Hanya Rp 10.000 selama 30 hari untuk berita pilihan, independen, dan inspiratif
Berita Market

Pandemi Ciptakan Riak di Efek Beragun Aset (EBA)

Senin, 26 Oktober 2020 | 06:13 WIB
Pandemi Ciptakan Riak di Efek Beragun Aset (EBA)

ILUSTRASI. Sarana Multigriya Finansial (SMF) membuat addendum dokumen atas efek EBA terdaftar.

Reporter: Intan Nirmala Sari | Editor: A.Herry Prasetyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pandemi Covid-19 ikut mengganggu pembayaran imbal hasil sejumlah efek beragun aset (EBA). Maklum, bisnis perusahaan yang memiliki aset yang menjadi portofolio EBA tertekan akibat pagebluk Covid-19 ini.

Anda mungkin masih ingat, sebelum ini pembayaran amortisasi atas EBA GIAA01 yang diluncurkan Mandiri Manajemen Investasi bersama PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) sempat tersendat. Mandiri akhirnya melakukan penambahan klausul alias addendum terhadap kontrak EBA tersebut.

Ini Artikel Spesial
Hanya dengan berlangganan Rp 10.000 selama 30 hari Anda dapat membaca berita pilihan, independen, dan inspiratif ini.
Login
ATAU

Baca juga