OJK Menerima Banyak Pengaduan Klaim Asuransi

Senin, 05 Juli 2021 | 08:30 WIB
OJK Menerima Banyak Pengaduan Klaim Asuransi
[]
Reporter: Ferrika Sari | Editor: Lamgiat Siringoringo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sektor asuransi termasuk lini bisnis di industri keuangan yang sering mendapatkan keluhan dari masyarakat. Lihat saja data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sampai 20 Juni 2021. OJK menerima lebih dari 2.600 pengaduan mengenai asuransi.

Sebanyak 40% pengaduan terkait kesulitan nasabah dalam mencairkan klaimnya. "Muncul beberapa kabar negatif di industri asuransi seperti gagal bayar asuransi di media sosial sehingga merugikan konsumen unitlink," kata Dewan Komisioner Bidang Perlindungan Konsumen OJK Tirta Segara, akhir pekan lalu. Kata Tirta, ini membawa dampak negatif terhadap reputasi industri asuransi dan kepercayaan yang telah dibangun.  

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Stabil Tapi Rapuh
| Senin, 05 Januari 2026 | 06:10 WIB

Stabil Tapi Rapuh

Selain menjaga ekonomi tetap bergerak, anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) mesti menyiapkan mesin pertumbuhan berikutnya.

Kinerja Saham Barang Baku Masih Bisa Melaju
| Senin, 05 Januari 2026 | 06:05 WIB

Kinerja Saham Barang Baku Masih Bisa Melaju

Kinerja saham-saham di sektor barang material (IDX Materials) berpotensi kembali tumbuh positif pada 2026.

Mengawali Pekan di Awal Tahun di Tengah Aksi Trump, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini
| Senin, 05 Januari 2026 | 05:52 WIB

Mengawali Pekan di Awal Tahun di Tengah Aksi Trump, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini

Perhatian pasar akan tertuju pada rilis data neraca perdagangan dan inflasi. Keduanya berpotensi mempengaruhi pergerakan pasar saham domestik.

Siasat Mega Perintis (ZONE) Menjaring Berkah Ramadan
| Senin, 05 Januari 2026 | 05:40 WIB

Siasat Mega Perintis (ZONE) Menjaring Berkah Ramadan

Guna mengoptimalkan ceruk pasar tersebut, ZONE telah mengguyur pasar dengan persiapan koleksi Lebaran 2026 sejak kuartal keempat tahun lalu.

Cek Rekening, ADRO Siap Bayar Dividen Interim Bulan Ini
| Senin, 05 Januari 2026 | 05:35 WIB

Cek Rekening, ADRO Siap Bayar Dividen Interim Bulan Ini

Emiten pertambangan batubara itu mengumumkan penggunaan kurs konversi untuk pembagian dividen interim tahun buku 2025.​

Meski Laba Anjlok, ADRO Siap Menebar Dividen Sebesar Rp 4,18 Triliun
| Senin, 05 Januari 2026 | 05:30 WIB

Meski Laba Anjlok, ADRO Siap Menebar Dividen Sebesar Rp 4,18 Triliun

Sesuai rencana, ADRO akan membagikan dividen interim tahun buku 2025 sebesar Rp 4,18 triliun atau setara Rp 145,14 per saham

Whoosh Jual 11.000 Tiket pada Arus Balik Nataru
| Senin, 05 Januari 2026 | 05:24 WIB

Whoosh Jual 11.000 Tiket pada Arus Balik Nataru

Peningkatan pergerakan penumpang ini terjadi seiring dengan dimulainya kembali aktivitas sekolah dan kerja masyarakat pada 5 Januari 2026

Kebut Rehabilitasi Irigasi untuk Genjot Produksi Padi
| Senin, 05 Januari 2026 | 05:22 WIB

Kebut Rehabilitasi Irigasi untuk Genjot Produksi Padi

Kemtan terus melakukan koordinasi dan sinkronisasi intensif dengan Kementerian Pekerjaan Umum, khususnya Ditjen SDA serta BBWS di daerah.

Pengusaha Respon Tuntutan Buruh
| Senin, 05 Januari 2026 | 05:18 WIB

Pengusaha Respon Tuntutan Buruh

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta, Diana Dewi menegaskan, aksi ini akan menganggu kepastian berusaha di Tanah Air. 

Pebisnis Hotel Mendiversifikasi Layanan
| Senin, 05 Januari 2026 | 05:15 WIB

Pebisnis Hotel Mendiversifikasi Layanan

Pendekatan bisnis kini bergeser dari yang semula berorientasi pada kamar (room-centric) menjadi berbasis pengalaman (experience-centric).

INDEKS BERITA

Terpopuler