Pasar Lebih Berhati-hati, Pamor Premi Tunggal Memudar
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri asuransi jiwa kesulitan mengerek pendapatan premi, meski jumlah tertanggung naik dua digit. Pergeseran skema pembayaran premi yang dipilih nasabah menjadi salah satu alasan.
Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat hingga kuartal III-2025, pendapatan premi asuransi jiwa terkontraksi 1,1% secara tahunan menjadi Rp 133,22 triliun. Padahal, jumlah tertanggung justru bertambah 12,8% menjadi 151,56 juta orang.
