Pasar Berharap AS Izinkan ETF, Harga Bitcoin Mendekati Kisaran Tertinggi

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 11:54 WIB
Pasar Berharap AS Izinkan ETF, Harga Bitcoin Mendekati Kisaran Tertinggi
[ILUSTRASI. Ilustrasi dari simbol-simbol uang kripto, 29 Juni 2021. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration]
Reporter: Sumber: Reuters | Editor: Thomas Hadiwinata

KONTAN.CO.ID - LONDON/NEW YORK/HONG KONG. Untuk pertama kalinya dalam enam bulan terakhir, harga bitcoin menyentuh kisaran US$ 60.000 pada Jumat (15/10), mendekati level tertingginya sepanjang masa. 

Bitcoin terangkat oleh ekspektasi regulator di Amerika Serikat (AS) akan mengizinkan exchange traded fund (ETF) yang berbasis kontrak berjangka. Jika ekspektasi itu terwujud, maka bentuk investasi dalam aset digital semakin beragam. 

Nilai uang kripto dengan pangsa pasar terbesar di dunia itu naik menjadi US$ 61.869,05, yang merupakan harga tertingginya sejak pertengahan April, dan terakhir naik 6,9% menjadi US$ 61.346.  Nilai bitcoin telah meningkat lebih dari 50% sejak 20 September, dan mulai mendekati rekor tertingginya, yaitu US$ 64.895 yang tercetak pada bulan April.

Baca Juga: 10 Aset dengan kapitalisasi pasar terbesar di dunia, Bitcoin salip Facebook

Regulator pasar modal di AS (SEC) akan mengizinkan ETF berjangka bitcoin Amerika pertama untuk memulai perdagangan minggu depan, demikian pemberitaan Bloomberg News, Kamis (14/10). Langkah itu akan membuka jalan baru bagi investor untuk mendapatkan eksposur ke aset yang tengah berkembang, menurut pedagang dan analis.

"ETF kripto tidak bisa dihindari. Produk seperti ini pada akhirnya akan membuahkan hasil karena ada permintaan untuk itu," kata Chris Kline, chief operating officer dan salah satu pendiri Bitcoin IRA.

“Tampak jelas bahwa regulator segera menyetujui beberapa versi kripto ETF, kemungkinan besar pada Senin,” tambah Kline. “Ketika regulator menjadi lebih akrab dengan ruang tersebut, SEC mulai memahami bagaimana aset ini disimpan, diamankan, dan direkonsiliasi sehingga masuk akal dalam keuangan tradisional.”

Baca Juga: Berkat aset kripto, tujuh miliarder ini masuk daftar orang terkaya versi Forbes 400

Pergerakan bitcoin pada Jumat didorong oleh posting Twitter dari kantor pendidikan investor SEC yang mendesak investor untuk mempertimbangkan risiko dan manfaat berinvestasi dalam dana yang memegang kontrak berjangka bitcoin, kata Ben Caselin dari bursa kripto AAX yang berbasis di Asia.

Beberapa pengelola dana, termasuk VanEck Bitcoin Trust, ProShares, Invesco, Valkyrie, dan Galaxy Digital Funds, telah mengajukan permohonan untuk meluncurkan ETF bitcoin di Amerika Serikat.

Nasdaq pada hari Jumat menyetujui pencatatan ETF bernama Valkyrie Bitcoin Strategy.

Setelah berbulan-bulan bolak-balik antara SEC dan calon penerbit ETF bitcoin berjangka, regulator sepertinya siap untuk memberi lampu hijau beberapa pengajuan yang akan membuka pintu ke akses yang lebih luas ke cryptocurrency untuk investor ritel dan institusi.

Di bawah aturan yang digunakan oleh penerbit ETF, SEC tidak harus memberikan persetujuan eksplisit kepada ETF, yang dapat diluncurkan pada akhir periode 75 hari jika regulator AS tidak keberatan.

Periode waktu 75 hari untuk ETF Strategi Bitcoin ProShares berakhir pada hari Senin, dan ETF dapat diluncurkan pada hari Selasa.

SEC menolak berkomentar.

Crypto ETF telah diluncurkan tahun ini di Kanada dan Eropa, dan semakin populer di tengah lonjakan minat pada aset digital.

Operator bursa berjangka Cboe Global Markets Inc mengajukan perubahan aturan dengan SEC yang akan memungkinkannya untuk mencantumkan ETF kompleks tertentu. SEC menyetujui aplikasi itu pada 1 Oktober.

