Pebisnis Indonesia Menadah Berkah Boikot CPO Malaysia

Kamis, 16 Januari 2020 | 08:55 WIB
Pebisnis Indonesia Menadah Berkah Boikot CPO Malaysia
[ILUSTRASI. FILE PHOTO: A worker collects palm oil fruits at a plantation in Bahau, Negeri Sembilan, Malaysia January 30, 2019. REUTERS/Lai Seng Sin/File Photo]
Reporter: Agung Hidayat, Muhammad Julian | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sentimen positif kembali menghinggapi industri minyak sawit mentah atawa crude palm oil (CPO) dalam negeri. Setelah penerapan program biodiesel 30% (B30), beredar kabar India memboikot impor CPO dari Malaysia. Alhasil, pelaku industri CPO Indonesia berpotensi mengambil alih ceruk pasar para pemain di Negeri Jiran.

Seperti diketahui, Malaysia dan Indonesia merupakan dua produsen CPO global. "Jadi ada kemungkinan konsumen India beralih ke minyak sawit Indonesia," kata Swasti Kartikaningtyas, Sekretaris Perusahaan PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk kepada KONTAN Rabu (15/1).

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

B50 Jadi Katalis Positif Bagi Rupiah
| Jumat, 29 Mei 2026 | 06:01 WIB

B50 Jadi Katalis Positif Bagi Rupiah

Konversi dari B35 ke B50 akan menghemat devisa negara dari impor BBM sekitar Rp 50 triliun, dengan asumsi ekspor CPO tidak terganggu

Restrukturisasi TOWR: Ini Dampaknya Bagi Kinerja ke Depan
| Jumat, 29 Mei 2026 | 06:00 WIB

Restrukturisasi TOWR: Ini Dampaknya Bagi Kinerja ke Depan

Restrukturisasi TOWR lewat go private anak usaha diprediksi tingkatkan efisiensi. Analis melihat potensi cuan besar dari pertumbuhan fiber.

Puluhan Saham Siap Tebar Dividen, Cek Pilihannya!
| Jumat, 29 Mei 2026 | 05:56 WIB

Puluhan Saham Siap Tebar Dividen, Cek Pilihannya!

Pasar saham bergejolak, rebalancing MSCI & FTSE bayangi dividen. Pahami risiko dividend trap dan strategi aman investasi

 Revisi Aturan e-Commerse di Tahap Harmonisasi
| Jumat, 29 Mei 2026 | 05:55 WIB

Revisi Aturan e-Commerse di Tahap Harmonisasi

Revisi Permendag No.31/2023 demi menciptakan ekositem yang adil dan transparan dan berpihak pada UMKM

Ada Sentimen Rebalancing, Pergerakan IHSG Usai Libur Idul Adha Fluktuatif
| Jumat, 29 Mei 2026 | 05:41 WIB

Ada Sentimen Rebalancing, Pergerakan IHSG Usai Libur Idul Adha Fluktuatif

IHSG anjlok -1,23% sebelum libur. Rupiah melemah dan tensi geopolitik Timur Tengah jadi sentimen. Cari tahu prediksi lengkapnya.

Hanya 35% Peserta Magang yang Lanjut Kerja
| Jumat, 29 Mei 2026 | 05:25 WIB

Hanya 35% Peserta Magang yang Lanjut Kerja

Pemerintah kembali membuka program magang nasional tahap kedua dengan target 150.000 peserta program magang.

Aspirasi Hidup Indonesia (ACES) Kerek Alokasi Belanja Modal Menjadi Rp 450 Miliar
| Jumat, 29 Mei 2026 | 05:16 WIB

Aspirasi Hidup Indonesia (ACES) Kerek Alokasi Belanja Modal Menjadi Rp 450 Miliar

ACES naikkan belanja modal hingga Rp450 Miliar di 2026, melonjak drastis dari tahun lalu. Peluang keuntungan sahamnya wajib Anda tahu.

Kredit Macet Multifinance Makin Tambun
| Jumat, 29 Mei 2026 | 05:15 WIB

Kredit Macet Multifinance Makin Tambun

Tingkat NPF di industri pembiayaan secara konsisten terus menggemuk, dari 2,44% pada November 2025 ke level 2,83% di Maret 2026. 

Tugas Negara Buktikan Kecurangan Ekspor
| Jumat, 29 Mei 2026 | 05:15 WIB

Tugas Negara Buktikan Kecurangan Ekspor

Setelah membentuk Danantara Sumberdaya Investasi (DSI), pemerintah mulai membidik perusahaan yang nakal.

Patuhi Jadwal Lontar Jumrah
| Jumat, 29 Mei 2026 | 05:00 WIB

Patuhi Jadwal Lontar Jumrah

Kemenhaj memastikan seluruh proses pergerakan jemaah haji Indonesia pada fase puncak ibadah haji atau Armuzna berjalan lancar. 

INDEKS BERITA