Panas! Ada 19 Bank di Indonesia Tersangkut Dokumen FinCen Senilai US$ 504,65 Juta

Rabu, 23 September 2020 | 08:19 WIB
Panas! Ada 19 Bank di Indonesia Tersangkut Dokumen FinCen Senilai US$ 504,65 Juta
[ILUSTRASI. Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) memastikan seluruh transaksi perbankan mengikuti ketentuan otoritas dan PPATK serta selaras international best practices dari Financial Action Task Force on Money Laundering (FATF). /pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/18/0]
Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Anastasia Lilin Yuliantina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dokumen investigasi Financial Crimes Enforcement Network (FinCen) bocor. Isinya terkait dengan transaksi tindak kejahatan yang melibatkan perbankan di seluruh dunia dengan nilai US$ 2 triliun. Ternyata ada 527 transaksi mengalir ke atau dari bank di Indonesia yang berpotensi mencurigakan sejak 2013 hingga 2017. 

Berdasarkan data International Consortium of Investigative Journalist (ICIJ), ada 19 bank di Indonesia yang tersangkut. Besarannya mencapai US$ 504,65 juta atau Rp 7,46 triliun.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Digitalisasi Bansos Perlu Hitungan Matang
| Rabu, 14 Oktober 2026 | 04:30 WIB

Digitalisasi Bansos Perlu Hitungan Matang

Pemerintah mewacanakan pembagian ponsel gratis untuk mendukung digitalisasi bansos                  

Jutaan Usaha Masih Sulit Naik Kelas
| Rabu, 14 Oktober 2026 | 04:30 WIB

Jutaan Usaha Masih Sulit Naik Kelas

Riset Prasasti Center for Policy Studies (Prasasti) mencatat, sebanyak 12,3 juta usaha atau 47% berpotensi tumbuh.

BUMN Tekstil Ancang-Ancang Akuisisi Sritex
| Rabu, 14 Oktober 2026 | 04:30 WIB

BUMN Tekstil Ancang-Ancang Akuisisi Sritex

BUMN Tekstil nantinya akan menjadi wadah untuk mengonsolidasikan sejumlah perusahaan tekstil di dalam negeri.

Pemerintah Menebar Lagi Diskon atas Sanksi Pajak
| Rabu, 14 Oktober 2026 | 04:00 WIB

Pemerintah Menebar Lagi Diskon atas Sanksi Pajak

Ebijakan ini diatur dalam Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-239/PJ/202, mirip sunset policy di 2008 dan reinventing policy di 2015 silam

Yield Global Tinggi Bikin Waswas, Bentengi Portofolio Investasi
| Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Yield Global Tinggi Bikin Waswas, Bentengi Portofolio Investasi

Kenaikan yield global, harga minyak dan risiko bubble saham AI, bikin pasar investasi kian penuh ketidakpastian. Bagaimana investor menyikapi?

Jurus Hadapi Kesalahan Finansial Anak
| Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:37 WIB

Jurus Hadapi Kesalahan Finansial Anak

Simak langkah yang bisa orangtua lakukan saat anak melakukan kesalahan keuangan.                     

Kepercayaan Pasar Belum Pulih, IPO di BEI Masih Sepi
| Selasa, 13 Oktober 2026 | 09:33 WIB

Kepercayaan Pasar Belum Pulih, IPO di BEI Masih Sepi

Sejak awal tahun hingga 12 Oktober 2026, baru ada tujuh emiten melantai di BEI, dengan total dana yang dihimpun Rp 2,16 triliun. 

Saham Big Caps Anjlok, Kinerja IHSG Semakin Jeblok
| Selasa, 13 Oktober 2026 | 09:28 WIB

Saham Big Caps Anjlok, Kinerja IHSG Semakin Jeblok

Saham-saham big caps rontok pada perdagangan Senin (12/10) akibat rumor sanksi OJK terhadap sejumlah emiten.

 

ASII Tender Sukarela Saham AUTO Pada Harga Rp 3.600
| Selasa, 13 Oktober 2026 | 09:12 WIB

ASII Tender Sukarela Saham AUTO Pada Harga Rp 3.600

Dalam penawaran ini, PT Astra International Tbk (ASII) berencana membeli saham PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) paling banyak 238.442.293 lembar.

CSRA Tebar Dividen Interim Hingga Rp 30,75 Miliar
| Selasa, 13 Oktober 2026 | 09:04 WIB

CSRA Tebar Dividen Interim Hingga Rp 30,75 Miliar

 PT Cisadane Sawit Raya Tbk (CSRA) membagikan dividen interim sebesar Rp 30,75 miliar dari buku tahun 2026.

INDEKS BERITA