Pabrik Baru Panca Budi (PIBD) Beroperasi Tahun 2019

Selasa, 12 Maret 2019 | 07:40 WIB
Pabrik Baru Panca Budi (PIBD) Beroperasi Tahun 2019
[]
Reporter: Agung Hidayat | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Panca Budi Idaman Tbk (PBID) menargetkan pembangunan pabrik di Pemalang, Jawa Tengah, rampung akhir tahun ini. Dus, jika tidak ada aral melintang, mereka bakal mengoperasikan pabrik dengan total kapasitas produksi 121.000 ton pada 2019. Pabrik yang berlokasi di Pemalang saat ini memiliki kapasitas produksi 27.000 ton per tahun. 

Selain di Pemalang, Panca Budi juga sedang membangun pabrik di Johor Baru, Malaysia dengan kapasitas 4.000 ton per tahun.

Panca Budi sudah menyiapkan anggaran untuk ekspansi pabrik. Emiten tersebut menggelontorkan dana belanja modal atau capital expenditure (capex) Rp 200 miliar pada tahun ini.

Ekspansi pabrik Panca Budi terus berjalan karena permintaan pasar kantong plastik masih besar. Meskipun, wacana cukai plastik oleh pemerintah menjadi momok bagi industri yang mereka geluti. "Cukai plastik pasti berlaku umum, kami akan menjalani peraturan pemerintah," kata Lukman Hakim, Corporate Secretary PT Panca Budi Idaman Tbk kepada KONTAN, Senin (11/3).

Andaikata kelak cukai plastik berlaku, Panca Budi menakar harga kantong plastik bakal naik. Namun manajemen meyakini konsumen tidak akan terpengaruh dengan kenaikan harga tersebut. Lagipula sejauh ini belum ada produk pengganti kantong plastik yang berharga lebih murah.

Adapun Panca Budi memproduksi aneka produk yakni kantong plastik polyethylene (PE), kantong plastik polypropylene (PP), kantong plastik high density polyethylene (HDPE), kantong plastik heavy duty sacks dan produk lain. Merek produknya juga beragam, seperti Tomat, Bangkuang, Jeruk, Wayang, Cabe, Bader, Sparta dan Pusaka.

Aneka produk tersebut hasil produksi dari sejumlah pabrik. Panca Budi memiliki pabrik di Tangerang, Banten dengan kapasitas produksi sekitar 31.407 ton per tahun. Lalu di Karawaci, Banten, mereka mengoperasikan pabrik berkapasitas produksi 10.573 ton per tahun.

Sementara melalui anak usaha PT Panca Buana Plasindo, Panca Budi mengoperasikan pabrik di Medan, Sumatra Utara dengan kapasitas produksi 6.983 ton per tahun. Ada pula pabrik di Karanganyar, Jawa Tengah yang berjalan melalui anak usaha lain, yakni PT Sekarnusa Kreasi Indonesia dengan kapasitas 28.719 ton per tahun.

Bagikan

Berita Terbaru

Kinerja Emiten Komponen Otomotif Diprediksi Masih Cukup Prospektif Tahun Depan
| Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:42 WIB

Kinerja Emiten Komponen Otomotif Diprediksi Masih Cukup Prospektif Tahun Depan

Otomotif masih cukup menjanjikan meski bakal didera tantangan daya beli, cost lebih mahal, fluktuasi kurs dan kenaikan harga bahan baku.

Menakar Dampak Rencana Pemerintah Coret Industri Smelter dari Skema DMO Batubara
| Rabu, 28 Oktober 2026 | 12:51 WIB

Menakar Dampak Rencana Pemerintah Coret Industri Smelter dari Skema DMO Batubara

Pengusaha smelter mesti bersiap mengamankan pasokan batubara untuk PLTU mandiri (captive), sekaligus mengantisipasi lonjakan biaya operasional.

Bunga Utang Lahap Seperlima Penerimaan Negara, Bagaimana Nasib Belanja?
| Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Bunga Utang Lahap Seperlima Penerimaan Negara, Bagaimana Nasib Belanja?

Diversifikasi sumber pembiayaan juga dapat dipertimbangkan, termasuk pinjaman dari lembaga multilateral apabila syaratnya lebih kompetitif.

Per September 2026, Laba Bersih TOTL Melonjak 51,9%
| Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:11 WIB

Per September 2026, Laba Bersih TOTL Melonjak 51,9%

Segmen jasa konstruksi menyumbang Rp 3,49 triliun dari total pendapatan PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL) di sembilan bulan 2026.

Amankan Kontrak Jumbo, Prospek Kinerja dan Saham MBSS Kian Menarik Dicermati
| Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:57 WIB

Amankan Kontrak Jumbo, Prospek Kinerja dan Saham MBSS Kian Menarik Dicermati

Dengan perolehan kontrak jangka panjang, MBSS memiliki bantalan yang lebih baik untuk menghadapi ketidakpastian.

Laba ERAL Naik 55% hingga September 2026, Segmen Otomotif Makin Dominan
| Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Laba ERAL Naik 55% hingga September 2026, Segmen Otomotif Makin Dominan

Peluncuran produk baru dan ekspansi jaringan ritel menjadi katalis yang dapat menopang kinerja ERAL di kuartal IV-2026.

Peluang Window Dressing Saat Pasar Masih Tertekan
| Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:16 WIB

Peluang Window Dressing Saat Pasar Masih Tertekan

Dana asing yang kabur dari BEI sejak awal 2026 tembus Rp 97,37 triliun. Toh, kondisi itu tak membuat peluang window dressing tertutup. ​

Menakar Potensi Dampak Outflow Asing di Saham MSCI dan Non MSCI Terhadap IHSG
| Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:08 WIB

Menakar Potensi Dampak Outflow Asing di Saham MSCI dan Non MSCI Terhadap IHSG

Intervensi Danantara belum tentu memiliki kekuatan yang cukup untuk sepenuhnya menetralisir gelombang capital outflow yang jumbo dan kontinyu.

Bursa Masih Dalam Tren Penurunan Kuat, Berikut Rekomendasi Saham Hari Ini
| Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:02 WIB

Bursa Masih Dalam Tren Penurunan Kuat, Berikut Rekomendasi Saham Hari Ini

Faktor lain yang mempengaruhi IHSG adalah rupiah yang masih terdepresiasi terhadap dolar AS dan penantian pasar terhadap pertemuan FOMC.

Tiga Faktor Diyakini Menjadi Pemicu Aliran Masuk Dana Asing ke Saham GGRM
| Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:26 WIB

Tiga Faktor Diyakini Menjadi Pemicu Aliran Masuk Dana Asing ke Saham GGRM

Para analis mengkalkulasi harga wajar saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) masih di atas harga pasar saat ini.

INDEKS BERITA

Terpopuler