Baca Juga: Tweet Elon Musk dukung dogecoin meme bikin harga bitcoin melompat

Ketua SEC Gary Gensler sebelumnya mengatakan pasar crypto melibatkan banyak token yang mungkin merupakan sekuritas yang tidak terdaftar dan membiarkan harga terbuka untuk manipulasi dan jutaan investor rentan terhadap risiko.

Mengutip orang-orang yang mengetahui masalah ini, laporan Bloomberg mengatakan proposal oleh ProShares dan Invesco, berdasarkan kontrak berjangka, diajukan di bawah aturan reksa dana yang menurut Gensler memberikan "perlindungan investor yang signifikan".

“Ini adalah salah satu batas terakhir untuk akses mandat,” kata Joseph Edwards, kepala penelitian di broker crypto Enigma Securities. "Banyak orang Amerika pada khususnya memiliki ikatan pada bagaimana mereka menyebarkan banyak kekayaan mereka. Ini memungkinkan bitcoin untuk mendapatkan jenis rejeki nomplok yang membuat ekuitas AS tetap kuat secara konsisten."

Selanjutnya: Pejabat Bank Sentral China Sebut Dampak Evergrande Group Bisa Dikendalikan

 

Bagikan

Berita Terbaru

Menjadikan Sang Ibunda Sebagai Panutan
| Sabtu, 15 Agustus 2026 | 09:26 WIB

Menjadikan Sang Ibunda Sebagai Panutan

Perjalanan Agus Martowardojo menarik karena pernah dipercaya memimpin Bank Mandiri di usia yang masih muda.

Opex Naik, Investasi Jadi Pemicu
| Sabtu, 15 Agustus 2026 | 09:05 WIB

Opex Naik, Investasi Jadi Pemicu

Beban bank meningkat seiring ekspansi dan investasi.                                                    

Anggaran Perlinsos 2027 Makin Gemuk
| Sabtu, 15 Agustus 2026 | 09:02 WIB

Anggaran Perlinsos 2027 Makin Gemuk

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, perlinsos tetap menjadi salah satu instrumen penting dalam kebijakan fiskal pemerintah pada 2027

MDKA Tambah Kepemilikan Saham EMAS
| Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:16 WIB

MDKA Tambah Kepemilikan Saham EMAS

Setelah transaksi, kepemilikan MDKA di EMAS bertambah jadi 9,43 miliar saham dari sebelumnya 9,33 miliar saham.

Langkah Strategis CLEO: Kejar Efisiensi Operasional Melalui Otomasi Pabrik
| Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Langkah Strategis CLEO: Kejar Efisiensi Operasional Melalui Otomasi Pabrik

Produsen air minum dalam kemasan (AMDK) ini menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sekitar Rp700 miliar

Kemerdekaan Tanpa Kesejahteraan
| Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:15 WIB

Kemerdekaan Tanpa Kesejahteraan

Makna hakiki dari sebuah kemerdekaan adalah bukan sekedar kemerdekaan untuk negara saja tetapi bagi setiap warga negaranya.

Lautan Luas (LTLS) Pacu Kinerja di Paruh Kedua
| Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:10 WIB

Lautan Luas (LTLS) Pacu Kinerja di Paruh Kedua

LTLS terus berupaya meningkatkan kontribusi pendapatan dari lini bisnis food ingredients dan air bersiih

Investor Menanti Bukti Agar Pasar Kembali Seksi
| Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:08 WIB

Investor Menanti Bukti Agar Pasar Kembali Seksi

Kendati rebound seusai pidato Presiden Prabowo, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) belum mengalami perubahan tren bullish.

Risiko Pinjam Dahulu
| Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Risiko Pinjam Dahulu

Gaya pembiayaan anyar pemerintah untuk pembiayaaan KDKMP maupun MBG aman dari sisi APBN, tapi berisiko bikin buntung pihak lain.

Strategi Keluar dari Saham GOTO Saat Harga Semakin Loyo
| Sabtu, 15 Agustus 2026 | 06:57 WIB

Strategi Keluar dari Saham GOTO Saat Harga Semakin Loyo

Penjual yang butuh exit cepat dari saham GOTO terpaksa harus menerima diskon signifikan dari harga Rp 50.​

INDEKS BERITA

Terpopuler