaik di Pengujung Tahun

Pertumbuhan DPK perbankan melambat di tengah kredit yang terus melaju. Namun, penghimpunan dana diperkirakan membaik pada kuartal IV-2026.

Dapat Durian Runtuh dari Tambang Emas Sitaan Satgas PKH, ini Prospek ANTM
| Selasa, 27 Oktober 2026 | 05:23 WIB

Dapat Durian Runtuh dari Tambang Emas Sitaan Satgas PKH, ini Prospek ANTM

Keputusan pemberian wilayah kepada ANTM masih perlu dipastikan, dan investor perlu membedakan antara rencana penyerahan aset dan pengelolaan resmi

Manajer Investasi Siap Rebalancing Portofolio Reksadana Indeks
| Selasa, 27 Oktober 2026 | 05:20 WIB

Manajer Investasi Siap Rebalancing Portofolio Reksadana Indeks

Keputusan pengeluaran saham HSC akan mendorong pengaturan portofolio reksadana indeks meski belum tentu signifikan.

Net Sell Asing Deras, Proyeksi Outflow Bisa Capai Rp 119,87 Triliun di Akhir 2026
| Selasa, 27 Oktober 2026 | 04:58 WIB

Net Sell Asing Deras, Proyeksi Outflow Bisa Capai Rp 119,87 Triliun di Akhir 2026

Net sell akan sangat bergantung pada perkembangan kepastian status klasifikasi pasar modal Indonesia oleh MSCI dan arah kebijakan The Fed

IHSG Diprediksi Melemah Hari Ini (27/10), Simak Prediksi Analis dan Saham Pilihan
| Selasa, 27 Oktober 2026 | 04:50 WIB

IHSG Diprediksi Melemah Hari Ini (27/10), Simak Prediksi Analis dan Saham Pilihan

Meski turun, IHSG masih menguat 7,53% dalam sepekan terakhir. Sedangkan sejak awal tahun, IHSG melemah 37,86%.​

Rasio Klaim Masih Tinggi, Industri Penjaminan Kaji Penyesuaian Tarif
| Selasa, 27 Oktober 2026 | 04:35 WIB

Rasio Klaim Masih Tinggi, Industri Penjaminan Kaji Penyesuaian Tarif

Otoritas Jasa Keuangan mencatat rasio klaim di industri penjaminan tercatat mencapai 92,16% pada Agustus 2026.

Anomali Harga Telur Mengusuk Peternak Ayam
| Selasa, 27 Oktober 2026 | 04:30 WIB

Anomali Harga Telur Mengusuk Peternak Ayam

Harga telur mengalami anomali karena disaat pasokan melimpah, harga di tingkat peternak rendah tapi di konsumen justru sangat tinggi.

INDEKS BERITA

Terpopuler